Pemkot Bogor Batasi Aktivitas Perkantoran
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Pemkot Bogor Batasi Aktivitas Perkantoran

Senin, 3 Agustus 2020 | 18:31 WIB
Oleh : Vento Saudale / CAH

Bogor, Beritasatu.com - Terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor hingga muncul klaster baru yakni klaster keluarga dan perkantoran, membuat Pemkot Bogor bergerak cepat untuk mengantisipasinya. Caranya dengan memberlakukan pembatasan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di kantor atau work from office (WFO), terhitung mulai Selasa besok, 4 Agustus 2020.

Kebijakan ini tertuang dalam surat edaran Nomor 800/2727-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tentang pengendalian pelaksanaan jam kerja dan kegiatan perjalanan dinas, menyusul angka kasus Covid-19 di Kota Bogor terus mengalami lonjakan.

"Saya membaca situasinya semakin mengkhawatirkan. Covid-nya naik tetapi kekhawatirannya menurun, disiplin menurun ini sangat berbahaya. Oleh karena itu kita akan lebih menggencarkan tes swab covid-19 secara masif di semua klaster, tenaga kesehatan, terminal, stasiun dan pemukiman," tegas Wali Kota Bogor Bima Arya, Senin (3/8/2020).

Baca Juga: Warga Kota Bogor Diwajibkan Lapor RT Jika Pergi Keluar Kota

Sejauh ini, lanjut Bima, lonjakan kasus positif baru terjadi di klaster perkantoran, keluarga dan luar kota. Ini disebabkan masyarakat semakin abai alias tidak peduli dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Tidak mungkin klaster keluarga melonjak kalau semua yang merasa berisiko berhati-hati. Saya saja, alumni covid yang konon katanya sudah kebal, setiap pulang gak pernah menyapa anak langsung ke kamar mandi bersih-bersih. Bisa mandi lima kali sehari," tandasnya.

Terkait surat edaran, pembatasan WFO dan perjalanan dinas pihaknya membenarkan dan telah ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat.

"Itu semua sudah sesuai dengan pedoman Surat Edaran Menpan RB Nomor 64 Tahun 2020 tentang Kegiatan Perjalanan Dinas Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru dan Surat Edaran Menpan RB Nomor 65 Tahun 2020 tentang Pengendalian Pelaksanaan Jam Kerja ASN pada Instansi Pemerintah di Wilayah Jabodetabek dalam Tatanan Normal Baru," ungkapnya.

Sementara itu Kepala (BKPSDM) Kota Bogor, Taufik menuturkan, pada intinya bahwa surat edaran tersebut menyesuaikan dan melanjutkan surat edaran sebelumnya terkait PSBB parsial yang akan berakhir tanggal 3 Agustus 2020.

Baca Juga: Sebelum Denda, Pemkot Bogor Sosialisasi Penggunaan Masker Sepekan

"Semua yang ada di surat edaran, kebijakan teknis ada di kepala perangkat daerah. BKPSDM menerima laporan tertulis dari perangkat daerah yang akan kita rekap dan dilaporkan secara rutin setiap Jumat ke Menpan RB," kata Taufik.

Beberapa ketentuan dalam surat edaran tersebut diantaranya, mengatur jumlah pegawai ASN yang dapat melaksanakan tugas kedinasan di rumah (WFH) paling banyak 50% dari jumlah pegawai pada Perangkat Daerah masing-masing.

"Pegawai ASN diperbolehkan untuk melaksanakan tugas kedinasan di rumah (WfH), dengan pertimbangan Kepala Perangkat Daerah berdomisili di luar kota, ASN memiliki riwayat kesehatan/faktor komorbiditas (penyakit penyerta), tinggal di zona merah dan episentrum pandemi penyebaran Covid-19," ujarnya.

Selain itu, WFH juga diperbolehkan bagi ASN yang memiliki kompetensi dalam mengoperasikan sistem dan teknologi informasi serta efektivitas pelaksanaan tugas. "Yang jelas, penerapan WFH bagi ASN semata-mata untuk pencegahan penularan Covid-19 tanpa mengurangi esensi pelayanan publik," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ombudsman DKI: Sistem Ganjil Genap Bukan Solusi

Pemberlakukan sistem ganjil genap dikhawatirkan bakal memunculkan klaster transmisi Covid-19 ke transportasi publik.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

BPTJ Kurangi Layanan Bus Gratis bagi Pengguna KRL

Bus gratis tetap dipertahankan hingga akhir tahun 2020, namun keberadaannya secara bertahap akan dikurangi.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

Pemkot Tangerang Jamin Pemeriksaan Covid-19 di Faskes di Tangerang Gratis

Liza mengimbau kepada warga yang merasakan keluhan seperti penderita covid-19, untuk segera memeriksakan diri.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

Tangkap 2 Kurir, Polisi Sita 131 Kilogram Sabu di Cipulir

Penyelundupan ratusan kilogram sabu-sabu itu dikirim menggunakan truk yang mengangkut batu bata.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

Polda Metro Ungkap 12 hingga 20 Kasus Narkoba Setiap Harinya

Polda Metro Jaya terus berkomitmen memberantas peredaran narkoba.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

Tawuran di Pademangan Libatkan Anak di Bawah Umur

Sebanyak 8 orang pelaku tawuran di Pademangan itu berujung pembacokan dan menyebabkan satu orang tewas.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

Penutupan Gedung DPRD DKI Diperpanjang Sepekan Lagi

Aktivitas dan kegiatan DPRD DKI baru dimulai lagi pada 10 Agustus 2020 mendatang untuk memastikan aman dari penyebaran Covid-19.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

Penemu Herbal Obat Covid-19 Hadi Pranoto Klaim Sembuhkan 20.000 Orang

Hadi Pranoto menyebut sejak Maret 2020 bertepatan merebaknya pandemi Covid-19 dirinya telah mendistribusikan lebih dari 20.000 botol ramuan.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

Polisi Gagalkan Peredaran 160 Kilogram Ganja Dibungkus Buku Pelajaran

Ratusan kilogram ganja asal Aceh yang dibungkus buku pelajaran itu, disita dari tangan dua pengedar berinisial HS dan NK.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020

Anggota DPRD DKI Dany Anwar Meninggal Dunia

Rencananya almarhum dikebumikan di pemakaman keluarga di daerah Sentul, Jawa Barat.

MEGAPOLITAN | 3 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS