Rolling Stones Peringatkan Trump Tidak Gunakan Lagu Mereka dalam Kampanye
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Rolling Stones Peringatkan Trump Tidak Gunakan Lagu Mereka dalam Kampanye

Minggu, 28 Juni 2020 | 18:36 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

New York, Beritasatu.com - Band legendaris, The Rolling Stones mengeluarkan peringatan hukum kepada Presiden AS Donald Trump atas penggunaan musik mereka untuk kampanye. Sebelumnya Trump pada minggu lalu menggunakan lagu Rolling Stone berjudul “You Can’t Always Get What You Want” di Tulsa, Oklahoma.

Trump sebelumnya menggunakan lagu yang sama untuk kampanyenya untuk pemilu AS 2016. Pada tahun itu, Rolling Stones lewat akun twitter-nya menegaskan tidak mendukung Trump.

Sebuah pernyataan dari pengacara Rolling Stones mengatakan mereka bekerja dengan organisasi hak asasi, BMI, untuk mencegah penggunaan lagu-lagu mereka tanpa izin.

Ini memperingatkan bahwa Trump dapat menghadapi tindakan hukum jika dia terus menggunakan musik Rolling Stones. BMI telah memberitahukan pihak Trump bahwa penggunaan lagu-lagu Rolling Stones tanpa izin akan merupakan pelanggaran terhadap perjanjian lisensi dan akan mengakibatkan tindakan hukum.

Sejumlah musisi terkenal telah berbicara untuk memperingatkan Trump agar tidak menggunakan musik mereka untuk kampanye.

Awal bulan ini, keluarga Tom Petty mengeluarkan surat gencatan dan penghentian kampanye Trump atas penggunaan lagu hitnya yang tidak sah, "I Won’t Back Down", pada rapat umum Trump di Tulsa.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter, keluarga itu mengatakan bahwa almarhum artis itu tidak pernah ingin lagu miliknya digunakan untuk kampanye kebencian.



Sumber:Independent


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sampai Hari Ini 222 Jenazah Pekerja Migran Dipulangkan ke Indonesia

Para pekerja migran Indonesia yang meninggal ini disebabkan berbagai masalah.

DUNIA | 28 Juni 2020

Diduga Terinfeksi Covid-19, 300 Pengunjung Klub Malam di Swiss Dikarantina

Lima orang lainnya yang berada di klub bersama pria itu juga telah dinyatakan positif.

DUNIA | 28 Juni 2020

Pertemuan Global Penggalangan Dana Covid-19 Hasilkan Rp 99 Triliun

Mayoritas peserta menekankan bahwa vaksin harus tersedia untuk siapa pun yang membutuhkan.

DUNIA | 28 Juni 2020

Kasus Covid-19 di Dunia Lampaui 10 Juta, di AS 45.000 Orang Terinfeksi Sehari

AS melaporkan lebih 45.000 kasus corona pada Jumat (26/6/2020), peningkatan rekor harian, sehingga total kasus menjadi lebih 2,594 juta kasus.

DUNIA | 28 Juni 2020

Usai Kampanye di Tusla, 8 Staf Presiden Trump Terinfeksi Covid-19

Delapan staf tim kampanye Presiden Donald Trump, dikonfirmasi positif terinfeksi Covid-19, pascakampanye di Tusla, pada 20 Juni 2020.

DUNIA | 27 Juni 2020

Lebih dari 100 Orang di India Tewas Tersambar Petir

Lebih dari 100 orang di India bagian utara tewas akibat tersambar petir yang terjadi puluhan kali saat hujan lebat melanda wilayah Bihar dan Uttar Pradesh.

DUNIA | 27 Juni 2020

Tiongkok Tingkatkan Pembangunan di Perbatasan Himalaya

Tiongkok terus meningkatkan pembangunan di dekat Garis Kontrol Aktual (Line of Actual Control/LAC), di wilayah Ladakh, Himalaya, yang berbatasa dengan India.

DUNIA | 27 Juni 2020

Soal Kebijakan Covid-19, Biden Sebut Trump “Seperti Anak Kecil”

Joe Biden menyebut Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bertindak “seperti anak kecil” dalam membuat kebijakan terkait penanganan pandemi Covid-19.

DUNIA | 27 Juni 2020

WNI yang Meninggal Akibat Covid-19 Paling Banyak di Arab Saudi

Kementerian Luar Negeri RI melaporkan jumlah kasus WNI di luar negeri yang meninggal akibat virus corona (Covid-19) paling banyak berada di India.

DUNIA | 27 Juni 2020

WHO: 220 Bakal Vaksin Covid-19 Sedang Dikembangkan di Dunia

WHO menyatakan ada 220 bakal vaksin virus ccorona (C0vid-19) yang sedang dikembangkan di seluruh dunia.

DUNIA | 27 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS