JPU Nilai Terjadi Keonaran Akibat Kebohongan Ratna Sarumpaet
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

JPU Nilai Terjadi Keonaran Akibat Kebohongan Ratna Sarumpaet

Selasa, 28 Mei 2019 | 14:29 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menggelar sidang lanjutan kasus penyebaran berita bohong terdakwa Ratna Sarumpaet, dengan agenda pembacaan tuntutan, hari ini, Selasa (28/5/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU), menilai telah terjadi keonaran akibat kebohongan yang diproduksi Ratna Sarumpaet. Sebaliknya, saksi dan ahli yang dihadirkan penasihat hukum terdakwa menganggap kalau kebohongan itu sudah selesai ketika yang bersangkutan meminta maaf pada saat jumpa pers.

"Massa membakar ban di depan Polda Metro Jaya, mendesak tangkap pelaku penganiayaan Ratna Sarumpaet, banyak juga pro kontra di media sosial, sehingga masyarakat saling curiga dan saling menuduh," ujar JPU Daru Tri Sadono, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (28/5/2019).

Daru menambahkan, berdasarkan keterangan saksi ahli keonaran berarti keributan. "Maksud dari keributan itu tidak hanya anarkis tapi juga membuat gaduh, membuat heran, membuat orang bertanya-tanya," ungkapnya.

Sementara itu, Daru menyampaikan, JPU meragukan keterangan saksi dan ahli yang didatangkan pihak penasihat hukum terdakwa Ratna Sarumpaet. Sebab, mereka menganggap kebohongan itu sudah selesai ketika Ratna minta maaf.

"Dapat terlihat semua saksi yang dihadirkan penasehat hukum terdakwa yang sedari awal sudah dinyatakan bahwa kasus yang terjadi pada diri terdakwa, dengan adanya pengakuan atas berbohong dari terdakwa dianggap kasus tersebut sudah selesai," kata Daru.

Menurut Daru, saksi dan ahli dari penasihat hukum juga memberikan keterangan yang seakan-akan terdakwa Ratna dalam kondisi kurang sehat secara psikologis atau depresi ketika membuat kebohongannya.

"Seakan-akan terdakwa mengalami depresi dengan harapan melepaskan terdakwa dari tanggungjawab pidana," tandasnya.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, hingga berita ini dibuat, JPU masih membacakan berkas tuntutan secara bergantian. Sidang sendiri baru dimulai sekitar pukul 13.00 WIB, dari agenda awal pukul 10.00 WIB. Sebab, majelis hakim harus memimpin sidang lainnya terlebih dulu.

Diketahui, JPU mendakwa Ratna melanggar Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan Pasal 28 juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Usung Kebersamaan, Umat Nasrani Bogor Gelar Buka Puasa Bersama di Gereja

Di Kota Bogor tidak ada warganya yang ribut tentang agama.

MEGAPOLITAN | 27 Mei 2019

Ciduk 9 Pelaku, BNN Sita 25 KG Sabu di Kepri

Barang bukti narkotika tersebut disimpan oleh para tersangka di dalam sebuah speaker guna mengelabui petugas.

MEGAPOLITAN | 28 Mei 2019

Masuki Arus Mudik, Polres Jakut Ingatkan Bahaya Kebakaran

Kepolisian akan melakukan patroli dan pengamanan ekstra kepada masyarakat yang melaporkan atau menitipkan rumahnya yang dalam kondisi kosong.

MEGAPOLITAN | 28 Mei 2019

Kaji Ulang Kenaikan Tol Jakarta - Cikampek

Pemerintah diminta segera membatalkan kenaikan tarif tol Jakarta - Cikampek yang dinilai melanggar UU Jalan dan merugikan masyarakat.

POLITIK | 28 Mei 2019

PT KAI Daop 1 Jakarta Rekayasa Pola Operasi Kereta

‎Pola operasi BLB ini berlaku mulai keberangkatan KA 10 (Argo Dwipangga) tujuan Solo sampai dengan KA 34 (Argo Parahyangan) tujuan Bandung.

MEGAPOLITAN | 28 Mei 2019

Polisi Identifikasi Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 22 Mei

Hingga saat ini penyidik masih terus mendalami dan memetakan aksi kerusuhan yang diduga kuat telah direncanakan tersebut.

MEGAPOLITAN | 28 Mei 2019

Kesetaraan dalam Beribadah di Masjid Ramah Disabilitas

Masjid ramah disabilitas ada di Masjid Jami An Ni’mah, Pondok Labu, Masjid Al Mukarromah, Pesanggrahan, dan Masjid El-Syifa, Ciganjur.

MEGAPOLITAN | 28 Mei 2019

Jalan MH Thamrin Dibuka, Layanan Transjakarta Kembali Normal

Dengan dibukanya kembali Jalan MH Thamrin, maka layanan Transjakarta di koridor 1 (Blok M-Kota) kembali normal.

MEGAPOLITAN | 28 Mei 2019

Ratna Pasrah Dengarkan Tuntutan Jaksa

Ratna mengaku, pasrah terkait tuntutan yang akan dibacakan JPU dalam persidangan hari ini.

MEGAPOLITAN | 28 Mei 2019

Sidang Tuntutan Ratna Sarumpaet Digelar Hari Ini

Penasihat hukum berharap JPU dapat mengajukan tuntutan berdasarkan fakta-fakta materil yang ada di persidangan.

MEGAPOLITAN | 28 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS