Dorong Anak Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Dorong Anak Jadikan Olahraga Sebagai Rutinitas

Rabu, 22 Juli 2020 | 23:10 WIB
Oleh : Indah Handayani / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Olahraga memiliki segudang manfaat untuk anak-anak. Namun, bukanlah hal yang mudah untuk mendorong anak menjadikan olahraga sebagai sebuah rutinitas. Bagaimanakah caranya untuk mengajak mereka berolahraga?

Psikolog Ayoe Sutomo MPsi mengatakan olahraga memiliki segudang manfaat. Mulai dari meningkatkan kesehatan, karena dengan berolahraga membuat metabolisme tubuh menjadi bagus. Olahraga juga mampu menstimulasi sensorik anak, mendukung proses tumbuh kembang anak.

Dengan berolahraga anak juga bisa menjadi lebih bagus berkonsentrasi dalam memahami pelajaran. Dengan demikian, juga akan memengaruhi kecerdasan anak. Tidak hanya itu, olahraga juga bisa membantu anak dalam bersosialisasi, terutama ketika mereka melakukan berolahraga bersama temannya.

“Olahraga juga bisa meningkatkan rasa percaya diri pada anak,” ungkapnya di sela online media interview Zumba Kids, Rabu (22/7/2020).

Ayoe menegaskan dalam berolahraga pada anak harus menyesuaikan dengan usia, fisik, kemampuan kognitif, dan tumbuh kembang anak. Sehingga tidak bisa memaksakan sesuatu gerakan pada anak-anak. Sebab, jika dipaksakan akan menjadi kelebihan stimulasi yang akhirnya tidak baik bagi tumbuh kembang anak.

Untuk bisa mengajak anak berolahraga, Ayoe pun berbagi tips. Pertama, mencontohkan anak berolahraga. Jika hanya memerintah dengan lisan, anak akan tidak mau berolahraga. “Mencontohkan ini merupakan hal yang paling gampang,” jelasnya.

Kedua, tambah Ayoe, lakukan olahraga yang memang disukai oleh anak. Hal ini bisa dimulai dengan menanyakan kepada anak jenis olahraga yang memang diminatinya. Selanjutnya, olahraga sebaiknya dilakukan konsisten sebanyak tiga kali seminggu. Keempat, modifikasi lingkungan dengan cara mengajak anak melakukan beragam olahraga, mulai dari sepeda hingga mengajaknya ke sport club.

“Terakhir, apabila anak sudah mau melakukan olahraga, orang tua boleh memberikan hadiah atau reward,” paparnya.

Sementara itu, ZIN™ (Zumba Instructor Network) Sistya Windasari menambahkan sebaiknya melakukan olahraga waktu yang tepat, yaitu pada saat kondisi fit, sudah selesai ngantuknya, tidak kecapaian. Biasanya bisa diajak pada pukul 9-10 pagi atau pada jam 3-4 sore. Untuk durasi, lanjut dia, sebaiknya dilakukan maksimal selama 30-45 menit. Mengingat anak-anak akan mudah bosan apabila durasinya kepanjangan. “Itu pun tidak penuh untuk berolahraga, ada 10-20 menit dikombinasikan dengan aktivitas permainan,” jelasnya.

Menurut Sistya, salah satu olahraga yang bisa dilakukan anak-anak adalah Zumba Kids. Gerakan pada Zumba Kids telah disesuaikan dengan usia dan motorik anak. Untuk itu, Zumba Kids pun dibagi menjadi dua kategori, pertama yang diperuntukan pada anak umur 4-7 tahun dan usia 8-11 tahun. Selain itu, Zumba Kids menampilkan rutinitas ramah anak berdasarkan koreografi Zumba asli.

“Selain menggabungkan musik, irama, dan ketukan yang menyenangkan, Zumba Kids mengurai setiap langkah menambahkan permainan, kegiatan, dan eksplorasi budaya ke dalam struktur kelas,” tutup dia.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ini Cara Dokter Stella Arzsa Bagikan Informasi Gelar Pesta di Tengah Pandemi

Dokter Stella Arzsa merayakan ulang tahun mewah di Dua Mutiara Ballroom, Hotel JW Marriot belum lama ini dengan tetapi mematuhi protokol kesehatan.

GAYA HIDUP | 22 Juli 2020

Sambut HUT Ke-75 RI, Pedro Luncurkan Independently Stylish

Pedro meluncurkan koleksi terbarunya, "Independently Stylish", menyambut peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Indonesia.

GAYA HIDUP | 22 Juli 2020

Desainer Migi Rihasalay Berencana Dirikan Kampoeng Joglo Bagi Anak Indonesia

Kampoeng Joglo adalah sebuah sekolah gratis yang akan dibangun desainer Migi Rihasalay untuk anak-anak yang berminat di bidang seni dan desain.

GAYA HIDUP | 22 Juli 2020

Air Mata Api, Novel Terinspirasi Lagu Iwan Fals Siap Mengaduk Emosi Pembaca

Piter Abdullah Redjalam, pengamat ekonomi yang juga salah satu penggemar Iwan Fals, merangkai cerita yang terinspirasi dari lagu-lagu Iwan Fals menjadi sebuah novel berjudul Air Mata Api

GAYA HIDUP | 22 Juli 2020

Tren Bersepeda Membius Kaum Urban

Tidak melihat perbedaan usia atau kasta, bersepeda kini sudah menjadi tren.

GAYA HIDUP | 22 Juli 2020

Imbas Pandemi, Ibu Rumah Tangga Lebih Sering Turun ke Dapur

Masako hadir sebagai pendukung utama bagi para ibu untuk selalu menciptakan kreasi masakan bernutrisi.

GAYA HIDUP | 21 Juli 2020

Butuh Perawatan Khusus, Ini Kandungan yang Wajib Ada pada Pelembab Mata

Kulit mata tak seberuntung kulit wajah. Perawatan kulit mata justru kerap diabaikan karena ketidaktahuan. Umumnya, perempuan mengira bahwa pelembab kulit wajah juga bisa digunakan untuk merawat kulit mata. Faktanya tidak. Kulit mata butuh pelembab khusus.

GAYA HIDUP | 21 Juli 2020

Tren Belanja Camilan Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Zaki Jaya Snack menghadirkan pilihan belanja aneka snack melalui platform online

GAYA HIDUP | 20 Juli 2020

Belanja Online Jadi Pilihan di Masa Pandemi

Blibli merayakan ulang tahunnya yang ke sembilan dan terus memperkuat komitmennya untuk mengutamakan kepuasan pelanggan.

GAYA HIDUP | 20 Juli 2020

Viral Puncak Telomoyo Dipadati Wisatawan, Ganjar: Saya Minta Ditutup

Puncak Telomoyo di Ngablak Kabupaten Magelang sempat viral dikunjungi ribuan wisatawan.

GAYA HIDUP | 20 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS