Kembali, BNN Bekuk Sindikat Peredaran Narkoba di Medan
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Kembali, BNN Bekuk Sindikat Peredaran Narkoba di Medan

Senin, 21 Maret 2016 | 18:37 WIB
Oleh : Henry Sitinjak / CAH

Medan - Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali membekuk anggota sindikat peredaran narkoba Internasional di Medan. Sebanyak enam tersangka, berhasil ditangkap bersama barang bukti sebanyak 11 kilogram sabu-sabu dan 4 ribu pil ekstasi, di Indo Grosir, Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, kota Medan, ibukota provinsi Sumatera Utara (Sumut), Senin (21/3).

Keenamnya yakni berinisial AG, AD, DI, AM, RA dan AB.

“Penangkapan keenam tersangka kali ini, berawal dari tertangkapnya AG dan AD di kawasan Jalan Sisingamangaraja, Medan. Dalam pengembangan petugas berhasil menangkap tersangka lainnya berinisial AM di salah satu hotel di Kota Medan. Semuanya ditangkap dalam rentang waktu 1 hari," kata Deputi Pemberantasan Narkoba BNN Republik Indonesia Brigjend Arman Depari kepada wartawan di Kantor BNNP Sumut, Jalan Medan Estate, Pancing, Medan, Senin (21/3) sore.

Menurut Arman, kegiatan para sindikat ini sudah berlangsung sejak tahun 2012 lalu, namun baru belakangan ini terdeteksi oleh petugas. Sedangkan dari hasil pemeriksaan sementara, ke 11 kg sabu dan 4 ribu pil ekstasi, berasal dari Malaysia yang dipasok masuk ke Indonesia.

"Dalam sebulan mereka bisa menyeludupkan 15 sampai 20 kg sabu," ujarnya.

Para pelaku kerap memasok narkoba tersebut lewat pelabuhan di Aceh, yang diduga dikendalikan oleh DI, warga asal Idie Rayeuk, Aceh Timur.

“Sabu asal Malaysia dikirim lewat kapal melalui pelabuhan di Aceh. Tersangka DI selaku pengendali kemudian menghubungi jaringannya mengambil barang, kemudian dikirim lewat jalur darat melalui mobil pribadi dengan target pemasaran Aceh dan Medan, Sumut,” ujarnya.

Selain barang bukti, polisi juga menyita 6 mobil mewah, 3 sertifikan rumah mewah dan 1 kilang padi serta 1 tempat peternakan di Aceh yang diduga menjadi modus pencucian uang hasil penjualan narkoba para tersangka.

Pihak BNN saat ini masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lain yang terlibat dalam sindikat ini. beberapa diantaranya merupakan warga negara Malaysia yang menjadi pemasok utama.

"Kita terus mencari hingga ke pengedar utama," tegasnya.

Sebulan sebelumnya, tepatnya pada Senin (22/2) lalu, BNN juga menangkap empat anggota sindikat narkoba internasional di pool bus makmur Jalan SM Raja Medan. Dalam penangkapan tersebut, BNN menyita barang bukti sebanyak 25 kilogram sabu-sabu.

Ditanya apakah ada kaitannya dengan jaringan peredaran narkoba internasional yang ditangkap sebulan sebelumnya, Arman mengatakan, masih di dalami. Para tersangka akan dibawa ke Jakarta untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

TNI Berikan Penghargaan kepada 13 Prajurit Korban Heli Jatuh

Menurut Panglima TNI Gatot Nurmantyo, para prajurit tersebut gugur dalam menjalankan tugas.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Bupati Ogan Ilir Diberhentikan, Kepala BNN: Itu Kewenangan Mendagri

Dikatakan Buwas, Ahmad Wazir terancam pidana 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Wapres Ucapkan Belasungkawa Atas Jatuhnya Helikopter di Poso

"Kita berbelasungkawa atas terjadinya musibah ini," kata JK.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Satpol Air Polda Jambi Gulung Pembajak Kapal Pengangkut Karet Ekspor

Bajak laut ini selama ini sering membajak kapal-kapal pengangkut produk karet ekspor di perairan pantai timur Provinsi Jambi.

NASIONAL | 21 Maret 2016

KPU: Keterlibatan BNN Perlu Diatur dalam UU Pilkada

Pasalnya, keterlibatan BNN dalam pilkada belum diatur dalam UU Pilkada yang lagi dalam proses revisi.

NASIONAL | 21 Maret 2016

KPK Imbau Publik Tidak Pilih Mantan Koruptor Jadi Kepala Daerah

Imbauan dalam rangka menyukseskan bangsa Indonesia bebas korupsi.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Sindikat Peredaran Narkoba Internasional di Medan Dijerat Hukuman Mati

BNN sebelumnya kembali menangkap enam tersangka yang diduga terlibat dalam sindikat peredaran narkoba Internasional di Medan.

NASIONAL | 21 Maret 2016

SBY ke Jokowi: Jangan Mau Kita Berdua Diadu Domba

"Sejumlah pihak tak senang dengan "SBY Tour de Java", bahkan katanya safari itu dihancurkan Presiden."

NASIONAL | 21 Maret 2016

BNN Dorong Tes Rambut untuk Semua Calon Kepala Daerah

BNN menilai tes rambut efektif untuk mengungkapkan jejak penggunaan narkoba oleh pelaku.

NASIONAL | 21 Maret 2016

Jokowi Kembali Ingatkan K/L Tidak Lagi Kedepankan Egosektoral

“Semua harus betul-betul bekerja secara sinergis di lapangan, jangan sampai ada lagi egosektoral sehingga terjadi gesekan dan benturan".

NASIONAL | 21 Maret 2016


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS