1.101 Pasien Tanpa Gejala di Depok Isolasi Mandiri di Rumah
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

1.101 Pasien Tanpa Gejala di Depok Isolasi Mandiri di Rumah

Rabu, 14 Oktober 2020 | 22:29 WIB
Oleh : Bhakti Hariani / CAH

Depok, Beritasatu.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok mencatat terdapat lebih dari 1.101 pasien tanpa gejala yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Saat ini Depok hanya memiliki dua lokasi isolasi pasien tanpa gejala yaitu di Rumah Sakit Citra Medika dan RS Hasanah Graha Afiah (HGA).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana menuturkan, masing-masing rumah sakit tersebut memiliki kapasitas 60 tempat tidur untuk RS Citra Medika dan 15 tempat tidur untuk RS HGA.

Dengan banyaknya jumlah pasien tanpa gejala, maka kebutuhan penambahan tempat isolasi khusus pasien tanpa gejala pun sangat mendesak. Pemerintah Kota Depok telah menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait pengadaan tempat isolasi ini.

"Saat ini yang melakukan isolasi mandiri ada 1.101 orang. Artinya Depok memerlukan kapasitas tempat tidur sebanyak itu," kata Dadang Wihana, di Depok, Jawa Barat, Rabu (14/10/2020).

Diakui Dadang bahwa kebutuhan tempat isolasi bagi pasien tanpa gejala di Depok sangat mendesak. Karena saat ini, ribuan pasien itu hanya bisa melakukan isolasi mandiri di rumah. Hal itu dikhawatirkan akan menimbulkan klaster baru yakni klaster keluarga dari pasien yang melakukan isolasi mandiri (isoman).

"Yang harus dilakukan adalah memprioritaskan mereka yang isoman yang rumahnya tidak memenuhi syarat. Depok sudah menjalankan itu di RS Citra Medika dan RS HGA," ujar Dadang.

Dipaparkan Dadang, skala prioritas lebih dulu diterapkan, kemudian dilakukan tracing oleh pihak puskesmas terdekat yang kemudian dilaporkan ke Kampung Siaga Covid. Selanjutnya dilakukan penjemputan ke tempat isolasi bagi yang masuk dalam skala prioritas. Urgensi dari tempat isolasi tersebut kata Dadang adalah untuk memutus mata rantai penyebaran. Sehingga para pasien tanpa gejala tidak akan bercampur dengan anggota keluarga lain yang masih sehat.

"Bisa memutus lebih dari 50 persen penularan," kata Dadang.

Salah satu wilayah kelurahan di Kota Depok dimana terdapat warga yang banyak melakukan isolasi mandiri adalah Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos.

Pihak Kelurahan Sukatani membantu para keluarga yang menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing dengan memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka. Lurah Sukatani Cahyanto mengatakan, bantuan disalurkan pengurus RT dan RW langsung kepada sasaran yang ada di tiap lingkungannya.

"Kami salurkan kepada ketua RW, nanti untuk teknis penyaluran ke sasaran memang kami serahkan kepada RT dan RW di masing-masing wilayah," ujar Cahyanto.

Dirinya mengingatkan warganya untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan. Apalagi hingga Rabu (14/10/2020), Kelurahan Sukatani menempati urutan kelima kasus aktif Covid-19. Terdapat 46 kasus aktif positif corona di wilayah ini, 148 kasus sembuh, dan tiga meninggal dunia.

"Saat ini kasus yang tanpa gejala masih ada. Untuk itu masyarakat kami imbau untuk selalu waspada, serta tidak perlu bepergian jika memang tidak terlalu mendesak," kata Cahyanto.

Lurah juga mengimbau agar masyarakat yang mengalami gejala seperti Covid-19 atau ada kontak langsung dengan pasien Covid-19, dapat segera melapor ke puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kejujuran masyarakat sangat diperlukan, untuk dapat mendeteksi secara dini penyebaran virus Covid-19 khususnya di wilayah Sukatani," pungkas Cahyanto.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tiga Santri Ponpes Yayasan Insan Pratama Tangerang Positif Covid-19

Dari 164 santri yang dinyatakan reaktif hasil rapid test, hanya 60 orang yang melakukan swab karena sisanya sudah dipulangkan pihak pesantren ke rumahnya.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

480.000 Warga Bekasi Akan Dapatkan Vaksinasi Covid-19 Gelombang Pertama

Saat ini Pemkot Bekasi tengah melakukan pendataan terhadap warga Kota Bekasi penerima vaksin Covid-19 berdasarkan kriteria dan prioritas.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

Tenaga Medis, ASN dan Guru Jadi Prioritas Vaksinasi di Kota Bogor

Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut Puskesmas Tanah Sareal, Jalan Kesehatan, Tanah Sareal, Kota Bogor, sudah siap lakukan lakukan vaksinasi.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

Pengamat: Program Benyamin-Pilar Selaras dengan Kebutuhan Masyarakat Tangsel

Gagasan Paslon Banyamin-Pilar selaras dengan gagasan masyarakat Tangsel.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Kembali Masuk Zona Merah

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menyatakan peningkatan tersebut karena pihaknya tidak pernah memeriksa orang yang keluar masuk dari Tangsel.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

Polisi Sebut 10 Demonstran Positif Covid-19

Dari 34 orang yang reaktif Covid-19, 10 orang dinyatakan positif.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Triwulan II Terkontraksi 8,22%

Perekonomian DKI menurun karena penerapan PSBB dan berkurangnya investasi.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

WOM Finance Peduli Dukung Penyandang Disabilitas Berdaya

Menggandeng Yayasan Mitra Netra, WOM Finance ingin berbagi kepada disabilitas yang membutuhkan.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

Prasetyo: Presiden Jokowi Harus Groundbreaking Pelabuhan Marunda

Pras menyarankan agar proyek pembangunan dermaga di Marunda dilanjutkan sambil Pansus KBN DPRD Jakarta juga bekerja untuk bongkar dugaan skandal besar.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020

MPR Minta Pemprov DKI Masifkan Tes

Bamsoet mengimbau tidak ada lagi aksi-aksi unjuk rasa yang membuat kerumunan di tengah pandemi yang dapat memunculkan klaster baru Covid-19.

MEGAPOLITAN | 14 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS