Beralih ke Toko Online Jadi Cara UMKM Bertahan dari Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Beralih ke Toko Online Jadi Cara UMKM Bertahan dari Pandemi Covid-19

Jumat, 17 Juli 2020 | 15:59 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 yang dibarengi dengan pembatasan sosial berskala besar di banyak daerah, ternyata mempercepat perubahan para usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) dari berjualan offline, menjadi berjualan online.

Data dari startup e-commerce website builder TokoTalk menunjukkan bahwa pada April hingga Juni 2020, jumlah UMKM yang mendaftar di platform-nya dan mulai membuat website, meningkat sebesar 38 persen. Dari UMKM yang mendaftar, Jabodetabek memiliki jumlah terbesar yaitu 29 persen dari jumlah keseluruhan, disusul dengan Jawa Timur 15 persen dan Jawa Barat sebanyak 12 persen.

Salah satu pelaku UMKM yang harus beralih dari toko offline menjadi online lewat dengan membuat website adalah Erick, manajer cabang dari Toko Organic yang sebelumnya berjualan berbagai macam produk organik lewat gerai dan toko fisik di mal yang ada di kota Bandung dan Tangerang. Erick bercerita, pandemi Covid-19 memaksa kedua gerai dan tokonya tutup sehingga tidak ada penjualan.

Baca Juga: Digitalisasi UMKM Sektor Pangan, Kemkop dan UKM Gandeng 8 Startup

“Malah sampai sudah new normal berlaku, toko kami masih masih kewalahan karena para karyawan tidak bisa bekerja penuh seperti dulu,” ujar Erick. dalam keterangannya, Jumat (17/7/2020).

Padahal ia melihat tingginya permintaan konsumen pada toko online-nya, khususnya pada produk kesehatan seperti suplemen, booster imun, dan madu. Rupanya semenjak pandemi, konsumen jadi lebih sadar akan kesehatan dan lebih sering mencari informasi dan mengedukasi diri sendiri tentang cara hidup sehat.

Merasa bahwa berjualan online menjadi kunci untuk bertahan di masa pandemi, Erick memaksimalkan penjualan Toko Organic lewat online di platform TokoTalk. “Buat pelaku usaha seperti kami, penting dapat support dari platform yang gampang cara pakainya seperti TokoTalk. Kami bisa langsung pakai dan tidak perlu lagi habiskan waktu untuk training admin dan karyawan. Lebih dari itu, penjualan kami juga meningkat semenjak fokus berjualan di TokoTalk,” tambah Erick

Baca Juga:APPSI: Nasib 60 Juta UMKM Bergantung pada RUU Cipta Kerja

Sejak adanya pandemi Covid-19, TokoTalk melihat semakin banyak UMKM yang mau tidak mau harus melakukan transformasi digital, mengubah cara berjualan dan bertransaksi menjadi online untuk tetap bisa mengakomodir perubahan perilaku konsumen.

“Pelaku UMKM Indonesia kan terkenal pantang menyerah. Makanya mereka bisa berkreasi dan berinovasi supaya bisnis tetap berjalan dan tidak PHK karyawan. TokoTalk coba membantu cari solusi untuk mereka lewat teknologi dan edukasi langsung,” ujar Kemas Antonius, Head of Business Development TokoTalk.

Data dari iPrice memang menunjukkan minat belanja konsumen secara online sepanjang pandemi Covid-19 kini semakin agresif. Minat konsumen untuk membeli produk kesehatan seperti hand sanitizer secara online misalnya, meroket sampai 5,585 persen, diikuti vitamin C dengan nyaris 2,000 persen sepanjang bulan Februari hingga Maret 2020 lalu.

Senada dengan temuan iPrice, TokoTalk juga menemukan adanya kenaikan permintaan pada UMKM yang sudah berjualan online via website yang dibangun lewat Tokotalk, misalnya produk kesehatan dan juga makanan beku siap saji.

“Dengan membangun website dan berjualan online, UMKM akan bisa memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin transaksi yang cepat, cashless, dan mudah”, tambah Kemas.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Gandeng BIGI.ID, Hanwha Techwin Tawarkan Solusi Sistem Keamanan

Hanwha Techwin menggandeng PT BIGI Multi Internasional (BIGI.ID) di bawah PTI Group, untuk menjadi mitra penyedia solusi keamanan di Indonesia.

DIGITAL | 17 Juli 2020

XL Axiata Bebaskan Akses Pelanggan ke Aplikasi Film

Fitur baru ini memberikan manfaat tambahan bagi pelanggan dalam mengakses aplikasi streaming film dan video tanpa batasan kuota.

DIGITAL | 16 Juli 2020

LSPR Gabung Program Alibaba Global E-Commerce Talent

LSPR menjadi institusi pendidikan Indonesia pertama yang bergabung di program Alibaba Global E-Commerce Talent (GET).

DIGITAL | 16 Juli 2020

Aplikasi ManyOption Tambahkan Fitur Deteksi Covid-19

ManyOption ikut berupaya menekan infeksi corona dengan layanan pengetesan Covid-19.

DIGITAL | 16 Juli 2020

Startup Travelio Lebarkan Bisnis di Masa Pandemi

Menurut Christie, membesarkan startup hampir mirip seperti menyuapi balita, harus diawasi setiap menitnya.

DIGITAL | 16 Juli 2020

E-commerce dan Perbankan Target Utama Serangan Siber Selama Pandemi

Palo Alto Networks (PANW) mengungkapkan serangan siber di Indonesia meningkat signifikan selama masa pandemi virus corona.

DIGITAL | 16 Juli 2020

Akun Twitter Bill Gates hingga Kim Kardashian Dibajak Pengemis Bitcoin

Akun-akun yang dibajak meminta pengikut (followers) untuk mengirim bitcoin ke sebuah alamat dan "dijanjikan" akan dikembalikan dua kali lipat.

DIGITAL | 16 Juli 2020

Mayoritas Perusahaan di Indonesia Makin Peduli Keamanan Siber

Dari 100 responden di Indonesia, empat dari lima perusahaan di Indonesia, atau 84%, meningkatkan anggaran untuk keamanan siber pada 2020.

DIGITAL | 15 Juli 2020

Microsoft Tunda Rencana Perilisan Surface Duo

Microsoft disebutkan berencana meluncurkan perangkat Surface Duo pada musim panas mendatang.

DIGITAL | 15 Juli 2020

Gravity Game Link Siapkan Update Ragnarok Frontier

Ragnarok Frontier akan menghadirkan job baru Merchant.

DIGITAL | 15 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS