Pandemi Covid-19, Harus Ada Upaya Seimbangkan Aspek Kesehatan dan Ekonomi

Pandemi Covid-19, Harus Ada Upaya Seimbangkan Aspek Kesehatan dan Ekonomi

Sabtu, 16 Mei 2020 | 21:16 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Hampir seluruh negara di dunia terdampak Covid-19. Bahkan cakupan pengaruhnya hampir seluruh aspek, meliputi kesehatan, ekonomi, sosial, ketahanan pangan, dan sebagainya. Ketua Bidang Fasilitasi Alumni UGM, Pengurus Pusat Kagama, Bambang E. Marsono mengatakan, dari sisi waktu tidak diketahui seberapa lama masa pandemi ini berlangsung dan tingkat risiko ke depannya.

“Menjadi penting bagi pelaku usaha untuk membuat strategi mempertahankan bisnis di tengah pandemi Covid-19, sekaligus action plan pasca-pandemi,” tutu Bambang dalam seminar daring Kagamaa Inkubasi Bisnis IX yang bertajuk Business Survival “Memperkokoh Daya Tahan Usaha untuk Kelangsungan Bisnis dalam Situasi Pandemi Covid-19, pada Sabtu (16/5/2020).

Acara diikuti lebih dari 400 peserta dari seluruh Indonesia. Bertindak sebagai keynote speaker, Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan RI/Waketum PP Kagama. Narasumber yang hadir Rahmat Hidayat, Dosen Fakultas Psikologi UGM dan co-Founder RETA Consulting Indonesia; Silih Agung Waseso, Konsultan Revenue Branding; dan Amalia Prabowo, Direktur GETI eCommerce Entrepreneur Incubator, dengan moderator Aji Erlangga, Kadep Peningkatan Kompetensi Alumni UGM.

Alumnus Teknik Sipil UGM itu mengatakan, salah satu masalah besarnya yaitu kekhawatiran terjadinya trade off antara kesehatan dan ekonomi.

Ketika negara melakukan PSBB dalam waktu lama, maka masyarakat akan semakin sehat dan mengurangi risiko terancam Covid-19. Namun, di sisi lain ada potensi ekonomi akan semakin lumpuh.

“Harus ada upaya untuk menyeimbangkan dua aspek tersebut. Dalam hal ini, pelaku bisnis, bisa bertahan hidup secara individual, begitu pula di level korporasi. Di samping manusianya sehat, perusahaan juga mampu bertahan,” terangnya.

Direktur Utama PT Brantas Abipraya itu menambahkan, strategi lain yang tak kalah penting adalah action plan bisnis pasca-pandemi, supaya seluruh elemen masyarakat tidak terlena dengan kondisi ini.

Kagama Inkubasi Bisnis IX menjadi wadah bagi para pelaku usaha, dalam hal ini alumni UGM untuk berdiskusi mencari jalan keluar bagi pertahanan usaha di masa pandemi Covid-19.

Sebagaimana diketahui, Kagama Inkubasi bisnis merupakan bagian dari program kerja Pengurus Pusat Kagama. Program ini ditujukan bagi alumni UGM yang berminat menekuni bisnis secara mandiri Besar harapan Bambang, dengan adanya program ini, para alumnus bisa mengembangkan bisnis melalui perubahan mindset, peningkatan kompetensi, perluasan jaringan, dan pemanfaatan kebijakan pemerintahan.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Erick Thohir Apresiasi Penerapan Pembatasan Perjalanan di Bandara Ahmad Yani

Erick Thohir memastikan kelancaran dalam penerapan pelaksanaan pembatasan perjalanan orang pada masa larangan mudik.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Deposito Peduli, Inovasi Universal BPR Bantu Masyarakat Miskin

Program Deposito Peduli memiliki misi yang mulia untuk membantu masyarakat miskin yang membutuhkan.

EKONOMI | 16 Mei 2020

UMKM Perlu Kuasai Teknologi untuk Hadapi Masalah Ekonomi di Masa Pandemi

Di masa pandemi Covid-19 ini, UMKM secara mandiri berusaha mendapatkan penghasilan untuk hidup.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Baznas dan Shopee Kumpulkan Donasi Capai 200 Ton Beras

Perusahaan e-commerce Shopee bekerja sama dengan Baznas mengumpulkan total donasi sebanyak 200 ton bera.

EKONOMI | 16 Mei 2020

PSI: Skema Bank Jangkar Bakal Munculkan Masalah Baru

“Skema kebijakan ini harus diperiksa ulang. Jika bank-bank sehat diminta menyangga persoalan bank-bank bermasalah, akan ada masalah baru."

EKONOMI | 16 Mei 2020

Bupati Bolaang Mongondow Dukung Program Kostratani

Hasilnya nanti dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sehingga dampak krisis akibat Covid-19 dapat diminimalisasi.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Bank Dunia Setujui Pinjaman Rp 10,4 T untuk Bansos dan Sektor Keuangan RI

Bank Dunia menyetujui pinjaman US$ 700 juta untuk perluasan Program Keluarga Harapan (PKH) dari 6 juta menjadi 10 juta keluarga dan untuk sektor keuangan.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Hari Ini, Bandara Soekarno-Hatta Layani 3.196 Penumpang

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu 16 Mei 2020, dijadwalkan melayani 95 penerbangan (take off dan landing) di rute domestik dan internasional.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Jelang Lebaran, Nasabah dan Uang yang Dikeluarkan Pegadaian Bogor Melonjak 15%

Menjelang Idulfitri, jumlah nasabah dan uang yang dikeluarkan Pegadaian Kota Bogor meningkat 15 persen.

EKONOMI | 16 Mei 2020

Harga Minyak AS Naik ke Level Tertinggi Sejak Maret

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni berakhir naik 1,87 dolar AS atau 6,8 persen menjadi 29,43 dolar AS per barel.

EKONOMI | 16 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS