Pemkot Bogor Kaji Pemberlakuan Belajar Tatap Muka
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Pemkot Bogor Kaji Pemberlakuan Belajar Tatap Muka

Sabtu, 21 November 2020 | 18:10 WIB
Oleh : Vento Saudale / CAH

Bogor, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai mengkaji aktivitas sekolah tatap muka mulai 11 Januari 2021. Setidaknya, ada tiga syarat ketika sekolah ingin kembali beraktivitas pembelajaran tatap muka.

Hal itu dipaparkan Wali Kota Bogor Bima Arya di Balai Kota Bogor, Sabtu (21/11/2020). Ia menilai, saat ini pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah tidak maksimal dan semakin lama, PJJ banyak dampak negatifnya.

"Pertama kami melihat banyak dampak hal selama PJJ, mulai dari siswa, sekolah, orang tua dan lain-lain. Semakin lama PJJ dilakukan, kemudian semakin banyak dampak negatifnya," papar Bima.

Pun demikian, Bima menyepakati bagaimana pun kesehatan dan keselamatan merupakan hal utama.

Karena itu, rencana untuk kembali menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, harus diiringi dengan kesiapan dan kepastian dari apspek protokol kesehatan.

"Jadi ada tiga syarat untuk menggelar aktivitas pembelajaran. Izin dari pemerintah daerah, komite sekolah, dan juga kepala sekolah," paparnya.

Selama beberapa pekan ke depan, pemerintah daerah melalukan sosialisasi. Dinas pendidikan menyiapkan daftar isian yang harus dipenuhi sekolah dan pihak sekolah harus mengajukan kepada pemkot terkait izin untuk membuka pembelajaran tatap muka.

"Tetapi, bila ada orang tua masih keberatan pembelajaran tatap muka. Masih bisa di toleransi. Itu kembali ke komite sekolah, bila komite tidak setuju, ya sekolah bisa belajar tatap muka," jelas Bima.

Kemudian, lanjut Bima, pemkot menyepakati bahwa pembelajaran tatap muka bisa dilakukan pada bulan 11 Januari 2021, dimulai secara bertahap.

Guna memastikan itu, Pemkot juga melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan untuk melakukan tes usap atau swab tes kepada 18.000 tenaga didik di Kota Bogor.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengusaha Minta PSBB Transisi Dicabut, Ini Kata Pemprov DKI

Ariza mengakui memahami permintaan sejumlah pengusaha untuk mencabut PSBB transisi di tengah pendemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Persiapan Debat Perdana, Imam Budi Fokus Jaga Kesehatan

Debat publik pertama Pilkada Depok akan bertema Tata Kelola Pemerintahan, Pelayanan Publik dan Hukum di Kota Depok dalam Era Kebiasaan Baru.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Polisi Ringkus 9 Pemuda Bersenjata Tajam Hendak Tawuran

Tim Pemburu Preman menerima informasi rencana tawuran pemuda dengan membawa berbagai sajam.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

27 Pekerja Migran Terpapar Covid-19, BP2MI Sidak PJTKI di Tangerang

Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) di Tangerang.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

PSBB Diperpanjang Lagi, Wali Kota Tangsel Akan Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

Airin Rachmi Diany juga mengatakan akan memperketat penerapan protokol kesehatan di wilayahnya.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Sebelum Belajar Tatap Muka, Banten Wajibkan Guru Tes Swab Covid-19

Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten berencana melakukan tes swab bagi para guru SMA/SMK dan sederajat.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Diduga Depresi Karena Positif Covid-19, Warga Tangerang Nekat Bunuh Diri

Jenazah wanita tersebut kemudian diketahui bernama Yulianti, yang diduga nekat bunuh diri karena depresi setelah dinyatakan positif terpapar Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Beroperasi Saat PSBB, Lima Panti Pijat di Tangerang Digerebek Satgas Covid-19

Lima Panti Pijat dan Spa di wilayah Kota Tangerang digerebek Petugas karena beroperasi saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Denda Rp 50 Juta terhadap Rizieq Syihab Dinilai Menyesatkan

Rizieq juga seharusnya menjadi pihak yang bertanggung jawab atas kerumunan yang beberapa kali diciptakannya.

MEGAPOLITAN | 20 November 2020

Jumat, Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Sebanyak 1.240

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terjadi penambahan 1.240 kasus positif Covid-19, Jumat (20/11/2020).

MEGAPOLITAN | 20 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS