Warga Miskin di Depok Diprediksi Bertambah Ratusan Ribu Dampak Pandemi
INDEX

BISNIS-27 426.538 (3.18)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 923.5 (0.41)   |   I-GRADE 127.867 (0.83)   |   IDX30 404.318 (3.03)   |   IDX80 105.647 (0.78)   |   IDXBUMN20 263.312 (2.01)   |   IDXG30 113.239 (0.66)   |   IDXHIDIV20 361.834 (2.9)   |   IDXQ30 118.461 (1.04)   |   IDXSMC-COM 206.934 (0.44)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (1.43)   |   IDXV30 99.778 (0.8)   |   INFOBANK15 760.318 (6.85)   |   Investor33 353.585 (0)   |   ISSI 142.238 (0)   |   JII 514.346 (0)   |   JII70 174.038 (0)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 740.002 (5.61)   |   MBX 1338.07 (7.92)   |   MNC36 264.409 (0)   |   PEFINDO25 251.635 (0)   |   SMInfra18 228.656 (1.37)   |   SRI-KEHATI 297.818 (2.04)   |  

Warga Miskin di Depok Diprediksi Bertambah Ratusan Ribu Dampak Pandemi

Kamis, 9 Juli 2020 | 17:54 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Angka kemiskinan akibat pandemi Covid-19 di Kota Depok diprediksi bertambah hingga ratusan ribu orang. Padahal, Kota Depok telah berhasil menekan angka kemiskinan hingga mencapai 2,077 persen pada tahun 2019.

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna mengatakan, pada tahun 2019, kemiskinan di Kota Depok mencapai angka 2,077 persen atau sebanyak 76.000 orang. Angka ini lebih rendah dari tahun 2018 sebesar 2,14 persen.

Namun, ketika pandemi melanda, maka kemiskinan di Depok juga diprediksi naik. "Saat pendataan yang dilakukan Dinas Sosial dari data non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) tercatat sebanyak 240.000 orang mengajukan permohonan bantuan kepada kami di Pemerintah Kota. Sedangkan yang ada di data DTKS sebanyak 76.000 orang. Jika ditotal jumlahnya mencapai 316.000 orang. Mungkin jumlah ini masih bisa bertambah," ujar Pradi di Depok, Jawa Barat, Kamis, (9/7/2020).

Baca Juga:Kota Depok Lampaui Target Perolehan Akseptor KB

Lebih lanjut diungkap Pradi, sejauh ini semua bisa tertangani dengan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota. Pradi merinci, bantuan dari Pemerintah Pusat turun sebanyak 100.000 paket, sedangkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 37.000 paket, dan dari Pemerintah Kota Depok sebanyak 250.000 Kepala Keluarga (KK).

Untuk mengatasi masalah ketahanan pangan, Pradi mengatakan, bahwa Pemkot Depok telah siaga melakukan refocusing Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Masing-masing perangkat daerah di Depok dikenai pemotongan anggaran mencapai 30-60 persen.

"Khusus untuk Dinas Perumahan dan Permukiman kami lakukan pemotongan mencapai lebih dari 50 persen. Total anggaran mencapai ratusan miliar yang kami siagakan untuk menangani Covid-19 ini. Utamanya untuk ketahanan pangan," tutur Pradi.

Oleh karena itu, Pradi memohon maaf kepada warga Depok jika pembangunan atau perbaikan sekolah, kantor kelurahan dan sebagainya banyak yang tertunda pada tahun ini. Hal ini disebabkan karena saat ini fokus Pemkot Depok diutamakan kepada penanganan Covid-19.

Baca Juga:300 Kg Telur Bansos Pemprov Busuk, Pemkot Depok Angkat Bicara

Pradi juga mengapresiasi warga Depok yang saling tolong menolong dan sifat dermawannya terbilang tinggi. "Warga Depok sangat ringan tangan tolong menolong yang kesusahan. Kami sangat berterima kasih sekali kepada warga Depok yang selalu peduli untuk menengok tetangganya yang membutuhkan," kata Pradi.

Sementara itu, Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok Bambang Pamungkas mengatakan, terjadinya pandemi Covid-19 di Kota Depok, diperkirakan akan berdampak terhadap angka kemiskinan. Apalagi, masyarakat Kota Depok mengalami pemutusan kerja dari perusahaan akibat Covid-19.

"Kemungkinan besar bisa terjadi penambahan angka kemiskinan," ujar Bambang.

Namun, BPS tidak dapat memprediksi perkiraan angka penambahan maupun jumlah angka kemiskinan di Kota Depok.

Diungkap Bambang, guna mengantisipasi meningkatnya angka kemiskinan dampak dari Covid-19. Pemerintah Kota Depok dapat memberdayakan masyarakat ekonomi kecil. Selain itu, masyarakat yang mampu secara ekonomi, sudah saatnya lebih dermawan kepada masyarakat yang ekonominya kurang. Dengan menjadikan kebiasaan berbagi kepada sesama.

Baca Juga: Kemsos Bagikan 2.000 Paket Bansos di Jakarta, Depok dan Tangerang

Bambang menuturkan, masyarakat dapat membantu masyarakat lain dengan membiasakan membeli di toko maupun warung tetangga, walaupun perbedaan harga berkisar Rp1.000 per barang. Dengan begitu dapat menghidupkan ekonomi kerakyatan.

Masyarakat miskin, kata Bambang, tidak hanya tanggungjawab pemerintah, namun menjadi tanggungjawab bersama. Selain itu, Pemerintah maupun instasi swasta dan masyarakat, dapat mengoptimalkan Kampung Siaga. "Optimalkan Kampung Siaga Covid yang sekarang ada, guna mengantisipasi dampak ekonomi," pungkas Bambang.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sebulan Ditutup, Mitra 10 Bogor Kembali Buka

Mitra 10 Bogor dinilai sudah memenuhi tujuh kriteria yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Polisi Bekuk Dua Pengguna Ganja di Sekitar TIM

Polisi tidak menemukan barang bukti ganja saat penangkapan, tetapi urine kedua tersangka positif menggunakan barang haram tersebut.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Suap UNJ

Penyidik melakukan gelar perkara bersama Bareskrim serta KPK, dan disimpulkan penyidik tidak menemukan pelanggaran tindak pidana korupsi.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Tabrak Pagar, Pengemudi Mobil Tewas di Daan Mogot

Seorang pengendera mobil meninggal dunia setelah menabrak pagar gudang di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (9/7/2020) dini hari WIB.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Pemprov DKI: Sanksi Larangan Kantong Kresek Tidak Menyasar Konsumen

Sanksi larangan kantong belanja sekali pakai (kantong kresek) tidak menyasar konsumen atau pembeli.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Palsukan 22 Akta Jual Beli, Kepala Desa Lengkong Kulon Diciduk Polisi

MP (46) kepala desa aktif di Desa Lengkong Kulon diciduk oleh aparat Polrestro Jakarta Utara karena sudah memalsukan 22 buku akta jual beli (AJB).

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Sekjen Positif Covid-19, KY Kembali Terapkan Work From Home

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KY, Tubagus Rismunandar Ruhijat dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Pemprov DKI Lanjutkan Normalisasi Sungai

Pemilik lahan telah setuju untuk dibebaskan dengan harga appraisal agar normalisasi Kali Angke segera dikebut.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Truk Seruduk Kontainer, 1 Meninggal

Peristiwa kecelakaan melibatkan light truck E 9187 AE kontra kontainer B 9733 UEJ, terjadi di KM 00.500 Jalan Tol Tangerang-Jakarta, Tomang, Jakarta Barat.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020

Dua Penumpang KRL Asal Bogor Positif Covid-19

Dari 1.056 penumpang yang sudah menjalani "swab test", dua orang warga Bogor diketahui positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS