Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Jenazah 5 ABK Dalam Lemari Pendingin
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-0.17)   |   COMPOSITE 5126.33 (-0.48)   |   DBX 964.304 (2.12)   |   I-GRADE 140.573 (0.13)   |   IDX30 429.149 (0.46)   |   IDX80 113.629 (0.19)   |   IDXBUMN20 294.159 (0.12)   |   IDXG30 119.586 (-0.02)   |   IDXHIDIV20 382.889 (0.21)   |   IDXQ30 125.935 (-0.19)   |   IDXSMC-COM 219.954 (0.48)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-0.36)   |   IDXV30 106.718 (0.26)   |   INFOBANK15 842.264 (-0.64)   |   Investor33 375.573 (0.11)   |   ISSI 150.643 (0.48)   |   JII 545.954 (2.75)   |   JII70 186.804 (0.86)   |   KOMPAS100 1025.81 (-0.05)   |   LQ45 790.454 (0.49)   |   MBX 1419.3 (-0.61)   |   MNC36 282.56 (-0.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-0.09)   |   SMInfra18 242.071 (0.05)   |   SRI-KEHATI 317.648 (0.34)   |  

Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Jenazah 5 ABK Dalam Lemari Pendingin

Senin, 21 September 2020 | 16:06 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Penyidik dari Reskrim Polres Kepulauan Seribu menghentikan penyelidikan terkait kematian 5 anak buah kapal (ABK) yang jenazahnya diketemukan dalam Cold Storage Kapal Starindo Jaya Maju VI pada Kamis (17/9/2020) lalu.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Morry Ermond menjelaskan awalnya penemuan mayat ABK bermula dari operasi yustisi yang dilakukan pihak kepolisian.

"Kamis 17 September 2020 sekitar pukul 14.00 WIB kami menemukan jenazah MZ, PEP, KM, MH, MS. Saksi yang sudah kita periksa ada 5 saksi ABK dan nahkoda kapal," ujar Morry Ermond, Senin (21/9/2020).

Barang bukti yang diamankan kepolisian yakni 1 pack minuman berenergi rasa anggur, lima botol anti septik alkohol 70 persen, dan botol bekas air mineral kemasan 1,5 liter.

Disebutkannya, korban mengonsumsi miras oplosan pada 3 September sekitar jam 15.30 WIB. Korban pertama adalah MZ meninggal di ruang istirahat bawah kapal pada 4 September sekitar jam 20.00. Kemudian PEP meninggal di ruang istirahat atas Pukul 21.00 WIB, KM meninggal pada pukul 23.00 WIB, MH meninggal pada 5 September pukul 14.00 WIB, menyusul MS meninggal pada pukul 18.00 WIB.

"Gejala yang mereka rasakan mulai dari kejang, sakit kepala, sesak napas. Nahkoda berinisiatif menaruh di cold storage agar jenazah tidak membusuk. Dari hasil pemeriksaan tidak ada tanda-tanda kekerasan, tes penyaring alkohol positif, dan isi lambung kosong," tambah Morry Ermond.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu, AKP Fahmi Amarullah menyebutkan korban pada umumnya berusia 18-24 tahun dan dari keterangan saksi yang masih hidup baru pertama kali mengonsumsi miras oplosan.

"2 Juli berangkat ke Samudera Hindia sejak itu tidak ada sandar. Jadi yang membeli, meracik, dan mengonsumsinya itu korban. Mereka mengonsumsi untuk sekedar hiburan saja sembari karaoke di kapal, mereka mengonsumsi miras oplosan juga. Dari kesimpulan tersebut maka kasus ini kita hentikan," kata Fahmi Amarullah.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Napi Kabur dari Lapas Diduga Gali Lubang Sejak 6 Bulan Lalu

Polda Metro Jaya, Polres Metro Tangerang, dan lapas telah membentuk tim untuk memburu Cai Changpan.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Kasus Pelecehan, Polisi Segera Periksa Oknum Petugas Rapid Test Bandara

Pemeriksaan untuk bisa menentukan tindak lanjut penyidikan.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Kasus Dugaan Pelecehan Rapid Test di Bandara, Polisi Temui Korban Hari Ini

Korban diharapkan bisa membuat laporan agar polisi leluasa menyelidiki.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Pemprov DKI: Volume Lalu Lintas Turun Selama PSBB

Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan terjadi penurunan volume lalu lintas selama enam hari pelaksanaan PSBB.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Kadishub Tangsel Positif Covid-19

Kantor tetap buka, tetapi hanya 25% staf yang masuk.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Jumlah Positif Covid-19 di Klaster Industri Terus Bertambah

Sejak awal September, sudah terjadi penularan di 22 perusahaan Kabupaten Bekasi, termasuk pabrik Epson.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Pembebasan Lahan Waduk dan Kali Tetap Berjalan

Normalisasi atau naturalisasi akan dilanjutkan di sejumlah lokasi pada 2021 mendatang.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Larangan Masker Scuba dan Buff, Sebagian Besar Penumpang KRL Bogor Patuhi Aturan

Penumpang tidak tidak keberatan sejauh masker dengan standar mudah didapat.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

PSBB, Pemprov DKI Kumpulkan Denda Rp 22,7 Juta

Sanksi yang diterapkan mulai dari teguran, sosial, sampai denda administratif.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020

Tower 4 Mulai Terima Pasien Tanpa Gejala

Satu unit kamar di Wisma Atlet Kemayoran umumnya digunakan untuk dua orang.

MEGAPOLITAN | 21 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS