KPK Jebloskan Kader PDIP ke Lapas Sukamiskin

KPK Jebloskan Kader PDIP ke Lapas Sukamiskin
Saeful Bahri masuk ruang tahanan KPK. (Foto: Beritasatu.com)
Fana F Suparman / CAH Senin, 6 Juli 2020 | 20:40 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa eksekutor Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengeksekusi kader PDIP, Saeful Bahri ke Lapas Sukamiskin, Bandung. Eksekusi ini dilakukan lantaran perkara suap pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP yang menjerat Saeful telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Jaksa Eksekusi KPK telah melaksanakan putusan atas nama terdakwa Saeful Bahri yang berkekuatan hukum tetap," kata Plt Jubir Ali Fikri kepada wartawan, Senin (6/7/2020).

Baca JugaSuap Eks Komisioner KPU, Kader PDIP Dihukum 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Di lapas khusus koruptor itu, Saeful bakal menjalani hukuman sesuai putusan Pengadilan Tipikor Jakarta, yakni 1 tahun pidana penjara dikurangi masa tahanan. Ali mengatakan, Saeful juga telah melunasi kewajiban pembayaran denda sebesar Rp 150 juta.

"Pembayaran denda tersebut telah disetorkan ke kas negara pada hari Rabu (1/7/2020) oleh Andry Prihandono selaku Jaksa Eksekusi KPK," kata Ali.

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap kader PDIP, Saeful Bahri. Majelis Hakim menyatakan, Saeful bersama-sama caleg PDIP Harun Masiku terbukti bersalah memberikan suap sebesar SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta secara bertahap kepada mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan melalui mantan anggota Bawaslu yang juga kader PDIP Agustiani Tio Fridelina.

Suap ini diberikan agar Wahyu mengupayakan KPU menyetujui permohonan pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP periode 2019-2024 dari Riezky Aprilia kepada Harun Masiku yang hingga kini masih buron. 



Sumber: BeritaSatu.com