Wapres Tegaskan Pentingnya ASI untuk Cegah Stunting
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Wapres Tegaskan Pentingnya ASI untuk Cegah Stunting

Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:24 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan bahwa air susu ibu (ASI) menjadi benteng pertama mencegah stunting pada anak. ASI bahkan sangat istimewa karena tidak dapat digantikan makanan atau minuman apapun.

“1.000 hari pertama kehidupan adalah tiang pondasi generasi muda republik ini. Ini adalah periode yang sangat menentukan ke depannya. Jadi, pastikan hak ASI anak-anak kita terpenuhi untuk mewujudkan Indonesia bebas stunting,” kata Wapres Ma'ruf Amin saat pembukaan webinar dalam rangka Pekan Menyusui Sedunia tahun 2020 di Jakarta, Rabu (12/8/2020).

Dalam konteks ASI itu pula, Wapres menyatakan para ibu juga harus memperoleh asupan makanan yang bergizi sejak masa kehamilan hingga melahirkan. Agar dapat menghasilkan ASI dengan kuantitas yang besar dan berkualitas baik.

Baca Juga:Menkes Prioritaskan Penurunan Angka Stunting

Wapres mengatakan, inisiasi pemberian ASI sejak dini secara eksklusif hingga enam bulan pertama dapat mengurangi risiko stunting. Kandungan karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral dalam ASI dapat membantu meningkatkan sistem imunitas pada bayi yang baru lahir sehingga sangat bermanfaat di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Wapres menyebut semahal apapun susu formula tidak akan bisa menandingi kebaikan gizi yang terkandung dalam ASI. Tidak hanya itu, ASI dapat memperkuat hubungan emosional antara ibu dan bayi. Oleh karena itu, Wapres berharap agar para ibu termasuk pekerja perempuan tidak memberikan makanan lain kepada bayinya selama enam bulan pertama.

“Generasi muda hari ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Kalau kita semua sepakat Indonesia harus maju dan unggul, maka kita harus memberikan yang terbaik bagi generasi yang akan memegang estafet kepemimpinan Indonesia ke depan,” tuturnya.

Baca Juga:Jokowi Minta Penurunan Stunting Fokus di 10 Provinsi

Stunting, lanjut Wapres, menjadi ancaman serius bagi anak-anak Indonesia karena tidak hanya berdampak pada tinggi tubuh, tapi juga aspek kognitif. Tingginya prevalensi stunting di Indonesia ini bahkan memosisikan Indonesia ke dalam lima besar negara dengan prevalensi stunting tertinggi di Asia.

“Maka dari itu, tidak bisa tidak persoalan ini harus menjadi perhatian bersama untuk segera dituntaskan,” imbuhnya.

Apalagi, tambah Wapres, beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo telah memerintahkan untuk melakukan percepatan berbagai program penurunan stunting. Presiden meminta penanganan stunting difokuskan pada 10 provinsi yang memiliki prevalensi stunting tertinggi, di antaranya NTT (Nusa Tenggara Timur), Sulbar (Sulawesi Barat), NTB (Nusa Tenggara Barat), Gorontalo, Aceh, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.

“Saya optimistis, dengan kerja keras dan kerja bersama angka prevalensi stunting di Indonesia bisa turun hingga 14 persen di tahun 2024 mendatang. Indonesia pasti bisa,” pungkasnya.

Hadir sebagai pembicara dalam acara bertajuk “Invest-ASI Indonesia untuk Bumi yang Lebih Sehat” itu yakni Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan, dan Nutrition Specialist UNICEF Sri Sukotjo. Webinar diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh Indonesia secara virtual.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jangan Bangun Stigma terhadap Pasien Positif Covid-19

Diskriminasi dapat berdampak negatif terhadap kondisi kejiwaan hingga menurunkan imunitas seseorang untuk melawan virus Covid-19.

KESEHATAN | 12 Agustus 2020

Sel Punca Mesenkimal untuk Terapi Covid-19 Masuk Uji Klinis

Kementerian Kesehatan bersinergi dengan perusahaan Biofarmasi Daewoong Infion Korea tengah memersiapkan uji klinis sel punca Mesenkimal tersebut.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020

Kulit Tangan Kering karena Hand Sanitizer, Ini Cara Mengatasinya

Jaga kelembapan tangan dengan minum air putih dan lotion yang tepat.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020

Khofifah Sebut Peran Ibu Jauh Lebih Besar Selama Pandemi

Menurut Khofifah, pandemi virus corona (Covid-19) telah banyak mengubah sendi kehidupan, termasuk dalam keluarga.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020

Satgas Covid-19 Minta Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning dan Hijau Jangan Dipaksakan

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan rencana pembelajaran di sekolah dengan tatap muka jangan dipaksakan.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Aktif Indonesia di Bawah Rata-rata Dunia

Menurut Wiku Adisasmito Jumlah kasus aktif pasien Covid-19 di Indonesia lebih rendah jika dibandingkan jumlah kasus aktif dunia.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020

BPOM Pastikan Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sesuai Protokol

BPOM memastikan uji klinis vaksin produksi Sinovac Tiongkok itu dilaksanakan sesuai protokol.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020

Kasus Covid-19 Tambah 1.693, Ini Sebarannya

Terdapat tambahan 1.693 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir sampai Selasa (11/8/2020). DKI Jakarta kembali menjadi penyumbang terbanyak dengan 462.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020

Erick Thohir: Belum Banyak Negara Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sampai Tahap 3

Menurut Erick Thohir tidak banyak negara atau lembaga penelitian yang sudah mencapai uji klinis hingga tahap ketiga.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020

Update Covid-19: Tambah 1.693, Kasus Positif di Indonesia Jadi 128.776

Terdapat tambahan 1.693 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir sampai Selasa (11/8/2020) pukul 12.00 WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia kini 128.776.

KESEHATAN | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS