Klinik Aborsi Ilegal Paseban, Polisi Buru Dokter Pengganti
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Klinik Aborsi Ilegal Paseban, Polisi Buru Dokter Pengganti

Selasa, 18 Februari 2020 | 06:16 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Sub Direktorat Sumber Daya Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, terus melakukan pengembangan terkait pengungkapan kasus klinik aborsi ilegal, di Jalan Paseban Raya Nomor 61 RT02 RW 07 Kelurahan Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Saat ini, penyidik sedang memburu seorang dokter berinisial S yang menggantikan posisi tersangka MM alias dokter A (46) melakukan kegiatan aborsi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, dalam kurun waktu 3 bulan belakangan tersangka MM alias dokter A mengalami sakit sehingga tidak lagi melakukan praktik aborsi di Klinik Namora atau biasa dikenal Klinik Paseban. Tugasnya kemudian digantikan seorang dokter berinisial S.

"Dokter A ini kan sedikit sudah terganggu kesehatannya, sehingga tidak melakukan aborsi. Sebelumnya itu dia sendiri yang melakukan. Untuk menggantikan, dia merekrut satu mitra lagi namanya dokter S, dan ini yang kita sedang lakukan pengejaran. Dokter S inilah yang telah melakukan tindakan aborsi di sana setelah dapat pasien dari bidan yang ada," ujar Yusri, Senin (17/2/2020).

Bongkar Klinik Aborsi di Paseban, Polisi Tangkap 3 Residivis

Sementara itu, pemasok pasien bukan hanya tugas dari tersangka RM (54) yang berperan sebagai bidan. Berdasarkan keterangan, kurang lebih ada 50 bidan yang diduga bekerjasama dengan klinik ini, termasuk dibantu sekitar 100 calo.

"Jadi hasil pengembangan dari hasil pemeriksaan para tersangka ini bukan cuma si bidan RM saja sebagai pemasok pasien yang melakukan aborsi di sana. Ternyata hampir kurang lebih 50 bidan lagi," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, modusnya adalah para bidan mempromosikan jasa praktik aborsi dengan dokter profesional, tempat bagus dan harga terjangkau melalui media sosial. Ketika mendapatkan konsumen, pasien akan dibawa ke Klinik Paseban.

"Mereka juga punya kaki tangan lagi hampir sekitar 100 calo untuk mencari pasien menggunakan kartu nama yang ada. Nanti ditujukkan kepada bidan, dan nanti bidan itu yang mengantar ke sana. Itu yang dilakukan para sindikat ini," katanya.

Yusri menuturkan, penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap dan menangkap sindikat klinik aborsi ilegal ini.

Komnas PA Minta Tersangka Klinik Aborsi Dijerat UU Perlindungan Anak

"Ini kan baru tiga (tersangka) dulu, kita masih mengejar yang lain lagi. Tim masih bekerja di lapangan, tunggu saja hasilnya seperti apa. Termasuk di dalamnya dokter S, kita masih mengejar terus yang bersangkutan," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tolong Penderita Serangan Jantung, Polantas Diberi Penghargaan dari Ombudsman

Ombudsman RI memberikan penghargaan kepada polantas Bripka Sigit Prabowo sebagai pelayan publik teladan.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

Anies soal Polemik Formula E: Sudah Dijelaskan Sekda

Anies menyerahkan penjelasan polemik Formula E tersebut ke Sekda DKI Saefullah.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

Tes Rambut, Lucinta Luna Positif Amphetamin

Polisi mengamankan Lucinta Luna dan tiga rekannya pekan lalu karena mengonsumsi psikotropika.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

Terpapar Radiasi Nuklir? 9 Warga Tangsel Diperiksa

Hasil dari pemeriksaan WBC ini diharapkan keluar setelah 2 atau 3 hari ke depan.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

Pemilihan Wagub DKI Digelar Akhir Februari

Pendamping Gubernur Anies Baswedan dipastikan akan terpilih pada akhir Februari 2020.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

LRT Jakarta Gandeng Bank DKI

Kerja sama LRT dengan Bank DKI merupakan wujud sinergi antar BUMD DKI.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

Sidang Gugatan Class Action Banjir Jakarta Batal Digelar

Pengadilan belum belum siap menggelar sidang class action soal banjir.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

Anies Baswedan Sebut MRT Wujud Kesetaraan

Menurut Anies, siapa saja bisa menggunakan MRT dengan kelas yang sama.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

Pemilik Restoran dan Laundry di Bekasi Berpotensi Jadi Wajib Pajak

Petugas pajak bersama pemerintah akan menyisir para pengusaha restoran ataupun laundry yang dapat menjadi wajib pajak.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020

Hanya Restoran dan Bar, Black Owl PIK Pastikan Tak Ada Peredaran Narkoba

Pihak Black Owl akan meningkatkan pengawasan terhadap pengunjung yang hendak datang untuk memastikan tidak ada transaksi narkoba.

MEGAPOLITAN | 17 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS