Buntut Penyegelan, Pemkot Bekasi Panggil Pengelola Kafe
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Buntut Penyegelan, Pemkot Bekasi Panggil Pengelola Kafe

Senin, 28 September 2020 | 19:18 WIB
Oleh : Mikael Niman / CAH

Bekasi, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengundang para pengusaha yang bergerak di sektor hiburan malam, pengelola usaha gedung pertemuan serta pengelola kafe di Kota Bekasi. Pertemuan ini sebagai buntut penyegelan yang dilakukan aparat gabungan terhadap kafe-kafe yang melanggar protokol kesehatan, akhir pekan lalu.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mendengarkan keluhan-keluhan yang disampaikan perwakilan manajemen setelah pembukaan tempat hiburan dan kafe pada masa adaptasi tatanan hidup baru (ATHB) di Kota Bekasi.

Perwakilan dari Karaoke Win Cibubur, Wiwin Oriza, mengatakan pihaknya sudah mengikuti peraturan pemerintah daerah, akan tetapi masih ada yang karaoke yang membuka melewati pukul 23.00 WIB. Bahkan, disiasati dengan mematikan lampu agar tidak diketahui petugas yang berpatroli.

“Kami inginkan peraturan tersebut diikuti oleh semua. Setelah pukul 23.00 WIB tak ada lagi yang beroperasi,” ujar Wiwin Oriza di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan, Senin (28/9/2020).

Selain itu, pengelola gedung pertemuan di Gedung Al Muhajirin Kota Bekasi, Sulita, menambahkan peraturan yang telah dibuat pemerintah daerah telah dipatuhi selama ini.

“Kami telah menjalankan protokol kesehatan bagi yang melakukan pernikahan di gedung kami. Kami tetap mengikuti peraturan dari pemerintah untuk pencegahan Covid-19 ini,” kata Sulita.

Sementara itu, salah satu pemilik Kafe Pelakor, Agnes mengatakan belum mengetahui tentang menjaga jarak (social distancing) karena belum ada pemberitahuan.

“Peraturan tersebut hanya disebutkan untuk menggunakan masker. Kami dari pengusaha kafe kaget saat dipanggil Kepala Satpol PP Kota Bekasi untuk penyegelan. Kami harap, bisa diberitahukan secara luas agar tidak lagi salah membuka kafe karena melanggar protokol kesehatan,” imbuhnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Wijonarko, Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Kota Bekasi Yan Arsyad, serta jajaran Pemkot Bekasi.

Rahmat Effendi menjelaskan, 3M yang harus diterapkan dalam protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Tiga hal ini yang terpenting dalam masa ATHB di Kota Bekasi, baik dari pengelola kafe, tempat hiburan dan restoran. Juga, telah diberitahukan penerapan jam operasional sampai pukul 23.00 WIB, tidak ada yang bisa melebihi waktu tersebut. Jika tidak, akan terkena sanksi disegel,” kata Rahmat Effendi.

Pemkot Bekasi bersama Kepolisian dan TNI melakukan tindakan tegas dengan penyegelan sementara tempat usaha selama tiga hari.

Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko, memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang memberikan izin membuka usaha demi kelancaran perputaran roda perekonomian.

“Biar kami saja yang melakukan woro-woro dan sosialisasi dalam menerapkan protokol kesehatan. Akan tetapi karena sudah diberikan izin, kita pun harus bekerja sama dalam memperhatikan protokol kesehatan terutama tidak lagi terjadi seperti yang telah viral di media sosial,” kata Wijonarko.

Dia mengatakan, media sosial kini menjadi alat penyambung aktif ketimbang melalui laporan ke kantor Polisi.

“Kami berharap, tidak terjadi lagi kejadian seperti penyegelan yang kemarin,” tuturnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2 Pekan, 24.671 Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenakan Sanksi Sosial

82.884 orang pelanggar aturan protokol kesehatan terjaring dalam Operasi Yustisi di mana 24.671 orang diantaranya dikenakan sanksi sosial.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Kebakaran Kejagung, Polisi Cari Unsur Kelalaian Atau Kesengajaan

Penyidik Bareskrim fokus melakukan analisa dan evaluasi untuk mengetahui ada tidaknya unsur kesengajaan atau kelalaian terhadap kebakaran gedung Kejagung.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Pemkot Bogor Jaring 1.146 Pelanggar Protokol Kesehatan dan Denda Rp 41 Juta

1.146 pelanggar itu terjaring pada masa PSBMK mulai 29 Agustus hingga 25 September 2020.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Komjak Harapkan Tersangka Kebakaran Kejagung Segera Diumumkan

Komjak berharap Kepolisian bersama dengan Kejaksaan dapat segera menetapkan tersangka dan menuntaskan kasus itu.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Satpol PP DKI Akan Agresif dan Masif Lakukan Pengawasan PSBB

Wilayah DKI Jakarta dinilai masih darurat Covid-19 meskipun laju pertambahan kasus melandai selama 2 pekan terakhir.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

PSBB Moderat Tahap 1, DKI Kumpulkan Sanksi Denda Rp 257 Juta

Sanksi tersebut terhitung 14 hari pelaksanaan PSBB moderat, dari 14 September hingga 27 September 2020.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Pelaku Pelecehan di Bandara Mengaku Baru Sekali Menjalankan Aksinya

Tersangka Eko bergabung menjadi tenaga medis rapid test di Bandara Soekarno-Hatta, medio Juli 2020 lalu.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Peringati HUT Ke-39, Pegawai PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Gelar Donor Darah

Sebanyak 80 pegawai PDAM ditargetkan menjadi pendonor darah di masa pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

Pasien OTG di Tower 4 dan 5 Wisma Atlet Kemayoran Tetap 2.091

Sebanyak 2.091 orang pasien positif Covid-19 tanpa gejala di Tower 4 dan 5 tersebut terdiri dari 1.171 laki-laki dan 920 perempuan.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020

DKI Tetapkan 3 Tempat Isolasi Terkendali Covid-19

Tiga lokasi tempat isolasi terkendali itu adalah Jakarta Islamic Centre di Jakut, Graha Wisata TMII di Jaktim, dan Graha Wisata Ragunab di Jaksel.

MEGAPOLITAN | 28 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS