Ini SOP Pemulasaran Hingga Penguburan Jenazah Corona di DKI Jakarta
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Ini SOP Pemulasaran Hingga Penguburan Jenazah Corona di DKI Jakarta

Selasa, 24 Maret 2020 | 19:26 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan pihaknya telah membuat Surat Edaran Dinkes Pemprov DKI Nomor 55/SE/Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemulasaran Jenazah corona (Covid-19) di DKI Jakarta. Surat edaran ditujukan kepada para direktur Rumah Sakit pemerintah/swasta, para kepala suku dinas kesehatan kabupaten/kota administrasi dan para kepala puskesmas kecamatan.

Widyastuti mengatakan SE tersebut adalah tindak lanjut dari Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Covid-19. Kondisi wabah corona dibutuhkan komitmen dan tanggung jawab semua pihak untuk bekerja sama menyelesaikan masalah termasuk dalam pelaksanaan pemulasaran jenazah pasien corona.

"Pelaksanaan pemulasaran jenazah pasien Covid-19 harus memperhatikan dan mengikuti Standar Operasional Presedur (SOP) Pemulasaran Jenazah Covid-19 yang bertujuan untuk mencegah transmisi atau penularan penyakit dari jenazah ke petugas, pengunjung dan ke lingkungan," tulis Widyastuti dalam SE tersebut.

Pasien dalam Pengawasan (PDP) atau probabel yang meninggal namun belum ada hasil pemeriksaan Covid-19, kata Widyastuti, pemulasaran jenazah diperlakukan sebagai terkonfirmasi Covid-19.

"Edaran ini untuk menjadi perhatian dan agar dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta penuh tanggung jawab," tutup Widyastuti dalam SE tersebut.

Berikut Prosedur yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan pemulasaran jenazah pasien Covid-19:

A. Ruang Rawat/Kamar Isolasi

1. Petugas
a. Persiapan: Seluruh petugas pemulasaran jenazah harus menjalankan kewaspadaan standar ketika menangani pasien yang meninggal akibat penyakit menular,
b. Petugas memberikan penjelasan kepada pihak keluarga tentang penanganan khusus bagi jenazah yang meninggal dengan penyakit menular (Penjelasan tersebut terkait sensitivitas agama, adat istiadat, dan budaya)
c. Jika ada keluarga yang ingin melihat jenazah, diizinkan dengan syarat memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap sebelum jenazah masuk kantong jenazah
d. Petugas yang menangani jenazah memakai APD lengkap (gaun sekali pakai, lengan panjang dan kedap air, sarung tangan nonsteril (satu lapis) yang menutupi manset gaun, pelindung wajah atau kacamata/google (untuk antisipasi adanya percikan cairan tubuh), masker bedah, celemek karet (apron) dan sepatu tertutup yang tahan air.
e.Selain yang disebutkan di atas tidak diperkenankan untuk memasuki ruangan.

2. Perlakuan Terhadap Jenazah
a. Tidak dilakukan suntik pengawet dan tidak dibalsem
b. Jenazah dibungkus dengan menggunakan kain kafan kemudian dibungkus dengan bahan dari Plastik (tidak tembus air), setelah itu diikat
c. Masukan jenazah ke dalam kantong jenazah yang tidak mudah tembus
d. Pastikan tidak ada kebocoran cairan tubuh yang dapat mencemari bagian luar kantong jenazah
e. Pastikan kantong jenazah disegel dan tidak boleh dibuka lagi
f. Lakukan disinfeksi bagian luar kantong jenazah menggunakan cairan desinfektan
g. Jenazah hendaknya dibawa menggunakan brankar khusus ke ruangan pemulasaran jenazah/kamar jenazah oleh petugas dengan memperhatikan Kewaspadaan standar.
h. Jika akan diautopsi hanya dapat dilakukan oleh petugas khusus, autopsi dapat dilakukan jika sudah ada izin dari pihak keluarga dan direktur RS.

B. Ruang PemuIasaran atau Ruang Jenazah

a. Petugas memastikan kantong jenazah tetap dalam keadaan tersegel kemudian jenazah dimasukkan ke dalam peti kayu yang telah disiapkan, tutup dengan rapat, kemudian tutup kembali menggunakan bahan Plastik lalu didesinfeksi sebelum masuk ambulance.
b. Jenazah diletakkan di ruangan khusus, sebaiknya tidak lebih dari 4 (empat) jam disemayamkan di pemulasaran.
c. Petugas memberikan penjelasan kepada keluarga untuk pelaksanaan pemakaman agar jenazah tidak keluar atau masuk dari pelabuhan, bandar udara, atau pos lintas batas darat Negara.

C. Menuju Tempat Pemakaman/Kremasi

a. Setelah semua prosedur pemulasaran jenazah dilaksanakan dengan baik, maka pihak keluarga dapat turut dalam penguburan jenazah tersebut.
b. Jenazah diantar Oleh mobil jenazah khusus dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Hubungi No. 021-5480137 dan 021-5484544) ke tempat pemakaman/tempat kremasi.
c. Pastikan penguburan/kremasi tanpa membuka peti jenazah.
d. Penguburan dapat dilaksanakan di tempat pemakaman umum.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

RM Bumi Aki Buka Dapur Umum untuk Tenaga Medis dan Keluarga Pasien

RM Bumi AKI berkontribusi dengan memberikan makanan yang sehat bagi para petugas medis dan juga untuk anggota keluarga pasien.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Pasien Positif Corona di Depok Bertambah 2 Orang

Pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Depok bertambah 21 orang menjadi 142 orang.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Pemprov DKI: Jenazah Covid-19 Diperlakukan Khusus

Semua pihak harus mengikuti Standar Operasional Presedur (SOP) pemulasaran jenazah covid-19 yang telah dibuat.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Antisipasi Corona, Layanan Pesan Antar Restoran Dapat Diskon

Ada juga restoran-restoran yang sementara ditutup.

NASIONAL | 24 Maret 2020

Pemprov DKI Sedang Proses Hasil Rapid Test di Jakarta Selatan

Rapid test yang dilakukan Pemprov DKI di Jakarta Selatan berbasiskan pada pengecekan antibodi melalui darah orang yang diambil sampelnya.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Dosen FISIP UI Wafat karena Corona

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia Erwin Indradjaja wafat karena virus corona atau Covid-19.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

PDP Corona Kota Bogor Meninggal Dunia

Dinkes Kota Bogor mencatat dua pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 di Kota Bogor meninggal dunia.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Physical Distancing, PLN Jakarta Raya Minta Pelanggan Laporkan Pemakaian Listrik Lewat Online

Pelanggan pascabayar PLN Jakarta Raya diminta mengirimkan ID Pelanggan dan foto angka yang terdapat pada kWh meter melalui email maupun aplikasi WhatsApp.

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

Hadapi Covid-19, Bina Marga DKI Sediakan Lahan untuk Gudang Logistik

Bina Marga DKI Jakarta telah menyediakan lahan di Jakarta Selatan untuk gudang logistik menghadapi Covid-19 dari Palang Merah Indonesia (PMI).

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020

DPRD Sebut Pemprov DKI Alokasikan Rp 130 M untuk Tangani Covid-19

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 130 miliar

MEGAPOLITAN | 24 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS