Pegawai OJK Jadi Tersangka, Wimboh Tanggapi Lewat Video

Pegawai OJK Jadi Tersangka, Wimboh Tanggapi Lewat Video
Ketua Dewan komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso beri keynote speech saat acara Seminar Ekonomi Digital Outlook Forum 2020 di Jakarta, Jumat (8/11/2019). (Foto: Beritasatu Photo/Uthan)
Heru Andriyanto / HA Sabtu, 27 Juni 2020 | 04:23 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menyampaikan tanggapan melalui rekaman video setelah salah satu pegawainya ditetapkan tersangka kasus korupsi Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung.

Dalam pernyataan video yang diterima redaksi, Jumat (26/6/2020), Wimboh menegaskan bahwa OJK sejak awal langsung membantu proses penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Agung.

“Berkaitan dengan pengumuman penegakan hukum kasus Jiwasraya oleh Kejaksaan Agung, OJK telah sejak awal turut dalam proses melalui penyediaan data, informasi dan asistensi, serta OJK tetap akan mendukung proses penegakan hukum yang dilakukan,” kata Wimboh dalam video berdurasi 2 menit tersebut.

Wimboh menegaskan bahwa peran OJK pada dasarnya adalah membantu penataan sektor jasa keuangan dan menjaga integritas pasar keuangan di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa sejak akhir 2017 OJK sudah melakukan reformasi sektor keuangan sesuai amanat undang-undang.

“Reformasi ini dilakukan untuk meningkatkan integritas pasar dan lembaga keuangan serta ekosistem sektor jasa keuangan melalui berbagai program penyempurnaan aturan prundential dan perilaku pasar atau sering disebut market conduct, maupun melakukan pengawasan terhadap penerapan pengaturan secara konsisten,” jelasnya.

“OJK akan senantiasa berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelaksanaan reformasi sektor jasa keuangan ini tetap dalam koridor tata kelola yang baik, transparan, dan menjunjung tinggi penegakan hukum di sektor jasa keuangan,” imbuh Wimboh.



Sumber: BeritaSatu.com