KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Kota Banjar

KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Kota Banjar
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Fana Suparman / CAH Jumat, 10 Juli 2020 | 18:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur di Dinas PUPR Pemkot Banjar. Pengusutan itu ditandai langkah tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan saksi dan penggeledahan di Kota Banjar, Jumat (10/7/2020).

"Kami informasikan bahwa saat ini KPK sedang melakukan penyidikan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pekerjaan infrastruktur pada dinas PUPR kota Banjar tahun 2012 sampai dengan 2017," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Jumat (10/7/2020).

Diketahui, tim penyidik KPK menggeledah sejumlah lokasi di Kota Banjar, seperti Pendopo Wali Kota Banjar, dan Kantor Dinas PUPR. Selain itu, tim penyidik juga memeriksa sejumlah saksi sebagai bagian pengumpulan alat bukti terkait kasus ini.

"Tim penyidik KPK sedang melakukan tahap pengumpulan alat bukti diantaranya memeriksa saksi dan melakukan kegiatan penggeledahan di beberapa tempat di kota Banjar termasuk diantaranya hari ini di Pendopo Wali Kota Banjar dan Dinas PUPR Kota Banjar," katanya.

Ali masih enggan membeberkan secara rinci perkara dugaan korupsi di Kota Banjar yang sedang ditangani lembaga antikorupsi, termasuk pihak yang telah menyandang status tersangka. Dalam proses penanganan perkara yang dilakukan KPK, peningkatan status penanganan perkara ke tahap penyidikan umumnya diiringi dengan penetapan tersangka.

"Kami saat ini belum dapat menyampaikan detail pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan Pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan," katanya.

Ali berjanji akan menyampaikan setiap perkembangan proses penyidikan kasus ini. 



Sumber: BeritaSatu.com