Brand Mailmo Mampu Bersaing di Bisnis Clothing
INDEX

BISNIS-27 434.406 (0)   |   COMPOSITE 4934.09 (0)   |   DBX 924.804 (0)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 413.425 (0)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 776.883 (0)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 144.765 (0)   |   JII 523.909 (0)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 966.07 (0)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1366.8 (0)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 258.891 (0)   |   SMInfra18 233.321 (0)   |   SRI-KEHATI 303.606 (0)   |  

Brand Mailmo Mampu Bersaing di Bisnis Clothing

Kamis, 11 Juni 2020 | 20:38 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Bisnis clothing merupakan salah satu yang naik daun di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Namun bukan perkara mudah meraih kesuksesan di bisnis clothing mengingat persaingan sangat sengit. Jika salah strategi, bisnis clothing bisa hancur lebur. Pengalaman jatuh-bangun mengelola bisnis clothing ini sudah dirasakan Adit Adiyatma.

Pria asal Kalimantan itu kini sukses di bisnis clothing dengan brand Mailmo. Adit harus mengalami jalan berliku untuk bisa sukses dengan Mailmo. Dia pernah bangkrut saat memulai usaha clothing di tahun 2010.

Kegagalan awal ini tak membuat Adit patah semangat. Dia justru menjadikannya sebagai batu loncatan baginya. Tak mengulangi kesalahan sebelumnya, Adit akhirnya bisa sukses bersama Mailmo. Hal ini setelah dia mengubah konsep dan mempelajari pengalaman di bisnis pertamanya yang kandas.

"Belajar dari pengalaman dan mengubah konsep menjadi kunci dari keberhasilan saya mengembangkan brand Mailmo," ungkap Adit dalam keterangannya, Kamis (11/6/2020).

Sukses mengibarkan Mailmo tak membuat Adit cepat puas. Dia punya ambisi besar lainnya. Adit ingin Mailmo makin berkibar agar bisa menambah lapangan pekerjaan di Bandung.

"Fokus saat ini buat ngenalin Mailmo lebih luas ke masyarakat Indonesia. Saya juga pengen punya official store sendiri dan konveksi sendiri sehingga bisa nambah karyawan," imbuh Adit.

Mailmo kini sudah memiliki 35 reseller toko tersebar di seluruh Indonesia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Asuransi Jadi Kebutuhan Utama di Era Normal Baru

Asuransi menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat di tengah tatanan normal baru.

GAYA HIDUP | 11 Juni 2020

Simulasi New Normal Candi Prambanan Mulai Dilaksanakan

PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan & Ratu Boko melakukan simulasi pemberlakuan new normal.

GAYA HIDUP | 11 Juni 2020

Wisata Alam, Pilihan Utama Liburan Pascapandemi Covid-19

Para agen perjalanan meramalkan, wisata alam akan jadi pilihan utama masyarakat untuk berlibur.

GAYA HIDUP | 10 Juni 2020

Bali, Primadona Wisata untuk Turis Asal India

Bali masih menjadi destinasi yang paling dimininati wisatawan mancanegara, khususnya dari India.

GAYA HIDUP | 9 Juni 2020

Bali Siapkan SOP Normal Baru Pariwisata

Industri pariwisata di Bali tengah menyiapkan standar operasional prosedur untuk memasuki masa normal baru.

GAYA HIDUP | 9 Juni 2020

Kadek Maharani Jadikan Indonesia Women Awards Sebagai Motivasi

Kadek Maharani mempertahankan kepercayaan dari masyarakat kepada dirinya dan klinik kecantikan MS Glow Asthetic Clinic.

GAYA HIDUP | 9 Juni 2020

Vanda, Si Cantik yang Sukses di 2 Profesi

Selain berdinas sebagai dokter gigi di RS Siti Hajar Sidoarjo, dia juga membuka praktik pribadi di bilangan Delta Sari Waru Sidoarjo.

GAYA HIDUP | 8 Juni 2020

Jokowi Diminta Bantu Labuan Bajo pada New Normal

Presiden Jokowi diminta membantu menyediakan fasilitas kesehatan yang mumpuni di Labuan Bajo menjelang dibuka kembalinya wisata pada 15 Juni nanti.

GAYA HIDUP | 7 Juni 2020

Batagor Ala Korea Bidik Konsumen Indonesia

Tofu Tofu Daebak merupakan Batagor ala Korea yang pertama hadir di Indonesia.

GAYA HIDUP | 5 Juni 2020

Terdampak Pandemi, Biro Perjalanan Wisata Rugi Rp 54,4 T

Biro perjalanan wisata (BPW) di Indonesia per akhir Maret 2020 total merugi sampai sekitar Rp 54,4 triliun.

GAYA HIDUP | 2 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS