Polisi Tekankan Peran RT/RW Cegah Warga dari Bahaya Narkotika
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Polisi Tekankan Peran RT/RW Cegah Warga dari Bahaya Narkotika

Sabtu, 2 November 2019 | 20:26 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pencegahan dinilai merupakan langkah utama dalam mengatasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Masyarakat harus bisa saling menjaga agar tidak menjadi korban bahaya narkotika.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan sistem pranata sosial, Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) harus bisa menjaga warganya dari bahaya narkoba. Sehingga tidak ada yang terjerumus atau menjadi korban.

"Kalau tidak ada yang menggunakan, maka pasar (narkotika) akan tutup sendiri. Itu yang difokuskan. Kalau kita menangkap terus nggak ada habisnya," ungkap Argo, Sabtu (2/11/2019).

Kendati demikian, upaya penindakan juga perlu dilakukan untuk mengantisipasi peredaran narkotika, termasuk mengungkap jaringan pengendali, bandar besar atau pemilik narkotika.

Berdasarkan catatan Beritasatu.com, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, setidaknya merilisi tiga pengungkapan atau penindakan kasus peredaran narkotika dalam satu pekan belakangan ini.

Pertama, penyidik merilis penangkapan seorang pengedar berinisial MT alias MU, lantaran nekat menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu seberat 226 gram menggunakan modus swallower atau dimasukkan ke dalam perut melalui anus, dengan menumpang pesawat terbang dari Batam menuju Jakarta.

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu Dimasukkan ke Anus

Tersangka MU ditangkap di Terminal Kedatangan 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (16/10/2019) lalu. Kemudian, penyidik membawanya ke Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya untuk mengeluarkan narkotika yang dimasukkan ke dalam bagian tubuhnya.

Hasilnya, dokter mengeluarkan tiga bungkus plastik berisolasi hitam berbentuk kapsul berisi sabu-sabu seberat 226 gram dari dalam tubuh tersangka MU.

Kedua, penyidik menggulung empat pengedar narkotika jaringan Malaysia-Jakarta berinisial IM, AS, AB, dan IS, termasuk menyita barang bukti 21 kilogram sabu-sabu, di Riau. Pengungkapan kasus ini merupakan pengembangan dari tertangkapnya tersangka E dan AY, dengan barang bukti sabu-sabu, di Serpong, Tangerang Selatan, tanggal 8 Agustus 2019 lalu.

Awalnya, penyidik menangkap tersangka AB dengan barang bukti 2 gram sabu-sabu, di sebuah hotel, di Riau, Sabtu 12 Oktober 2019. Sejurus kemudian, penyidik melakukan pengembangan ke hotel lain, dan menangkap AS, ketika akan masuk parkiran.

Polda Metro Tangkap 4 Pengedar Sabu Jaringan Malaysia-Jakarta

Penyidik menyita dua tas berisi 10 kilogram dan 11 kilogram sabu-sabu yang diletakkan di bangku belakang mobil. Selanjutnya, polisi menangkap tersangka IM dan IS yang sedang menunggu AS di dalam hotel.

Berdasarkan hasil interogasi, AS mendapatkan barang haram itu dari tersangka J yang masih buron, di Malaysia. AS mengambil barang itu menggunakan speed boat dari Batam menuju Johor Malaysia. Begitu pun sebaliknya.

Tersangka AS sempat menyembunyikan barang haram itu di semak-semak selama satu hari, di kawasan Batam. Selanjutnya, paket sabu-sabu itu diambil dan dibawa ke Bengkalis menggunakan mobil.

Ketiga, penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, menangkap 15 tersangka terkait peredaran narkotika jenis sabu-sabu jaringan Batam-Lampung-Jakarta. Sebanyak 61,3 Kilogram sabu-sabu disita dari tangan para tersangka.

Tangkap 15 Pengedar, Polisi Sita Sabu-sabu 61 Kg

Para tersangka berinisial YA, JM, MH, MS, MD, RS, EM, TMI, MD, AF, ZZ, RR, AA, MN, dan MM itu ditangkap, di kawasan Beji, Depok; Sentul, Bogor; Batam; Pekanbaru hingga Lampung, mulai tanggal 19 September hingga 22 Oktober kemarin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemprov DKI Siapkan Aturan PKL dan Kendaraan di Trototar

Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera mengatur pedagang kaki lima (PKL) dan kendaraan yang kerap menggunakan trotoar sehingga mengganggu pejalan kaki.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

Fantastis, DKI Anggarkan Rp 1,1 Triliun untuk Trotoar

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengatakan pihaknya menganggarkan biaya paling besar untuk pembuatan trotoar sebesar Rp 1,1 triliun.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

Anies Akan Beri Sanksi PNS Salah Input Anggaran

Anies mengungkapkan sudah membentuk tim ad hoc untuk memeriksa PNS.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

Dalam E-Budgeting Baru, Anies Akan Buat Tiga Jalur Khusus Anggaran

"Ini adalah proses pertumbuhan aplikasi yang bisa memenuhi kebutuhan kita,” tukas Anies Baswedan.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

Anies Akan Upgradding Sistem e-Budgeting Era Ahok

Pemprov DKI Jakarta menggunakan sistem e-budgeting lama dalam menyusun rancangan APBD 2020.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

Korlantas Wacanakan STNK Berbentuk Kartu

Kartu STNK bentuk kartu akan dilengkapi chip, dinilai lebih kuat fisiknya, modernisasi dalam pencatatan dan penyimpanan data, serta memiliki fitur keamanan.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

15 Desa Rawan Konflik, Polres Bogor Pastikan Pilkades Aman

Selain 2.000 personel polisi, ada 3.000 personel gabungan dari TNI, Sat Pol PP, dan Linmas.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

Piala Dunia U-20, Pemkab Bogor Anggarkan Rp 100 Miliar

“Taman-taman dan lahan itu harus dipercantik lagi. Kita harus siap menjadi tuan rumah yang baik dan bisa memberikan fasilitas yang memadai,” tegasnya.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

Harga Mi Penyumbang Inflasi DKI Jakarta Oktober 2019

Kelompok makanan jadi penyumbang inflasi tertinggi sebesar 1,01 persen.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019

Pemukiman Warga Cipinang Melayu Terendam Banjir

Diduga imbas dari penutupan saluran air di sekitar proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

MEGAPOLITAN | 2 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS