Lagi, Kasus Baru Covid-19 Catat Rekor Baru 4.634
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Lagi, Kasus Baru Covid-19 Catat Rekor Baru 4.634

Kamis, 24 September 2020 | 15:47 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Penambahan harian Covid-19 kembali menorehkan rekor baru pada hari ini, Kamis (24/9/2020). Dari data kementerian kesehatan selama 24 jam terakhir sampai Kamis (24/9/2020) siang, tercatat adanya penambahan kasus baru sebanyak 4.634.

Jumlah tersebut memecahkan rekor yang sebelumnya tercatat sebanyak 4.465 yang terjadi Selasa (22/9/2020) kemarin. Berarti dalam waktu lima hari sudah terjadi empat kali rekor kasus baru Covid-19 atau keempat kalinya secara beruntun terjadi penambahan kasus baru di atas 4.000.

Sebelumnya rekor di atas angka 4.000 terjadi pada tanggal 19 September 2020 sebanyak 4.168. Lalu terpecahkan dua hari kemudian sebanyak 4.176, berselang dua hari lagi terpecahkan sebanyak 4.465, dan hari ini kembali pecah dengan rekor baru 4.634.

Tingginya penambahan itu tidak lepas dari banyaknya spesimen yang diperiksa yakni sebanyak 42.564. Dengan penambahan ini maka total kasus baru Covid-19 di Indonesia menjadi 262.022.

Untuk kasus sembuh bertambah 3.895 menjadi 191.853. Untuk kasus meninggal bertambah 128. menjadi 10.105. Kasus suspek jumlahnya mencapai 109.541.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Erick Thohir: Kapasitas Pengetesan dan RS Terus Ditambah

Per Rabu (23/9), pemeriksaan spesimen harian Covid-19 mencapai 38.181, melebihi standar WHO, dan persentase pasien sembuh mencapai 73%.

KESEHATAN | 24 September 2020

Klaster Keluarga Meningkat, Menteri PPPA Usulkan Protokol Kesehatan Keluarga

Selama protokol kesehatan keluarga belum ada, Bintang mengajak seluruh keluarga di Indonesia tetap menggunakan masker di rumah.

KESEHATAN | 24 September 2020

Pandemi Covid-19 di Indonesia Belum Mencapai Puncak

Pakar epidemiologi dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, mengatakan pandemi Covid-19 belum mencapai puncak.

KESEHATAN | 24 September 2020

Erick Thohir: Pemerintah Perkuat Upaya Penanganan Covid-19

Per Rabu (23/9/2020), pemeriksaan spesimen harian Covid-19 mencapai 38.181, melebihi standar WHO.

KESEHATAN | 24 September 2020

Synbiotech dan Lonza Luncurkan Sport Probiotic ke Pasar Global

Kemitraan Synbiotech dan Lonza akan saling memanfaatkan keunggulannya masing-masing dalam bidang penelitian ilmiah.

KESEHATAN | 24 September 2020

Data Kasus Covid-19 Tidak Sinkron, Kemkes: Lab RS Paling Malas Kirim Data ke Pusat

Padahal, data yang tidak sinkron ini akan berdampak pada ketersediaan kapasitas, seperti alat pelindung diri (APD).

KESEHATAN | 23 September 2020

Data Kasus Covid-19 Tidak Sinkron, Kemkes: Semua Tergantung Laporan Laboratorium

Yurianto mengatakan, lab di daerah kerap lupa dan malas mengirim data ke aplikasi yang akan diakses oleh pemerintah pusat.

KESEHATAN | 23 September 2020

IDI: Pelacakan Kontak Indonesia Belum Penuhi Standar WHO

Berdasarkan data terakhir pada Mei lalu, pelacakan yang dilakukan Pemprov DKI hanya menyasar 3 kontak untuk setiap 1 kasus atau pelacakan kontak 1:3.

KESEHATAN | 23 September 2020

Perokok Punya Risiko 14 Kali Lipat untuk Mati karena Covid-19

Perokok berisiko terkena Covid-19 lebih tinggi karena terjadi gangguan sistem imunitas saluran napas dan paru akibat asap rokok.

KESEHATAN | 23 September 2020

Gambar "Seram" di Bungkus Rokok Kurang Besar, Ahli: Tidak Efektif untuk Kurangi Konsumsi

Gambar seram baru efektif membuat orang berpikir dua kali untuk merokok kalau ukurannya mendominasi atau 90% dari bungkus rokok.

KESEHATAN | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS