Jokowi Alokasikan Anggaran Rp 104,2 Triliun untuk Ketahanan Pangan
INDEX

BISNIS-27 434.406 (3.22)   |   COMPOSITE 4934.09 (30.11)   |   DBX 924.804 (2.98)   |   I-GRADE 130.838 (0.67)   |   IDX30 413.425 (2.85)   |   IDX80 108.094 (0.75)   |   IDXBUMN20 272.657 (0.57)   |   IDXG30 115.379 (0.99)   |   IDXHIDIV20 370.721 (1.78)   |   IDXQ30 120.916 (0.8)   |   IDXSMC-COM 211.116 (0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (1.94)   |   IDXV30 102.468 (0.86)   |   INFOBANK15 776.883 (5.92)   |   Investor33 360.093 (2.51)   |   ISSI 144.765 (0.8)   |   JII 523.909 (2.81)   |   JII70 177.568 (0.96)   |   KOMPAS100 966.07 (6.52)   |   LQ45 756.376 (5.64)   |   MBX 1366.8 (8.92)   |   MNC36 270.277 (1.78)   |   PEFINDO25 258.891 (1.44)   |   SMInfra18 233.321 (1)   |   SRI-KEHATI 303.606 (1.81)   |  

Jokowi Alokasikan Anggaran Rp 104,2 Triliun untuk Ketahanan Pangan

Jumat, 14 Agustus 2020 | 15:41 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021, Presiden Jokowi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 104,2 triliun untuk ketahanan pangan.

“Untuk ketahanan pangan tahun 2021 dianggarkan sekitar Rp 104,2 triliun yang diarahkan untuk mendorong produksi komoditas pangan dengan membangun sarana prasarana dan penggunaan teknologi,” kata Jokowi saat Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN 2021 Beserta Nota Keuangannya di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Baca Juga:2021, Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan 4,5%-5 5%

Anggaran tersebut juga akan dialokasikan untuk revitalisasi sistem pangan nasional dengan memperkuat korporasi petani dan nelayan dan distribusi pangan. Serta pengembangan kawasan pangan berskala luas (food estate) untuk meningkatkan produktivitas pangan.

Selain untuk meningkatkan ketahanan pangan, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

“Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan dengan menargetkan Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) sebesar 102-104 di tahun 2021,” ujar Jokowi.

Baca Juga: Anggaran Pembangunan Infrastruktur dan Teknologi Komunikasi Rp 444,5 T

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan Rancangan Kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 diarahkan untuk empat hal.

Pertama, mempercepat pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Lalu kedua, mendorong reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing ekonomi.

Kemudian ketiga, mempercepat transformasi ekonomi menuju era digital; serta keempat, pemanfaatan dan antisipasi perubahan demografi.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Investor Korsel Lirik Kawasan Industri Batang

BKPM terus menjajaki peluang relokasi investasi ke kawasan industri terpadu Batang.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Anggaran Pembangunan Infrastruktur dan Teknologi Komunikasi Rp 444,5 T

Pandemi Covid-19 menunjukkan ketersediaan dan berfungsinya infrastruktur digital menjadi sangat penting dan strategis.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

2021, Tingkat Kemiskinan Ditargetkan 9,2%-9,7%

Target tersebut akan didorong oleh berbagai kebijakan belanja negara.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

RAPBN 2021, Anggaran Kesehatan dan Pendidikan Dialokasikan Rp 719,2 Triliun

Untuk anggaran kesehatan direncanakan sebesar Rp 169,7 triliun dan anggaran pendidikan tahun 2021, telah diusulkan sebesar Rp 549,5 triliun.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Ketua DPR Minta Seimbangkan Anggaran Covid-19 dengan Keberlanjutan Pembangunan

Fraksi-fraksi di parlemen pastilah dapat memahami beban berat RAPBN 2021.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Sambut Libur Panjang, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

KAI mengoperasikan kembali KA jarak jauh dari dan menuju kota-kota seperti Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Cilacap, Yogyakarta, dan Solo.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Tahun Depan, Anggaran Pemulihan Ekonomi Rp 356,5 T

Anggaran tersebut dialokasikan untuk enam program.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

2021, Pertumbuhan Ekonomi Ditargetkan 4,5%-5 5%

Pertumbuhan ekonomi ini diharapkan didukung oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi sebagai motor penggerak utama.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

2021, RAPBN Fokus Percepat Pemulihan Ekonomi

Program pemulihan ekonomi akan terus dilanjutkan bersamaan dengan reformasi di berbagai bidang.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Pegadaian Siapkan Konser Virtual dan Giveaway Rp 119 Juta

Pegadaian merayakan HUT ke-75 RI bareng sejumlah artis nasional papan atas.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS