Pesona Svarga Bumi, Wisata Sawah Modern yang Jadi Magnet Wisatawan
INDEX

BISNIS-27 448.146 (-0.92)   |   COMPOSITE 5091.82 (10.35)   |   DBX 966.643 (4.95)   |   I-GRADE 139.941 (-0.19)   |   IDX30 428.154 (-1.48)   |   IDX80 113.358 (-0.09)   |   IDXBUMN20 291.199 (-0.02)   |   IDXG30 119.599 (-0.63)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-1.43)   |   IDXQ30 124.629 (-0.42)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.25)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.24)   |   IDXV30 107.251 (-0.03)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.92)   |   Investor33 373.408 (-0.42)   |   ISSI 150.953 (-0.04)   |   JII 549.986 (-1.27)   |   JII70 187.543 (-0.07)   |   KOMPAS100 1019.5 (-0.12)   |   LQ45 788.563 (-1.51)   |   MBX 1407.83 (2.21)   |   MNC36 279.661 (-0.32)   |   PEFINDO25 277.129 (3.76)   |   SMInfra18 242.149 (-1.27)   |   SRI-KEHATI 316.134 (-0.44)   |  

Pesona Svarga Bumi, Wisata Sawah Modern yang Jadi Magnet Wisatawan

Minggu, 30 Agustus 2020 | 17:30 WIB
Oleh : Stefi Thenu / CAH

Magelang, Beritasatu.com - Sawah identik dengan petani. Dengan pakaian lusuh penuh lumpur, mereka sehari-hari berjibaku menanam padi dan tanaman lainnya sehari-hari.

Tapi di Magelang, Jawa Tengah. Sawah justru menjadi magnet, dan selalu ramai oleh wisatawan. Mulai artis, pejabat hingga kalangan millenial, semuanya ramai-ramai berkunjung ke sawah.

Sawah yang naik kelas menjadi destinasi wisata unggulan itu adalah Svarga Bumi di Magelang. Sejak dibuka pada 8 Agustus 2020 lalu, Svarga Bumi menjadi sawah yang ramai dikunjungi wisatawan dan viral di media sosial.

Konsep wisata alam yang diusung di tempat itu sangat menarik. Di tengah-tengah sawah, dibuat banyak spot foto yang instagramable. Selain itu, lokasinya yang hanya 300 meter dari Candi Borobudur, membuat lokasi itu begitu eksotis. Orang bisa berfoto dengan background persawahan juga Candi Borobudur.

Selain bisa berfoto ria, para pengunjung juga bisa melihat aktivitas petani yang sibuk menggarap sawahnya setiap hari. Seperti tidak terusik dengan ramainya pengunjung, para petani itu tetap santai menggarap sawahnya.

"Tema Svarga Bumi adalah pelestarian alam dengan nilai tambah. Jadi, kami tetap mempertahankan sawah sebagai tempat bercocok tanam, dan memberikan nilai tambah dengan mendatangkan wisatawan," kata penggagas Svarga Bumi, Putranto Cahyono,46, saat ditemui di lokasi, Minggu (30/8/2020).

Pungky, sapaan akrab Putranto mengatakan, destinasi wisata itu ia konsep sejak Juli 2019 lalu. Karena tak ingin hanya Borobodur yang menjadi jujugan wisatawan, ia memutar otak dengan mengembangkan destinasi baru. Dengan tetap mempertahankan Candi Borobudur sebagai ikon, ia menyulap sawah yang biasanya hanya untuk bercocok tanam menjadi destinasi wisata unggulan.

"Sawah-sawah ini masih 100 persen milik petani, jadi kami menyewa sawah ini kepada mereka. Tapi, mereka tetap bisa menggarap sawahnya, bahkan kami suplai keperluan mereka, mulai air, pupuk hingga bibit bagi petani untuk terus menanam di sini. Saat panen, kami tidak meminta sedikitpun hasilnya," jelasnya.

Dengan kerjasama itu, para petani tidak dirugikan dengan aktivitas destinasi wisata yang ada di sana. Justru, mereka menjadi lebih produktif, karena pengairan, bibit serta pupuk disuplay oleh pengelola.

"Ada 30-an petani yang memiliki lahan seluas 4 hektare ini. Semuanya tetap bisa bekerja seperti biasanya, dan itu yang menjadi nilai tambah pariwisata ini karena terlihat alami," jelasnya.

Untuk menikmati wisata di Svarga Bumi, pengunjung dipungut tiket masuk Rp 25.000 untuk dewasa dan Rp 15.000 untuk anak-anak. Tempat wisata itu buka setiap hari, kecuali hari Kamis.

"Kami ada sehari waktu libur, yakni setiap Kamis. Tapi kalau Kamis itu pas tanggal merah, kami tetap buka. Setiap hari, sekitar 200 san pengunjung yang datang ke sini," ucapnya.

Tempat wisata Svarga Bumi yang kini viral di media sosial itu juga menarik perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Saat mengikuti ajang Tour de Borobudur, Ganjar menyempatkan mampir ke Svarga Bumi.

Tak hanya mengajak istri dan rombongan sepedanya, Ganjar juga mengajak artis nasional, Nirina Zubir dan suaminya, Ernest. Mereka begitu menikmati konsep wisata yang unik dan jarang ditemui di tempat lain, apalagi lokasinya dekat dengan Borobudur.

"Ini kreatif sekali, mas Pungky dengan kejeliannya ternyata bisa membangun tempat seindah ini. Ini memiliki dua kelebihan, selain membangun destinasi wisata yang unik dan menarik serta mengikuti tren, cara bekerjanya juga menarik karena bekerjasama dengan petani. Jadi dia nyewa lahan dari petani, tapi petaninya tetap bisa menggarap sawahnya," kata Ganjar.

Ganjar optimis tempat itu akan semakin ramai dikunjungi wisatawan. Ganjar berpesan, agar protokol kesehatan tetap dilaksanakan agar semuanya aman.

"Juga nanti bisa dikembangkan, tidak hanya foto, tapi pengunjung juga bisa mendapatkan pengalaman bertani. Apakah ikut nanam padi, membajak sawah, mencangkul dan sebagainya. Itu sesuatu yang sangat menarik," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berawal dari Medsos, Brownies asal Bandung Ini Digemari Artis

Karena dirinya belajar secara otodidak, dan dikembangkan hingga muncul karakteristik sendiri.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Pesona Desa Wisata Cibuntu Kuningan Padukan Keindahan Alam dan Kearifan Lokal

Desa Cibuntu juga pernah mewakili Indonesia untuk Asia Tenggara dan berada di urutan ke lima desa terbaik di ASEAN di tahun 2016.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Tips Padu Padan Sweater Ala Musisi Indonesia

Tujuh musisi yang tergabung dalam campaign #Liveincolor bersama Uniqlo Indonesia membagikan tips padu-padan sweater.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Komunitas Sepeda Binaan Sahroni Resmi Dibentuk

Selain meresmikan ASC goweser, Ahmad Sahroni juga melakukan penyaluran santunan kepada anak yatim yang berasal dari Cikini dan daerah di sekitarnya.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Objek Wisata Keraton Kasepuhan Cirebon Siap Terima Wisatawan Lagi

Sejumlah objek wisata di Cirebon akan kembali dibuka salah satunya Keraton Kasepuhan dengan memberlakuka protokol kesehatan untuk para wisatawan.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Kawasan Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka

Pembukaan kembali destinasi pariwisata Gunung Bromo telah mempertimbangan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

GAYA HIDUP | 29 Agustus 2020

Alasan Denada Tambunan Jatuh Cinta dengan Zumba

Denada memiliki keinginan untuk mengajarkan Zumba kepada anak-anak pengidap kanker.

GAYA HIDUP | 28 Agustus 2020

Okupansi Hotel Kapsul Bobobox Stabil di Masa Pandemi

Bobobox menghadirkan dua lokasi terbaru hotel kapsul di masa pandemi Covid-19.

GAYA HIDUP | 28 Agustus 2020

Pandemi Ubah Durasi Menginap Konsumen Hotel Kapsul

Hotel kapsul juga menjadi pilihan masyarakat saat melakukan wisata singkat atau staycation di tengah pandemi Covid-19.

GAYA HIDUP | 28 Agustus 2020

Yupi Beri Solusi Jalani AKB dengan Happy

Yupi dapat menjadi teman keluarga saat melakukan aktivitas seperti ngobrol dan bercengkerama di sore hari, atau saat mendampingi anak belajar.

GAYA HIDUP | 27 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS