BNN Gagalkan Penyelundupan 293 Kg Ganja dari Madina

BNN Gagalkan Penyelundupan 293 Kg Ganja dari Madina
Ilustrasi (Foto: Antara)
Arnold H Sianturi / CAH Kamis, 2 Juli 2020 | 13:32 WIB

 

Madina, Beritasatu.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Mandailing Natal (BNN Madina) menggagalkan pengiriman 293 kilogram (Kg) ganja tujuan Lampung dan Kota Malang, Jawa Timur. Petugas juga menangkap tiga pemasok sindikat narkoba tersebut.

Kepala BNN Kabupaten Madina, AKBP Ramlan menyampaikan, ketiga tersangka yang ditangkap itu berinisial FN (42), MY (24) dan AN (25). Ketiga tersangka merupakan warga Desa Huta Bangun Kecamatan Bukit Malintang, Madina.

"Pengungkapan kasus sindikat ganja ini merupakan pengembangan dari pemusnahan ladang ganja seluas 8 hektar oleh BNN bekerjasama dengan TNI/Polri di kawasan perbukitan Tor Sihite pada 9 Juni 2020 kemarin," ujar Ramlan, Kamis (2/7/2020).

Baca Juga6 Tersangka Sindikat Narkoba Internasional Ditangkap di Medan dan Aceh

Dalam mengungkap ladang ganja itu, petugas BNN yang melakukan penyelidikan mengetahui, bahwa ketiga tersangka ini sebagai bagian dari pemasok ganja dari ladang ganja yang ditemukan. Saat itu, ketiganya berhasil meloloskan diri.

"Petugas kemudian mendapatkan informasi bahwa ketiganya akan memasok ganja tujuan Lampung dan Kota Malang. Mereka memasukkan 16 karung berisi ganja ke dalam truk bermuatan barang. Petugas kemudian turun melakukan penyergapan," katanya.

Baca JugaPenyebaran Narkoba Semakin Liar di Masa Pandemi

Dalam pemeriksaan, FN (42), MY (24) dan AN (25) membantah sebagai anggota sindikat narkoba. Mereka mengaku hanya sebagai kurir yang mendapatkan upah sebesar Rp 500.000/karung jika berhasil mengantarkan ganja ke Lampung.

"Untuk pengantaran dengan tujuan Malang akan diberikan upah sebesar Rp 1.000.000 untuk setiap karungnya. Itu hanya pengakuan, sebab berdasarkan laporan dan hasil penyelidikan, mereka sudah sering menyelundupkan ganja," sebutnya. 

 



Sumber: BeritaSatu.com