Polisi Selidiki Laporan Atlet MMA soal Dugaan Penipuan
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

Polisi Selidiki Laporan Atlet MMA soal Dugaan Penipuan

Jumat, 13 Desember 2019 | 21:42 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi menyelidiki laporan atlet olahraga Mix Martial Art (MMA) Sunoto, terkait kasus dugaan penipuan soal uang royalti yang diduga dilakukan seseorang bernama Adri Andika Kumara.

"Ya memang betul laporan sudah masuk, yang melaporkan langsung inisial S melaporkan A," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Jumat (13/12/2019).

Dikatakan Yusri, kronologi kasus dugaan penipuan itu bermula ketika pelapor diajak sebuah event organizer (EO), mengikuti sebuah kegiatan bakti sosial.

"Di situ sudah disepakati ada pembayaran, tetapi sampai dengan ditunggu-tunggu ternyata pembayarannya tidak masuk ke rekening yang bersangkutan. EO-nya sudah dihubungi, dan EO menyampaikan sudah melakukan pembayaran, tapi diduga masuk ke rekening terlapor (Adri)," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, penyidik sudah meminta keterangan pelapor dan tiga orang saksi. "Ini masih didalami dulu ya. Ini laporannya baru dibuat pagi tadi. Ini akan didalami dulu apakah unsur-unsurnya masuk, ada unsur penipuan seperti yang dipersangkakan," katanya.

Rian Hidayat, selaku kuasa hukum Sunoto mengatakan, kasus dugaan penipuan ini bermula ketika kliennya diminta menjadi motivator dalam sebuah kegiatan yang digelar oleh event organizer, di kawasan Cipanas, Bogor, tanggal 21-23 Oktober 2019 lalu.

"Berkaitan dengan adanya kegiatan dengan event organizer bela diri, seharusnya klien kami mendapatkan hak-haknya. Namun, diduga adanya pemalsuan permohonan pembayaran tersebut ke rekening yang diduga dilakukan oleh Adri Andika Kumara. Karena itu, uang itu akhirnya ke Adri," kata Rian.

Dikatakan Rian, kliennya sudah menanyakan kepada Adri perihal permasalahan itu pada tanggal 22 November 2019 lalu. Namun, hingga saat ini jawabannya tidak jelas.

"Padahal kami sudah mendapat bukti dari pihak EO-nya, tanggal 4 November 2019 itu sudah dibayarkan. Pada saat jadi motivator itu kan mendapatkan fee, mendapatkan bayaran. Bayaran tersebutlah yang diduga ada surat dipalsukan, akhirnya dibayarkannya bukan ke klien saya, tapi ke yang diduga Adri Andika Kumara," jelasnya.

"Ada beberapa rangkaian yang diduga pemalsuan tadi, diduga tidak jujur melakukan transfer, diduga lagi katanya sudah mengirimkan, namun saat ini belum ada pengiriman. Karena itulah kami memasukkan pelaporan di sini Pasal 378 KUHP," tambahnya.

Sementara itu, Sunoto mengungkapkan, Adri sudah dikenalnya sejak tahun 2012 lalu dan selalu mendampinginya ketika berlaga di dalam maupun di luar negeri, sehingga sudah seperti asisten.

"Jadi setiap event apapun itu kayak saya main di mana pun, di Jepang, di Tiongkok, di mana dia selalu mendampingi saya. Jadi kayak misalkan saya ada main di sana-di sini itu melalui dia, apapun melalui dia. Kayak kasus yang saya laporkan ini juga melalui dia," ucap Sunoto.

Menurut Sunoto, dirinya sudah mengkonfirmasi perihal masalah itu kepada Adri. Namun, Adri tidak memberikan jawaban yang jelas.

"Sebenarnya sampai saya laporkan, ibaratnya karena saya sudah capek, sudah capek dengan janji dia mau balikin-balikin bahkan sempat itu tadi mengirim bukti-bukti kalau dia sudah transfer, tetapi ternyata nggak ada," tandasnya.

Laporan Sunoto tercatat dengan nomor: LP/8086/XII/2019/PMJ/Dit.Reskrimum, Jumat (13/12/2019), terkait dugaan penipuan yang dimaksud dalam Pasal 378 KUHP.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasus Persekusi Anggota Banser, Polisi Minta Keterangan Saksi Ahli

Penyidik sudah menangkap tersangka HA (30), dan dilakukan penahanan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

Direktur Keuangan Bank DKI Raih Penghargaan Best CFO

Penghargaan diberikan kepada 20 bank yang memilik pertumbuhan kinerja keuangan terbaik.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

597 Aparat Kepolisian Akan Amankan DWP 2019

Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019 digelar selama tiga hari, 13-15 Desember 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

DKI Pastikan Djakarta Warehouse Project 2019 Taati Aturan

"Penyelenggara telah berkomitmen secara tertulis yang menyatakan bahwa akan taat melaksanakan semua ketentuan,” kata Alberto Ali.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

Dana Talangan DP Nol Rupiah Dipotong, DKI Sesuaikan Target

Kepala UPT DP Nol Rupiah Dzikran Kurniawan mengatakan dengan pemotongan ini, maka pihaknya akan mencari jalan keluar lewat skema pendanaan yang lebih kreatif.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

Polisi Tahan Pelaku Persekusi Anggota Banser

Pelaku terancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

Hingga 2021, Akan Dibangun 4.180 Unit Hunian DP Nol Rupiah

Pemprov DKI berencana membangun 14.564 unit rusunawa hingga 2022 mendatang.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

Untuk Dapatkan Hunian DP Nol Rupiah, Warga Terbentur Pengecekan Bank

Dari 1.790 orang yang memenuhi kriteria rumah, baru sekitar 210 yang sudah menempati atau akad dan 225 permohonan disetujui.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

DP Nol Rupiah Lamban, Jakarta Masih Butuh Banyak Rumah untuk Warganya

Masih ada sebanyak 48,91 persen penduduk DKI Jakarta yang tidak mempunyai tempat tinggal milik sendiri.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019

8,32 Ton Sampah Masuk Teluk Jakarta Setiap Hari

Sampah plastik didominasi styrofoam.

MEGAPOLITAN | 13 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS