57% UKM Alami Peningkatan Jumlah Pelanggan Baru di Tengah Pandemi Covid-19
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

57% UKM Alami Peningkatan Jumlah Pelanggan Baru di Tengah Pandemi Covid-19

Kamis, 23 Juli 2020 | 15:44 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Usaha Kecil Menengah Indonesia menjadi salah satu sektor yang terdampak oleh pandemi Covid-19 ini. Memasuki ketetapan PSBB di Indonesia mengakibatkan banyak UKM yang terpaksa menutup tokonya secara offline. Upaya adaptasi pun dilakukan UKM untuk bertahan selama masa PSBB.

Survei Paxel Buy & Send Insight II mencatat 39,99 persen UKM mengurangi stok barang jualan dan 16,1 persen mengurangi karyawan karena toko offline yang ditutup.

“Lewat survei Paxel Buy & Send Insight II, Paxel meng-capture kondisi terkini dan kebiasan UKM dalam memasarkan dan mengirim barang dagangan mereka selama masa PSBB. Terdapat beberapa adaptasi yang dilakukan UKM untuk survive di tengah Pandemi. Paxel telah membantu UKM dalam beradaptasi dengan menggaet lebih banyak pelanggan baru dan meningkatkan omzet jualan dengan layanan sameday delivery antarkota Paxel,” jelas Zaldy Ilham Masita, COO Paxel dalam siaran pers, Kamis (23/7/2020).

Baca Juga: Paxel Bagikan Tips Cara UKM Bertahan d Masa Pandemi Covid-19

Perubahan perilaku pun dialami juga oleh pembeli selama masa PSBB meskipun tidak drastis. 37,3 persen customer tetap berbelanja dengan jumlah yang normal atau lebih sedikit, tapi mengubah frekuensi belanja menjadi lebih sering. Dengan kebutuhan yang berbeda, 28,3 persen dari customer membeli produk dalam jumlah lebih banyak dari biasanya, tapi mengurangi frekuensi berbelanja menjadi lebih jarang dari sebelum masa PSBB.

Paxel Buy & Send Insight II juga menemukan bahwa salah satu cara UKM bertahan di tengah pemberlakuan Perbatasan Sosial Berskala Besar adalah dengan mengubah jenis produk yang dijual. Sebanyak 52 persen UKM banting stir beralih menjual makanan beku (33,1 persen) dan berbagai jenis kue (17,1 persen) untuk beradaptasi di tengah pandemi.

Dalam survei Paxel Buy & Send Insight II juga terungkap bahwa selain mengutamakan pengiriman yang cepat untuk kepuasan pelanggan dan perputaran uang lebih cepat, jasa sameday delivery antarkota juga membantu UKM menjangkau pelanggan baru. 57 persen UKM mengalami peningkatan jumlah pelanggan baru karena adanya jasa sameday delivery antarkota.

Baca Juga: Bantu Atasi Dampak Covid-19, Paxel Adakan Aksi Donasi

Hal ini dapat dipahami karena 57,2 persen UKM mengaku mengalami kendala pesanan yang dadakan, namun perlu dikirim segera. Sehingga jasa sameday delivery sangat membantu di tengah pandemi Covid-19. Sementara 47,8 persen UKM lainnya mengalami kesulitan pengiriman karena lokasi penerima jauh dari lokasi penjual, sehingga durasi pengiriman yang cepat membantu ketahanan barang khususnya bagi UKM makanan. Oleh karena itu, 40,5 persen UKM lebih mengutamakan kecepatan pengiriman, bahkan mau berkompromi dengan ongkos kirim.

UKM memilih untuk menggunakan jasa Sameday Delivery antarkota Paxel untuk mengantar 58,1 persen dari total penjualan online mereka. Jangkauan pengiriman barang sameday delivery Paxel yang bisa menjangkau antarkota menjadi alasan utama bagi para UKM (70 persen) menjadikan Paxel sebagai partner logistiknya, diikuti dengan ongkos kirim yang flat (66,2 persen).

Salah satu UKM penjual online yang mengutamakan kecepatan dan jangkauan pengiriman ketimbang harga yang murah adalah Vilia, pendiri usaha kuliner Riuh Rempah. Semasa PSBB, mereka melihat momen ini sebagai kesempatan untuk memulai bisnis kuliner, dan menggaet customer baru dengan menawarkan produk yang sesuai kebutuhan, salah satunya frozen food, dan memilih partner yang pas.

“Hampir semua pembeli baru datang dengan kebutuhan segera tapi lokasi mereka jauh. Jadi, kami pilih Paxel sebagai partner yang cocok, bisa sameday delivery sampai keluar kota dan ada freezernya juga,” ujar Vilia.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Didimax Berjangka Siapkan Modal Kerja Rp 105 Miliar

Didimax berencana membuka tujuh cabang baru yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

EKONOMI | 23 Juli 2020

PPI Buka Kantor Perwakilan di Singapura

Dalam rangka perluasan penetrasi pasar ekspor dan ekspansi bisnis, PT PPI mendirikan "Representative Office" (RO) atau Kantor Perwakilan PPI di Singapura.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Dongkrak Pasar Ekspor Sawit dengan Peningkatan Promosi

Pemerintah akan terus memberikan dukungan dan fasilitas untuk pembukaan pasar baru dalam rangka meningkatkan ekspor sawit.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Redam Mafia Migas, BUMN Energi Didorong Go Global

BUMN Energi didorong untuk merambah bisnis ke negara lain atau go global. Namun demikian, hal ini tidak perlu dilakukan secara tergesa-gesa.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Bedah 13.902 Rumah di Jabar, Kempupera Alokasikan Rp 243,28 Miliar

Program BSPS dilakukan dengan metode padat karya tunai (PKT).

EKONOMI | 23 Juli 2020

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia Siang Ini

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.540-Rp 14.624 per dolar AS.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Kempupera Dorong Pemda Siapkan Strategi Pembangunan Perumahan

Kempupera mendorong pemda ajukan usulan program perumahan melalui Sibaru.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Sebagian Bursa Asia Siang Ini Menguat

Strait Times Singapura naik 18,3 (0,72 persen) mencapai 2.613,1.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Jokowi: Kendalikan Covid-19 dan Jaga Ekonomi Tidak mudah

OECD menyampaikan ekonomi dunia akan minus 6 persen sampai 7,6 persen.

EKONOMI | 23 Juli 2020

Rehat Siang, IHSG Naik 43 Poin ke 5.153

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 70.173 miliar saham senilai Rp 5,258 triliun.

EKONOMI | 23 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS