Menristek: Pemberian Vaksin Bisa Lebih dari Sekali
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Menristek: Pemberian Vaksin Bisa Lebih dari Sekali

Rabu, 9 September 2020 | 13:39 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan ada kemungkinan pemberian vaksin bisa lebih dari sekali untuk setiap individu.

“Yang harus diperhatikan juga dari penelitian di tahap awal, ada kemungkinan pemberian vaksin ini bisa lebih dari sekali untuk setiap individu,” kata Bambang Brodjonegoro selaku Ketua Tim Vaksin Merah Putih seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/9/2020).

Karena itu, pemerintah harus siap memproduksi vaksin Merah Putih dengan jumlah minimal dua kali lipat dari populasi penduduk Indonesia yang berjumlah 270 juta jiwa.

“Jadi kalau penduduk kita itu sekitar 270 juta pada hari ini misalkan. Maka yang harus di vaksinasi nanti atau vaksinasi yang diberikan berarti ya minimal 540 juta,” ujar Bambang Brodjonegoro.

Melihat jumlah vaksin Merah Putih yang dibutuhkan sangat besar, maka tidak mungkin dapat dilaksanakan oleh PT BioFarma sendirian. Karena itu, pihaknya menggandeng beberapa perusahaan farmasi swasta untuk berkolaborasi dalam memproduksi vaksin Merah Putih.

“Dan otomatis ini membutuhkan kapasitas produksi yang besar. Dan karena itu lah kami mengajak BioFarma melakukan ekspansi dan perusahaan-perusahaan farmasi swasta lain untuk ikut mendukung,” jelas Bambang Brodjonegoro.

Sebelumnya, Menteri Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro mengatakan selain PT BioFarma, pemerintah juga akan menggandeng perusahaan farmasi swasta untuk memproduksi vaksin Merah Putih.

“Untuk menunjang produksinya, selain BioFarma yang tahun depan merencanakan bisa memproduksi 250 juta dosis per tahun, kami di dalam konsorsium vaksin Merah Putih juga akan mengundang beberapa perusahaan farmasi swasta untuk ikut memproduksi vaksin Covid-19,” kata Bambang Brodjonegoro.

Sejauh ini, lanjut Bambang, sudah ada tiga perusahaan farmasi swasta yang potensial menyatakan kesiapan untuk membantu produksi vaksin Merah Putih. Hanya saja, mereka harus segera mengurus izin ke BPOM untuk cara pembuatan vaksin yang baik. Juga harus menyiapkan line of production khusus untuk vaksin Covid-19.

Dengan tambahan dari perusahaan farmasi swasta ini, Bambang mengharapkan Indonesia mempunyai kemandirian dalam penyediaan pengembangan vaksin Covid-19 ini.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Perintahkan Tim Vaksin Merah Putih Kerja Cepat

Presiden Jokowi memerintahkan tim Vaksin Merah Putih bekerja dengan cepat tanpa mengabaikan prosedur pembuatan sehingga vaksin Covid-19 aman.

KESEHATAN | 9 September 2020

Ditemukan Dugaan Efek Samping, AstraZeneca Tunda Uji Klinis Vaksin Covid-19

STAT News melaporkan salah satu partisipan uji klinis vaksin Covid-19 AstraZeneca mengalami efek samping yang serius.

KESEHATAN | 9 September 2020

Satgas: Ada 4 Tujuan Dibentuknya Tim Percepatan Vaksin Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan ada empat tujuan dibentuknya Tim Percepatan Pengembangan Vaksin Covid-19.

KESEHATAN | 8 September 2020

Tekan Klaster Perkantoran, Sistem Kerja ASN Diatur Berdasar Zona Risiko

Satgas Covid-19 menyatakan Menteri PAN dan RB telah mengeluarkan surat edaran tentang sistem kerja pegawai ASN dalam tatanan normal baru.

KESEHATAN | 8 September 2020

Satgas Soroti Penurunan Kasus Sembuh Covid-19

Satgas Covid-19 menyoroti angka kesembuhan pasien Covid-19 mingguan secara nasional yang mengalami penurunan sebesar 13,64 persen dibanding pekan lalu.

KESEHATAN | 8 September 2020

Pengembangan Vaksin Merah Putih Butuh Anggaran Rp 280 M

Pemerintah menargetkan awal tahun depan vaksin Merah Putih masuk uji klinis sekaligus diproduksi dalam jumlah besar di tahun yang sama.

KESEHATAN | 8 September 2020

Satgas Sebut Kasus Covid-19 Naik 18,6 Persen

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kasus positif Covid-19 mingguan secara nasional mengalami kenaikan 18,6 persen.

KESEHATAN | 8 September 2020

Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Kembali di Atas 1.000

DKI Jakarta menjadi penyumbang tertinggi kasus harian yang kembali mencapai angka 1.000 atau tepatnya 1.014.

KESEHATAN | 8 September 2020

OTG yang Diisolasi di Wisma Atlet Perlu Rujukan Puskesmas

Orang positif Covid-19 tanpa gejala tidak diperbolehkan isolasi mandiri di rumahnya dan harus menjalani isolasi di RSD Wisma Atlet.

KESEHATAN | 8 September 2020

Erwin Aksa Negatif Covid-19 Setelah Isolasi Mandiri 5 Hari

Pengusaha yang juga politikus Partai Golkar, Erwin Aksa, menyatakan dirinya sudah negatif Covid-19 setelah menjalani isolasi mandiri selama lima hari.

KESEHATAN | 8 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS