Motif John Kei Serang Kerabatnya Lantaran Merasa Dikhianati
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Motif John Kei Serang Kerabatnya Lantaran Merasa Dikhianati

Senin, 22 Juni 2020 | 15:30 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap motif kasus penganiayaan dan penyerangan kelompok John Kei terhadap kelompok Nus Kei, di Duri Kosambi serta Perumahan Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang. John Kei merasa dikhianati oleh Nus Kei yang merupakan kerabatnya soal pembagian uang penjualan atau penjagaan sebidang tanah di Ambon.

"Motif ini adalah sesama, bisa dikatakan masih keluarga antara Jhon Kei dan Nus Kei, dilandasi permasalahan pribadi antara John Kei dengan Nus Kei. Ini motifnya masalah internal antara keduanya, di sini memang Jhon Kei merasa dikhianati soal pembagian uang, intinya di sana," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/6/2020).

Dikatakan Nana, John Kei tidak puas dengan pembagian uang hasil penjualan sebidang tanah, di Ambon. Selanjutnya, mereka saling ancam melalui pesan di telepon genggam.

"Terkait adanya ketidakpuasan pembaagian uang hasil penjualan tanah, tetapi dengan dilandasi tidak adanya penyelesaian kemudian mereka saling mengancam melalui handphone. Ini terungkap setelah kita periksa para pelaku ini," ungkapnya.

Senada, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat mengatakan, latar belakang John Kei menyerang Nus Kei karena merasa dikhianati soal urusan tanah di Ambon.

"Mungkin terkait di Kota Ambon. Tetapi latar belakanganya, motivasinya dia melakukan itu, karena dia merasa dikhianati. Dikhianati dalam hal apa? Urusan tanah itu. Dia merasa dikhianati oleh temannya itu. Loh kenapa merasa dikhianati? Banyak hal, akhirnya berawal dari masalah tanah. Bagaimana tanahnya? Kita juga masih dalami," katanya.

Tubagus menuturkan, penyidik tidak akan terlalu mendalami soal permasalahan tanahnya, namun fokus pada penyidikan kasus penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di Duri Kosambi dan penyerangan yang disertai perusakan di kediaman Nus Kei, di Perumahan Green Lake, Cipondoh, Tangerang.

"Objek penyidikan kita adalah terhadap kekerasan yang dia lakukan. Jadi sebenarnya kita nggak begitu mendalami yang objek awal (kasus tanah), tapi itu merupakan latar belakang sehingga John Kei merasa dikhianati," jelasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Penyerangan di Green Lake dan Duri Kosambi, Polisi Tangkap 30 Tersangka

Setelah membekuk John Kei dan kawan-kawan, tim gabungan melakukan pengembangan dan kembali menangkap lima orang di kawasan Kelapa Gading.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Akademisi Nilai Sekat di Ojol Belum Penuhi Aspek Kesehatan

Djoko mempertanyakan bentuk, ukuran, bahan dasar, dan kemampuan sekat tersebut dalam menciptakan rasa aman bagi pengemudi dan penumpang.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Anies: Opini WTP Laporan Keuangan 2019 Kado HUT ke-492 DKI

WTP ini merupakan penghargaan tertinggi dalam upaya peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan yang telah dilakukan Pemprov DKI.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Anies: Angka Reproduksi Covid-19 Turun Selama 2 Pekan PSBB Transisi

Penurunan angka reproduksi Covid-19 menunjukkan kepatuhan warga untuk mengikuti ketentuan yang berlaku dalam menjalankan protokol kesehatan.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Awal Pekan Ketiga PSBB Transisi, Pengguna KRL Meningkat

Petugas mengoperasikan tiga loket portabel yang diletakkan di area parkir stasiun.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Miras Milik Migran ABK Dimusnahkan

Setelah itu, botol-botol minuman beralkohol tersebut isinya dibuang ke ember, sedangkan botolnya dipecahkan.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

DKI Kembali Raih Prestasi WTP dari BPK

DKI telah meraih prestasi WTP berturut-turut sejak tahun 2017.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Penumpukan Penumpang KRL, Bima: Sistem Sif di DKI Belum Maksimal

Hingga pukul 06.00 WIB, jumlah penumpang yang sudah berangkat dari Bogor menuju Jakarta mencapai 4.000 orang.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

Dua Perampok di Kalisari Dipukuli Warga Setempat

Dua pelaku perampokan di Kalisari, Pasar Rebo dipukul warga hingga babak belur. Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh Polsek Pasar Rebo.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020

HUT DKI, Tidak Ada Gratis Masuk Ancol Seperti Biasanya

Tidak seperti tahun sebelumnya, Pihak Ancol Taman Impian tidak menggratiskan tiket pintu masuk gerbang ke dalam kawasan wisata pesisir Taman Impian Jaya Ancol.

MEGAPOLITAN | 22 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS