Kuasa Hukum Sebut John Kei Tidak Memberi Perintah
INDEX

BISNIS-27 506.098 (-2.99)   |   COMPOSITE 5701.03 (-21.78)   |   DBX 1035.29 (4.23)   |   I-GRADE 166.318 (-0.13)   |   IDX30 494.279 (-1.96)   |   IDX80 129.716 (-0.63)   |   IDXBUMN20 362.653 (1.11)   |   IDXG30 134.441 (-1.2)   |   IDXHIDIV20 440.988 (-0.91)   |   IDXQ30 143.821 (-0.06)   |   IDXSMC-COM 242.747 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 296.284 (-2.64)   |   IDXV30 122.829 (0.78)   |   INFOBANK15 978.195 (1.48)   |   Investor33 426.909 (-3.32)   |   ISSI 166.986 (-1.24)   |   JII 611.564 (-6.71)   |   JII70 209.726 (-1.98)   |   KOMPAS100 1161.89 (-6.87)   |   LQ45 907.882 (-4.42)   |   MBX 1586.58 (-7.86)   |   MNC36 318.65 (-2.24)   |   PEFINDO25 310.515 (-0.4)   |   SMInfra18 285.156 (1.39)   |   SRI-KEHATI 364.469 (-1.96)   |  

Kuasa Hukum Sebut John Kei Tidak Memberi Perintah

Selasa, 23 Juni 2020 | 18:19 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Anton Sudanto selaku kuasa hukum John Kei mengatakan, kalau kliennya tidak memberikan perintah untuk melakukan penyerangan. John Kei dan kawan-kawan saat ini masih menjalani pemeriksaan.

"Tidak-tidak. Nantilah, karena masih dalam penyidikan. Tentu itu kami membantah karena nggak ada bukti sama sekali. Tapi tetap ini masih dalam penyidikan. Jadi biarkanlah diuji dulu oleh penyidik, kita lihat nanti seperti apa perkembangannya," ujar Anton, Selasa (23/6/2020).

Dikatakan Anton, memang benar ada peristiwa penyerangan, tapi harus dikedepankan azas praduga tidak bersalah. "Tidak boleh kita langsung menyalahkan seseorang sebelum ada kekuatan hukum yang tetap," ungkapnya.

Anton menyampaikan, John Kei dan kawan-kawan telah menjalani pemeriksaan terkait kepemilikan senjata tajam sejak Senin malam hingga Selasa siang. Selanjutnya, akan dimintai keterangan terkait kasus penganiayaan di Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

"Tim penasihat hukum sedang mengkaji terus bukti-bukti yang ada karena kami advokasi semua ya. Keluarga bang John Kei dan anak buahnya semua," katanya.

Menyoal apakah sudah sempat bertemu dengan Nus Kei, Anton menuturkan, belum pernah bertemu. "Nggak ada belum, kami belum pernah ketemu. Kami tim penasihat hukum belum pernah ketemu, walaupun kami juga dengar Nus Kei ada di sini (Polda Metro), tapi kami belum bicara itu (soal damai) karena itu belum ranah kami dulu. Kami masih dalam konsentrasi penyidikan," jelasnya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Depok Izinkan Kegiatan Olahraga

Kota Depok saat ini sudah berada dalam zona kuning menuju zona hijau.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Pasar di Depok Fokus Terapkan Protokol Kesehatan

Seluruh pasar di Depok telah dilakukan penyemprotan dan disediakan tempat mencuci tangan yang higienis

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Pemkot Bekasi Gelar CFD 5 Juli

Pemkot Bekasi akan membuka kembali Hari Bebas Kendaraan Bermotor ("car free day"/CFD) mulai 5 Juli 2020 mendatang.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Ketua DPRD DKI Minta CFD Ditinjau Ulang

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi tidak ingin CFD menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Hanya Salah Paham, Nus Kei Tetap Anggap John Kei Saudara

Nus Kei merasa tak pernah ada masalah apapun dengan John Kei yang diketahui mengutus anak buahnya menyerang kediamannya.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Penyerangan oleh Kelompok John Kei, Polisi Dalami Peran 30 Tersangka

Polisi tengah mendalami peran 30 tersangka kasus penyerangan kediaman Nus Kei, di Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang oleh kelompok John Kei.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

PT JIEP Salurkan THR Komisaris dan Direksi untuk Penanganan Covid-19

PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung memberikan bantuan kepada tenaga medis guna membantu penanganan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Pengemudi Ojol yang Tertembak Laporkan John Kei ke Polisi

Pengemudi ojol yang tertembak kelompok John Kei kondisinya kini telah membaik dan dalam pemulihan.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Kasus John Kei, Polisi Masih Kejar Tiga Pelaku dan Senjata Api

Tiga pelaku kelompok John Kei yang melakukan penyerangan masih buron termasuk senjata api yang ditembakkan saat keluar dari Cluster Australia Green Lake City.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020

Pengguna KRL Meningkat, Sistem Sif Mutlak Diterapkan

Dengan sistem kerja bertahap bagi para pekerja sesuai surat edaran tersebut, maka konsentrasi pengguna pada jam-jam sibuk dapat lebih tersebar.

MEGAPOLITAN | 23 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS