Kampanye Nasional Cegah Stunting Didukung Kalangan Swasta
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Kampanye Nasional Cegah Stunting Didukung Kalangan Swasta

Minggu, 16 September 2018 | 20:58 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta - Pemerintah resmi memulai Kampanye Nasional Pencegahan Stunting, Minggu (16/9). Acara yang dipimpin Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko didampingi oleh Menteri Kesehatan ini dihadiri berbagai kalangan termasuk sektor swasta. Kampanye Nasional Pencegahan Stunting di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta. “Cegah Stunting untuk Generasi Cerdas Indonesia” menjadi tema gerakan nasional ini.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak usia bawah lima tahun akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupannya. Stunting menghambat perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Tinggi badan balita stunting lebih rendah daripada standar umurnya. Ketika beranjak dewasa anak stunting rentan terhadap penyakit, kurang berprestasi di sekolah, rentan mengalami kegemukan, dan ketika dewasa lebih mudah terkena berbagai penyakit tidak menular, seperti jantung dan diabetes.

Di antara perwakilan perusahaan yang mendukung acara itu, tampak hadir Rachmat Hidayat, Government Relations Director Danone Indonesia mewakili PT Tirta Investama.

“Kami senantiasa berkomitmen dan siap bekerjasama dengan pemerintah untuk mendukung program pencegahan stunting pada anak,” kata Arif Mujahidin, Corporate Affairs Director Danone Indonesia.

Kampanye Nasional Pencegahan Stunting mendesak dilakukan saat ini karena BPS mencatat satu dari tiga anak bawah lima tahun (balita) Indonesia masih mengalami stunting (2013). Jumlahnya mencapai sembilan juta balita.

Pada usia produktifnya, anak stunting berpenghasilan 20 persen lebih rendah daripada anak yang tumbuh optimal. Stunting bisa menurunkan Produk Domestik Bruto negara sebesar 3 persen. Bagi Indonesia, kerugian akibat stunting mencapai sebesar Rp 300 triliun per tahun.

Kampanye Nasional Pencegahan Stunting ini sekaligus implementasi dari Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo 16 Agustus 2018 lalu yang menegaskan bahwa pembangunan SDM diawali sejak dari kandungan.

Sebelumnya, Moeldoko dalam kampanye di Monas menuturkan stunting tidak hanya terjadi pada anak dari keluarga miskin tetapi juga terjadi pada anak keluarga kaya, di kota maupun di desa.

"Apabila kondisi tersebut terus dibiarkan, investasi apapun yang dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM menjadi tidak optimal. Karena apapun yang kita beri, guru, laboratorium, kurikulum, atau pelatihan menjadi kurang optimal karena kemampuan otak anak-anak kita dalam menyerap ilmu pengetahuan terbatas,” jelas Moeldoko.

Stunting disebabkan oleh perilaku pola asuh dan pola makan yang tidak baik, serta sanitasi yang tidak bersih dan tidak sehat. Oleh karena itu, stunting hanya bisa dicegah dengan memperbaiki pola asuh, pola makan, dan menciptakan sanitasi yang bersih dan sehat.

Agar kondisi itu terwujud, keluarga perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Pemerintah menyiapkan berbagai program dan aktivitas untuk mencegah stunting, antara lain merevitalisasi pos pelayanan terpadu (Posyandu) bagi sarana pendidikan gizi dan pemantauan tumbuh kembang balita, serta melatih para petugas kesehatan dan kader agar mampu mendidik masyarakat. Juga, pemberian tablet tambah darah bagi ibu hamil serta vitamin A, obat cacing, dan imunisasi untuk balita.

Dengan berbagai program tersebut, pemerintah menargetkan, prevalensi stunting bisa ditekan dari angka 37,2 persen pada 2013 menjadi 28 persen pada 2019.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Imunoterapi Sel Tingkatkan Harapan Hidup Pasien Kanker

Terobosan baru untuk pasien kanker yang sulit disembuhkan.

KESEHATAN | 16 September 2018

UI Gelar Seminar Internasional Kesehatan Global

Dalam seminar ini peneliti UI mengungkapkan pentingnya keperawatan berbasis bukti untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan neonatal.

KESEHATAN | 16 September 2018

Pemerintah Perlu Terobosan Kebijakan Atasi Stunting

Upaya memutus mata rantai masalah stunting pada anak ini harus dilakukan secara serius melalui pemantauan gizi dan kesehatan rutin.

KESEHATAN | 16 September 2018

Kimia Farma-Batan Ciptakan Pembebas Nyeri Kanker

Bukti inovasi antara Kimia Farma dan PTRR Batan tersebut diperkenalkan dalam pertemuan ilmiah tahunan Perhimpunan Kedokteran Nuklir Indonesia (PIT PKNI) Tahun

KESEHATAN | 15 September 2018

Cara DokterSehat Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

#AksiSehatCeria menjadi upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

KESEHATAN | 15 September 2018

Obat di Faskes Terancam Kosong

Fasilitas kesehatan seperti RS, klinik, dokter praktik perorangan dan puskesmas terancam mengalami kekosongan obat karena kendala suplai dan distribusi.

KESEHATAN | 14 September 2018

Bantu Arus Kas Faskes, CIMB Niaga Jalin Kerja Sama dengan BPJS

CIMB Niaga menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk membantu arus keuangan faslitas kesehatan (faskes).

KESEHATAN | 12 September 2018

Bantu Imunitas Saat Pandemi, Mganik Multigrain Diluncurkan

Mganik Multigrain membantu imunitas tubuh saat pandemi Covid-19.

KESEHATAN | 3 Juli 2020

Kemkes Dorong Pengenalan Buah ke Anak-anak

Buah yang manis mendorong anak menyukai buah dan sayur.

KESEHATAN | 17 Juni 2018

Tips Tetap Fit Saat Berkendara Mudik

Apabila Anda memilih berkendara sendiri, penting bagi Anda untuk menjaga kesehatan tubuh secara ekstra, karena tak sedikit kasus kecelakaan terjadi akibat pengendara terlalu kelelahan.

KESEHATAN | 10 Juni 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS