Danone SN Indonesia Dorong Terciptanya Generasi Sehat
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Danone SN Indonesia Dorong Terciptanya Generasi Sehat

Minggu, 13 Oktober 2019 | 12:52 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Indonesia masih dihadapkan pada tantangan untuk mengatasi masalah kesehatan pada fase awal kehidupan dan masa masa penting dalam hidup manusia. Berbagai masalah seperti angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi, malnutrisi hingga upaya untuk mencukupi kebutuhan anak yang memiliki kondisi medis khusus memerlukan perhatian seluruh pemangku kepentingan.

Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia sebagai perusahaan yang berkecimpung di bidang nutrisi dan kesehatan ibu, anak dan nutrisi ingin terus berkontribusi melalui beragam inisiatif dan kerja sama dengan banyak pihak.

Connie Ang, CEO Danone SN Indonesia menyatakan, misi Danone SN adalah untuk membawa kesehatan ke sebanyak mungkin orang di dunia.

"Di Danone SN Indonesia, kami percaya bahwa gizi memiliki peran penting untuk membawa perubahan positif pada kesehatan dan kualitas hidup manusia. Fokus kami di Indonesia adalah untuk turut serta menjawab tantangan pemenuhan nutrisi yang dihadapi ibu dan anak termasuk faltering growth (pertumbuhan yang terhambat) dan stunting dan masalah kebutuhan gizi khusus untuk kondisi medis khusus,” ujar Connie dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Minggu (13/10/2019).

Danone SN Indonesia melalui unit usahanya Nutricia dan Sarihusada selama puluhan tahun telah melakukan inisiatif dalam upaya memenuhi kebutuhan akan produk gizi anak dan ibu melalui kegiatan riset, pengembangan produk, serta edukasi.

“Berbekal pengalaman di bidang nutrisi selama lebih dari 100 tahun, dan jejaring global yang solid, kami berkomitmen untuk berkontribusi dalam mendukung kegiatan ilmiah, penelitian dan pengembangan produk nutrisi inovatif dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong terciptanya generasi Indonesia yang lebih sehat”, jelas Connie.

Upaya yang dilakukan oleh Danone SN Indonesia dalam kegiatan edukasi dilakukan melalui berbagai seminar ilmiah di bidang kesehatan ibu dan anak, bekerjasama dengan berbagai organisasi profesi dibidang kesehatan maupun gizi. Dalam berbagai kegiatan ilmiah seperti kongres tentang nutrisi, alergi dan kesehatan anak, para ahli dari dalam dan luar negeri dihadirkan untuk berbagi konsep dan pengetahuan terbaru seputar pentingnya peran nutrisi dalam menghadapi berbagai kasus kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung meningkatkan kapasitas sumber daya tenaga kesehatan di Indonesia termasuk dokter spesialis anak, obsgyn dan tenaga ahli di bidang gizi. Seminar Ilmiah di diselenggarakan di beberapa kota termasuk Manado dan Bali diikuti ratusan tenaga kesehatan dan pakar dari dalam maupun luar negeri.

Komitmen Danone SN kepada masyarakat Indonesia untuk terus meningkatkan kapabilitas riset dan inovasi juga dibuktikan dengan membangun fasilitas riset dan inovasi bertaraf internasional di Yogyakarta pertengahan tahun ini. Fasilitas Danone Nutricia Research, Sarihusada R&I Center yang diresmikan bulan Juli lalu dilengkapi dengan keahlian sains dan teknologi terbaru. Berdirinya pusat riset dan inovasi ini diharapkan dapat mendorong upaya Danone di Indonesia untuk mengembangkan inovasi produk nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami patut berbangga bahwa pusat riset di Indonesia adalah salah satu dari enam pusat riset yang dimiliki Danone Nutricia Research di dunia dan didukung dengan oleh ratusan periset dari jejaring yang dimiliki Pusat Riset dan Inovasi Danone di seluruh dunia,” tambah Connie.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Daun Dadap, Solusi Kurangi Penggunaan Obat Kimia

EVAPA merupakan salah satu dari 250 produk inovator yang dipamerkan IYIA ke-6.

KESEHATAN | 11 Oktober 2019

DJSN: Beri Sanksi Penunggak Iuran BPJSK

Sanksi administrasi sudah seharusnya melekat pada JKN-KIS untuk menekan potensi moral hazard.

KESEHATAN | 11 Oktober 2019

BPOM Minta Tarik Obat Lambung yang Terkontaminasi

BPOM juga memerintahkan penarikan kembali (recall) seluruh bets produk yang terdeteksi mengandung cemaran NDMA.

KESEHATAN | 11 Oktober 2019

Remaja Perkotaan Rentan Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Pada usia remaja, masalah kesehatan yang dominan adalah masalah kesehatan jiwa.

KESEHATAN | 11 Oktober 2019

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Selesaikan Masalah

Penetapan iuran di bawah nilai kewajaran tanpa disertai tanggungjawab pemenuhan selisihnya, merupakan tindakan mencelakai program JKN.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Cegah Stunting dengan MPASI Buah

Pentingnya pemberian makanan selingan atau snack adalah untuk memastikan agar jumlah asupan dan nutrisi Si Kecil terpenuhi dengan baik.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Perubahan Gaya Hidup Dorong Peningkatan Penderita Penyakit Jantung

Penyakit jantung menduduki peringkat kedua tertinggi setelah stroke untuk tingkat kematian terbanyak di Indonesia.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Tak Patuh Bayar Iuran JKN-KIS, Peserta Mandiri Kena Sanksi

Pemerintah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) yang akan mengatur pemberian sanksi layanan publik kepada peserta JKN-KIS yang menunggak.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Penderita Penyakit Katastropik Tambah Beban Pembayaran BPJS Kesehatan

Jumlah biaya katastropik pembebanan Januari sampai dengan Desember 2018 sebesar Rp 20,42 triliun dan Januari sampai dengan Mei 2018 sebesar Rp 20 triliun.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Bappenas Dorong Bahan Baku Obat Diproduksi Dalam Negeri

Ketergantungan Indonesia terhadap bahan baku untuk produk obat dan alat kesehatan impor masih tinggi, sebab 95% bahan baku masih impor.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS