Pegawai Jadi Tersangka, OJK Tetap Dukung Proses Hukum Kejagung

Pegawai Jadi Tersangka, OJK Tetap Dukung Proses Hukum Kejagung
Ilustrasi OJK. (Foto: Beritasatu Photo / David Gita Roza)
Yuliantino Situmorang / YS Kamis, 25 Juni 2020 | 18:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan mendukung proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung terhadap pegawainya yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Sejak dimulainya proses penyelidikan oleh pihak Kejaksaan Agung, OJK selalu memberikan dukungan dalam bentuk penyediaan data dan informasi serta asistensi yang diperlukan oleh pihak Kejaksaan Agung,” ujar Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/6/2020).

Dikatakan, pihaknya tetap mendukung proses penegakan hukum terkait kasus Jiwasraya oleh Kejagung dengan tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah.

Menurut dia, OJK selama ini telah bekerja sama dengan Kejagung untuk membangun sistem keuangan yang sehat, stabil, dan kredibel dalam rangka melindungi konsumen dan memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu falsafah penting OJK adalah menegakkan pelaksanaan pengaturan dan pengawasan untuk terselenggaranya sistem jasa keuangan yang menjunjung tinggi aspek governance.

Dikatakan, hal itu tidak hanya berkaitan dengan kewenangan OJK, tetapi juga berhubungan dengan pelaksanaan operasional di industri perbankan, pasar modal, dan industri keuangan nonbank.

Dijelaskan, sejak OJK efektif menerima amanat peraturan perundang-undangan untuk melakukan pengaturan dan pengawasan pasar modal dan IKNB (sejak 1 Januari 2013) dan perbankan (sejak 1 Januari 2014), OJK terus melakukan berbagai penguatan dan perubahan untuk menciptakan praktik-praktik industri jasa keuangan yang sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik.



Sumber: Suara Pembaruan