Wagub DKI Beberkan Upaya Serius Pemprov DKI Kendalikan Banjir
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-9.35)   |   COMPOSITE 5783.33 (-76.79)   |   DBX 1064.04 (3.55)   |   I-GRADE 168.858 (-3.6)   |   IDX30 499.932 (-11.4)   |   IDX80 131.904 (-2.74)   |   IDXBUMN20 373.781 (-10.16)   |   IDXG30 136.463 (-2.36)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-9.17)   |   IDXQ30 146.101 (-3.1)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-1.16)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-3.76)   |   IDXV30 127.988 (-2.92)   |   INFOBANK15 983.467 (-16.37)   |   Investor33 429.105 (-8.52)   |   ISSI 169.797 (-2.23)   |   JII 620.069 (-13.02)   |   JII70 213.196 (-3.7)   |   KOMPAS100 1177.3 (-20.81)   |   LQ45 920.112 (-19.2)   |   MBX 1606.46 (-25.01)   |   MNC36 321.125 (-6.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-2.51)   |   SMInfra18 295.49 (-7.02)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-7.34)   |  

Wagub DKI Beberkan Upaya Serius Pemprov DKI Kendalikan Banjir

Senin, 19 Oktober 2020 | 22:21 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta sangat serius dalam malakukan upaya-upaya pengendalian banjir di Jakarta. Apalagi, kata Riza, upaya-upaya tersebut sudah masuk dan diatur dalam rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

“Awal Pak Anies-Sandi sudah memiliki program (pengendalian banjir) dalam RPJMD, sudah diatur dan diturunkan dalam berbagai program. Pak Gubernur juga sudah mengeluarkan Ingub Nomor 52 tentang Pengendalian Banjir hari ini. Jadi, prinsipnya Pemprov DKI Jakarta sangat serius untuk melakukan upaya-upaya pngendalian banjir,” ujar Ahmad Riza Patria di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (19/10/2020).

Ariza, sapaan akrabnya, kemudian memaparkan sejumlah program yang sudah dan sedang dikerjakan Pemprov DKI Jakarta dalam mengendalikan banjir. Salah satunya, kata Ariza dengan meningkatkan volume tampungan air dengan cara melakukan pengerukan, pembersihan, dan gerebek lumpur di sungai, kali, waduk, situ dan embung.

“Seluruh alat berat yang kami miliki tidak kurang dari 261 eskavator, kita kerahkan. Kurang lebih 400 truk yang kita miliki kita kerahkan,” tandas dia.

Selain itu, kata Ariza, pihaknya juga melakukan penyedotan air untuk disalurkan ke sungai yang lebih besar untuk diteruskan ke laut, membuat cedotan, membangun polder, merevitalisai pompa air, membangun vertikal drainase, dan membuat sistem deteksi dini. Dalam menjalankan program-program pengendalian banjir ini, tutur dia, pihaknya mengerahkan seluruh petugas lintas dinas yang tergabung dalam program pasukan pelangi.

“Petugas-petugas kita sudah siap. Bahkan kami sudah siapkan buku panduan, sudah menyiapkan satu sistem deteksi dini. Kemudian kita akan melakukan upaya simulasi pada seluruh warga dan yang paling penting adalah dukungan seluruh warga agar warga juga membantu kita semua. Caranya, nggak buang sampah sembarangan, melakukan pembersihan di lingkungan rumah, membuat drainase vertikal dan membuat biopori,” jelas dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan pihaknya akan menertibkan bangunan dan perumahan yang melanggar ketentuan sehingga menyebabkan terjadinya banjir. Pemprov DKI juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam melakukan peningkatan kapasitas 13 sungai di Jakarta. Menurut dia, program normalisasi sungai dari Pemerintah Pusat bisa dikawinkan dengan program naturalisasi sungai dari Pemprov DKI Jakarta.

“Jadi tidak perlu dibanding-bandingkan (antara program naturalisasi dan normalisasi sungai), dua-duanya mempunyai tujuan dan maksud yang baik, tinggal tugas kita memastikan mana yang harus diterapkan dengan program normalisasi dengan program naturalisasi,” pungkas dia.

Sebelumnya pada 3 Agustus 2020, dalam rapat pimpinan pengendalian banjir Jakarta di Balai Kota, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Juaini Yusuf memaparkan gambaran besar langkah-langka pengendalian banjir DKI Jakarta, yakni membangun polder, revitalisasi pompa, pembangunan waduk, peningkatan kapasitas kali, sungai dan saluran, pembangunan tanggul pengaman pantai, flood management information system yang terdiri dari alat pengukur debit, alat pengukur curah hujan, CCTV, dan membangun vertikal drainase.

Lalu, pada 15 September 2020 lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Instruksi Gubernur DKI Nomor 52 Tahun 2020 tentang Percepatan Peningkatan Sistem Pengendalian Banjir di Era Perubahan Iklim. Instruksi ini ditujukan kepada para wali kota dan Bupati Kepulauan Seribu, dinas-dinas terkait, biro-biro terkait dan seluruh camat serta lurah di DKI Jakarta.

Dalam instruksi tersebut, Anies menyampaikan 7 hal kepada jajarannya, yakni:

1. Membangun sistern deteksi dan peringatan dini kejadian banjir serta sistem penanggulangan bencana banjir yang antisipatif, prediktif, cerdas (smart) dan terpadu
2. Memastikan infrastruktur pengendalian banjir eksisting selalu beroperasi datam kapasitas optimal
3. Mempercepat pernbangunan infrastruktur pengendalian banjir yang belum terealisasi
4. Mendorong pemenuhan kewajiban dan peran serta seluruh komponen masyarakat dalam pengendalian banjir
5. Menyempurnakan sistem pengendalian banjir yang sesuai dengan tuntutan kondisi perubahan iklim
6. Membangun kesadaran, keberdayaan, dan kebudayaan masyarakat yang responsif terhadap banjir dan perubahan iklim
7. Memastikan ketersediaan dukungan fiskal dan melakukan terobosan penyerapan anggaran untuk pengendalian banjir.

Anggaran yang dibutuhkan untuk pengendalian banjir tahun 2020*

1. Pembangunan polder pengendali banjir
- Perencanaan: Rp 8,3 miliar
- Konstruksi polder: Rp 175 miliar
- Total: Rp 183,3 miliar
2. Revitalisasi pompa pengendali banjir
- Servis pompa dan pintu air: Rp 111 miliar
3. Pembangunan waduk pengendali banjir
- Pengadaan lahan: Rp 229,2 miliar
- Konstruksi: 0
4. Peningkatan kapasitas sungai dan drainase kali kewenangan kementerian
- Pengadaan lahan: Rp 552 miliar
5. Pembangunan tanggul pengaman pantai/NCIDA
- Perencanaan: Rp 5 miliar
- Konstruksi: 0
6. Flood management information system: Rp 1,6 miliar
7. Pembangunan vertikal drainase: Rp 750 miliar
Total anggaran pengendalian banjir tahun 2020: Rp 1,721 triliun


*Data Rapim Pengendalian Banjir Jakarta pada 3 Agustus 2020



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gara-gara Puntung Rokok, Bengkel, 15 Mobil dan 3 Motor Hangus Terbakar

Rumah, bengkel, 15 mobil, dan tiga sepeda motor hangus terbakar, di Jalan Taman Malaka Selatan 2 RT 01 RW 09, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

Pemkot Bekasi Minta Pendidik Pantau Murid Agar Tak Lagi Ikut Demo

Pemkot Bekasi bersama Kepolisian dan TNI meminta agar pendidik untuk memantau para muridnya dalam beraktivitas agar tidak lagi ikut demo.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

Pidana Kurungan Dihapus dari Perda Penanggulangan Covid-19

Penghapusan sanksi pidana kurungan dikarenakan Perda Penanggulangan Covid-19 lebih mengutamakan nilai edukasi.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

Cai Changpan Ditemukan, Masyarakat Bogor Tak Lagi Resah

Penemuan Cai Changpan membuat masyarakat Kecamatan Jasinga, Bogor tidak lagi merasa resah terkait kaburnya gembong narkoba tersebut.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

Ini Rahasia Tingginya Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 di RSPI Sulianti Saroso

Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta, di atas rata-rata tingkat kesembuhan nasional bahkan dunia.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

Jelang Kedatangan PM Jepang Besok, Pemkot Bogor Berbenah

Tidak ada jalur yang ditutup karena prosesi penyambutan tamu negara akan minimalis di tengah pandemi.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

Depok Perpanjang Pembatasan Kegiatan Usaha dan Aktivitas Warga

Pemkot Depok memperpanjang pembatasan kegiatan usaha restoran, kafe, rumah makan, warung dan usaha sejenisnya sampai 31 Oktober 2020.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

Polisi Terus Proses 2 Oknum Pegawai Lapas Terlibat Pelarian Cai Changpan

Polres Metro Kota Tangerang akan memroses kedua tersangka oknum sipil itu, termasuk menyelidiki kemungkinan keterlibatan oknum lain dalam pelarian Cai Changpan.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

DPRD DKI Sahkan Perda Penanggulangan Covid-19

DPRD dan Pemprov DKI telah selesai membahas raperda tentang Penanggulangan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020

Depok Kucurkan Rp 59 Miliar untuk Pengadaan Lahan Terowongan Dewi Sartika

Pemkot Depok menggelontorkan anggaran sebesar Rp 59 miliar untuk pengadaan lahan pembangunan underpass atau terowongan di Jalan Dewi Sartika, Depok.

MEGAPOLITAN | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS