Selain Alam, Pulau Katang Juga Tawarkan Tur Sejarah Kerajaan Kepri di Masa Lampau
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Selain Alam, Pulau Katang Juga Tawarkan Tur Sejarah Kerajaan Kepri di Masa Lampau

Senin, 12 Oktober 2020 | 20:19 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH

Batam, Beritasatu.com - Pulau Katang yang terletak di Kabupaten Lingga kini tengah berbenah untuk bisa menjadi salah satu destinasi favorit di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Hal itu yang medorong PT Angkasa Wijaya Group (AWG) mau berinvestasi membangun pulau yang terletak di pintu masuk Kabupaten Lingga, Kepri itu.

Selain akan menawarkan keindahan alam, konsep pengembangan wisata Pulau Katang juga akan menyodorkan wisata sejarah kerajaan Kepri di masa lampau.

Hal itu diungkapkan Direktur PT Angkasa Wijaya, Wagianto Angkasa Wijaya saat menerima kunjungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beserta jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, belum lama ini.

"Saat pertama kali mendarat di sini, kami takjub luar biasa. Ikan berenang bisa dilihat secara kasat mata, dan kami jatuh cinta dengan pulau ini. Selain itu, pulau ini dekat dengan Pulau Benan yang menjadi ibukota Kabupaten Lingga yang punya sejarah besar Kerajaan Kepri di masa lampau. Oleh sebab itu, desain bangunan resor akan kita bangun akan mengadopsi tema klasik yang bersinggungan dengan ciri khas budaya Melayu Kepri, seperti tanjak (topi melayu) dan gonggong (makanan laut) agar lebih ikonik dan unik, sehingga lebih menarik minat para wisatawan asing," tutur Angkasa Wijaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lingga, Raja Fakhrurrazi menganalogikan Pulau Katang sama halnya dengan Batam yang mula dibangun pada tahun 1980-an dan kawasan wisata Lagoi di Bintan yang mula dibangun pada 1990-an.

"Dulunya juga kosong, sama seperti Pulau Katang hari ini, tetapi lihat sekarang Batam dan Lagoi, sama-sama sudah berkembang. Hal itu yang membuat kami optimistis Pulau Katang di masa depan bakal menjadi gerbang wisata di Lingga, bahkan akan lebih hebat dari Lagoi," lanjutnya.

Raja Fakhrurazzi akan mengajak PT AWG menjual paket tur sejarah karena Lingga dulunya merupakan pusat kerajaan Riau, Lingga, hingga Pahang, Malaysia.

"Kabupaten Lingga pun mempunyai Gunung Daek, 13 sumber mata air terjun, bahkan Lingga menjadi poros ekonomi Kepri, karena untuk wilayah Batam, Bintan, Batam, dan Tanjungpinang sudah tidak ada air. Di sini kita ada istana peninggalan masa kerajaan Riau-Lingga, hingga air terjun yang tidak dimiliki daerah lain. Itu yang bisa dijual dalam mempromosikan Pulau Katang ini," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pulau Katang Lingga Bersolek Sambut Wisatawan

Pulau yang terletak di pintu masuk Kabupaten Lingga atau 1 jam perjalanan laut dari Pulau Batam itu memiliki keindahan yang luar biasa.

GAYA HIDUP | 12 Oktober 2020

Mister Global Indonesia Akan Kembali Digelar Akhir Tahun Ini

Nasional Direktur Mister Global Indonesia, Ardha Parmato Alam S Psi mengatakan MGI direncanakan akan digelar pada bulan November atau Desember tahun ini.

GAYA HIDUP | 12 Oktober 2020

Ini Panduan Protokol Kesehatan untuk Usaha Wisata Selam

Pengusaha wisata selam harus menerapkan pedoman protokol kesehatan yang diterbitkan pemerintah.

GAYA HIDUP | 12 Oktober 2020

Dukung Kemparekraf Pulihkan Pariwisata, Traveloka dan Atourin Hadirkan Tur Virtual Interaktif

Tur virtual dari Online Xperience tawarkan 15 destinasi di 7 provinsi di Indonesia.

GAYA HIDUP | 12 Oktober 2020

Kemparekraf Akan Bantu Setifikasi CHSE untuk Usaha Wisata Selam

Sertifikasi diberikan kepada pengusaha selam yang sudah menerapkan panduan protokol kesehatan khusus usaha wisata selam.

GAYA HIDUP | 12 Oktober 2020

CoffeeTalk Kembangkan Kopi Organik Sekaligus Berdayakan Petani

Coffeetalk berupaya meningkatkan pendidikan dan kesehatan para keluarga petani.

GAYA HIDUP | 12 Oktober 2020

Tips Tetap Langsing Pasca-Melahirkan ala Eve Maternity

Banyak ibu hamil yang mengalami sindrom baby blues dimana salah satuunya karena perubahan bentuk badan.

GAYA HIDUP | 11 Oktober 2020

Kampung Kuliner Klaten, Wadah UMKM Terdampak Covid-19

Kota Klaten kini memiliki Kampung Kuliner Klaten. Wisata kuliner pertama di Kota Klaten ini menyajikan ragam kuliner racikan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

GAYA HIDUP | 10 Oktober 2020

Buka di Singapura, Tanamera Coffee Sajikan Kopi dan Kuliner Indonesia

Tanamera Coffee melakukan ekspansi dengan membuka otlet internasional pertama di Singapura, tepatnya di kawasan ramai dan bergengsi Central Business District Area. Selain kopi Indonesia, juga yersaji kuliner khas Indonesia, seperti bubur ayam Jakara dan rendang.

GAYA HIDUP | 10 Oktober 2020

Kiat Agar Warna Rambut Balayage Tidak Brassy

Ciri-ciri shampoo yang mengandung sulfat atau deterjen, semakin banyak busa yang muncul maka semakin banyak pula kandungan sulfat.

GAYA HIDUP | 10 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS