Minta Perlindungan Hukum, John Kei Surati Presiden
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Minta Perlindungan Hukum, John Kei Surati Presiden

Senin, 6 Juli 2020 | 17:45 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Tersangka John Kei melalui kuasa hukumnya, berencana menyurati Presiden Joko Widodo untuk meminta perlindungan hukum agar tidak ada pihak yang mengintervensi proses hukumnya terkait kasus penyerangan dan penganiayaan.

"Proses itu sedang berjalan. Hari ini surat ini akan sampai, mudah-mudahan, Insya Allah Presiden Jokowi bisa menerima dengan baik surat kita pemberitahuan bahwa proses ini berjalan dengan baik," ujar Isti Novianti, selaku kuasa hukum John Kei dkk, Senin (6/7/2020).

Sementara itu, pengacara John Kei, Anton Sudanto mengatakan, melalui surat itu pihaknya akan meminta perlindungan hukum agar tidak ada intervensi.

"Kalau surat itu kami meminta pertemuan dengan pak Jokowi, kami ingin menyampaikan bahwa kami meminta perlindungan hukum agar tidak ada pihak-pihak yang intervensi baik itu di Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan. Kami hanya minta perlindungan hukum, kami akan laporkan semua perkembangan hukum yang ada terkait abang kita bang John,
siang ini kami akan jalan ke Presiden dan ke Kapolri," katanya.

Sebelumnya diketahui, kelompok John Kei melakukan penyerangan dan perusakan di rumah kerabatnya Nus Kei, di Cluster Australia, Green Lake City, Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (21/6/2020) siang kemarin. Seusai melakukan perusakan, pelaku keluar sambil menabrak gerbang perumahan dan melepaskan tujuh kali tembakan.

Selain menyerang kediaman Nus Kei, kelompok John Kei juga melakukan penganiayaan terhadap anak buah Nus Kei, di Jalan Kresek Raya, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban Yustus Corwing Rahakbau meninggal dunia, sementara rekannya Angky mengalami luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

Polisi telah menangkap 37 tersangka terkait kasus penyerangan dan penganiayaan itu, sementara delapan orang masih buron.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Senin Pagi, Penumpang KRL Asal Bogor Capai 15.000 Orang

Jumlah penumpang kereta api listrik (KRL) pada Senin pagi meningkat dibanding pekan lalu.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Soal PPDB, Pemprov DKI Sebut Daya Tampung Sekolah Negeri Terbatas

Sekda DKI, Saefullah menegaskan juga bahwa PPDB DKI Tahun 2020 sudah dikomunikasikan dan koordinasikan dengan Kemendikbud sejak awal.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Lagi Ngobrol, Penjaga Perlintasan Rel Kereta Dibacok Rekan Sendiri

Penjaga perlintasan rel kereta yang menjadi korban pembacokan mengalami luka sobek sepanjang 10 cm pada lengan sebelah kiri.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Besok, Kebun Raya Bogor Mulai Buka

Pengunjung Kebun Raya Bogor diharapkan selalu patuh protokol kesehatan, salah satunya selalu menjaga jarak ketika berwisata dan jumlah pengunjung dibatasi.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Polisi Dalami Motif Ledakan di Menteng

Hasil olah TKP, ledakan seperti menyerupai petasan atau low eksplosive.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Pengaturan Jam Kerja Solusi Urai Kepadatan Pengguna KRL

Pengaturan jam kerja dengan sistem shif menjadi solusi paling memungkinkan untuk mengurai kepadatan pengguna KRL

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Pemprov Libatkan Bank DKI Pulihkan Ekonomi Warga

Bank DKI diharapkan bisa membantu pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk bangkit kembali.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Polisi Reka Ulang Kasus Penyerangan Kelompok John Kei

Polisi membawa 37 tersangka, termasuk John Kei untuk melakukan adegan reka ulang peristiwa mulai dari perencanaan, penyerangan hingga penganiyaan itu.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Pria Tak Dikenal Dibacok di Bekasi

Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus pembacokan untuk mengungkap pelakunya.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020

Terkait Putusan PTUN, Pemprov DKI dan Pengusaha Hiburan Diharapkan Tak Terjebak Ego

Pemprov dan manajemen Golden Crown harus duduk bersama untuk memikirkan nasib para pekerja dan UMKM yang selama ini berusaha di sekitar tempat usaha itu.

MEGAPOLITAN | 6 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS