Ini Alasan MA Baru Publikasikan Putusan Gugatan Rachmawati Setelah 8 Bulan

Ini Alasan MA Baru Publikasikan Putusan Gugatan Rachmawati Setelah 8 Bulan
Ilustrasi Mahkamah Agung (Foto: Istimewa)
Fana Suparman / AB Rabu, 8 Juli 2020 | 12:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mahkamah Agung (MA) angkat bicara mengenai baru dipublikasikannya putusan nomor 44/2019 terkait pengujian norma Peraturan KPU (PKPU) Nomor 5/2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih, Penetapan Perolehan Kursi, dan Penetapan Calon Terpilih dalam Pemilihan Umum.

Salinan putusan yang mengabulkan sebagian gugatan Rachmawati Soekarnoputri dan enam orang pemohon lainnya itu diunggah di situs MA pada 3 Juli 2020, padahal perkara itu telah diputus pada 28 Oktober 2019 atau setelah lebih dari delapan bulan.

"Permohonan tersebut diputus oleh majelis hakim pada tanggal 28 Oktober 2019. Putusan a quo di-upload di web MA pada tanggal 3 Juli 2020. Timbul pertanyaan, kenapa putusan tersebut baru di-upload pada tanggal 3 Juli 2020. Sebenarnya tidak ada apa-apa. Lantas, kalau kami mengatakan karena alasan kesibukan mengingat banyaknya perkara yang ditangani MA, tentu alasannya alasan klasik," kata juru bicara MA yang juga hakim agung, Andi Samsan dalam keterangannya, Rabu (8/7/2020).

Andi mengatakan, penanganan gugatan Rachmawati masih sesuai koridor penanganan perkara di MA. Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Ketua MA Nomor 214/KMA/SK/XII/2014 Tanggal 31 Desember 2014 tentang Jangka Waktu Penanganan Perkara pada MA, penanganan perkara ditargetkan 250 hari sejak perkara didaftar sampai dikirim ke pengadilan pengaju.

"Kalau dipedomani SK ketua itu, maka jangka waktu tersebut masih dalam koridor. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir ini kami menaati protokoler kesehatan menghadapi pandemi," katanya. 



Sumber: BeritaSatu.com