Dilanoviana, Pemudi Teknopreneur Perintis Pembangunan Desa Tanjung Hutan
INDEX

BISNIS-27 503.122 (3.27)   |   COMPOSITE 5724.74 (38.65)   |   DBX 1066.46 (5.9)   |   I-GRADE 166.255 (1.33)   |   IDX30 491.004 (3.79)   |   IDX80 129.735 (1.18)   |   IDXBUMN20 364.991 (2.88)   |   IDXG30 133.352 (1.26)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.34)   |   IDXQ30 143.512 (0.71)   |   IDXSMC-COM 247.38 (2.02)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (4.18)   |   IDXV30 127.096 (1.4)   |   INFOBANK15 976.214 (3.91)   |   Investor33 422.656 (2.94)   |   ISSI 167.54 (1.34)   |   JII 607.336 (5.33)   |   JII70 209.626 (2)   |   KOMPAS100 1162.4 (9.2)   |   LQ45 904.834 (7.73)   |   MBX 1587.29 (11)   |   MNC36 315.598 (2.2)   |   PEFINDO25 317.232 (0.51)   |   SMInfra18 287.626 (3.29)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.42)   |  

Dilanoviana, Pemudi Teknopreneur Perintis Pembangunan Desa Tanjung Hutan

Minggu, 22 Oktober 2017 | 08:35 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta - Melihat potensi di desanya yang terlatak di pinggir pantai, Dilanoviana tergerak untuk mengembangkan. Bersama rekan-rekannya, warga dan pemerintah Desa Tanjung Hutan, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, pemudi kelahiran 28 September 1992 ini berusaha mewujudkan desanya menjadi Desa Wisata.

Selain wisata pantai, Dilanoviana juga sedang merintis pembangunan wisata hidroponik di atas bukit di desanya. Didukung Kepala Desa, sedang disiapkan perkebunan merica yang memiliki bangunan pentas seni rakyat dan akan dibangun rumah-rumah pohon untuk menarik wisatawan. Di atas lahan seluas dua hektare itu, juga akan disediakan tempat outbond.

Pembangunan desa wisata di Tanjung Hutan, juga dilengkapi dengan tempat pemandian air panas. Di area wisata itu, kebetulan ada empat titik sumber air panas alami yang potensial untuk dikembangkan.

“Area wisata ini mulai pada 2016. Saya berharap para pemuda desa Tanjung Hutan bersama-sama mengembangkan perekonomian desa lewat pariwasata,” ujar Dila, sapaan gadis berjilbab ini saat dikunjungi Tim dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) di Tanjung Hutan, akhir pekan ini.

Dilanoviana merupakan satu dari 78 pemuda teknopreneur penggerak dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa yang difasilitasi oleh Kempora. Bersama para pemuda lain yang telah terseleksi dari 34 provinsi, Dilanoviana telah mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pemuda Berbasis Iptek dan Imtak bertema “Pemuda sebagai Penggerak Sentra Pemberdayaan Pemuda di Desa”, yang digelar di Bogor, Jawa Barat, akhir Juli lalu.

Asisten Deputi Bidang Peningkatan Iptek dan Imtak Pemuda Kempora, Esa Sukmawijaya mengatakan, peran aktif dan partisipasi pemuda dalam setiap aktivitas pembangunan di desa perlu terus ditingkatkan agar mereka kelak akan menjadi para kader pemimpin dan pelopor yang tangguh di desanya masing-masing. Mereka juga patut diapresiasi karena telah memberikan sumbangsih ilmu dan tenaga untuk pembangunan desa.

Menurut dia, pelatihan yang telah diberikan kepada bagi para pemuda desa itu untuk merealisasikan salah satu poin Nawacita yang berbunyi, Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa-desa dalam kerangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Para pemuda yang direkrut berasal dari beberapa titik pada 40 desa percontohan dan 14 Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional yang dikoordinasikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemko PMK),” terang Esa.

“Selain keterampilan di bidang teknologi, para pemuda juga harus pernah berpartisipasi dalam pemberdayaan pemuda pada bidang keagamaan, sehingga sejalan antara kebutuhan jasmani dan rohani. Hal ini akan menimbulkan keseimbangan hidup bagi para pemuda sebagai kader masa depan bangsa," tambahnya.

Setelah mendapatkan Pelatihan, para pemuda teknoprenuer itu juga mendapatkan pendampinginan dan fasilitasi untuk mengembangkan berbagai karyanya. Selain Dilanoviana, pemuda teknoprenueur lain yang telah mengikuti pelatihan dan pekan ini dikunjungi Tim Kemenpora adalah Asep Jaya Suprana, pemuda dari Desa Umpu Bhakti Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan.

Asep, bersama warga dan rekan-rekan pemuda desa, ia membuat kerajinan souvenir berbahan limbah kayu dari bekas mebel. Di markas organisasi yang diberinama Nuwa Kreatif Pemula (Pemuda Peduli Lingkungan dan Alam), pemuda kelahiran 7 Oktober 1994 ini mengubah limbah kayu itu menjadi kerajinan ornamen Lampung Way Kanan dalam bentuk gambar seloit, akrilik, gantungan kunci, dan lambang atau logo sesuai pesanan.

“Kita menjual hasil kerajinan ke instansi atau perkantoran, bakn, sekolah dll. Kalo yang gantungan kunci, seloit kita jual kepada anak-anak muda dan masyarakat umum serta sekolah,” tutur Asep.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Warga Bandarlampung Kembali Sulit Dapatkan Gas 3 Kg

Sejumlah warga di sebagian wilayah Kota Bandarlampung kembali kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk memasak berupa elpiji tabung 3 kg.

NASIONAL | 22 Oktober 2017

Soal Densus Tipikor, Zulkifli: Perkuat KPK Saja

Polisi dan Kejaksaan sudah punya tugas masing-masing.

NASIONAL | 22 Oktober 2017

Zulkifli: Nanti Ada Kejutan untuk Pilgub Jabar dan Jatim

Sejumlah partai bakal bergabung dalam poros baru tersebut di antaranya PAN, Gerindra, PKS, PPP dan Demokrat.

NASIONAL | 22 Oktober 2017

Zulkifli: RI Sudah Merdeka 72 Tahun, Tidak Perlu Pertentangkan SARA

Nilai-nilai Pancasila harus dijahit lagi dalam bingkai NKRI.

NASIONAL | 22 Oktober 2017

Sekjen PDIP Konsolidasi Pemenangan Gus Ipul-Anas

Seluruh kader PDIP di Jawa Timur harus bah membahu untuk kemenangan Gus Ipul-Anas di Pilgub Jatim.

NASIONAL | 22 Oktober 2017

Dua Orang Tewas Terbakar dalam Kecelakaan di Karawang

Kecelakaan itu melibatkan dua sepeda motor yang sama-sama tidak disertai nomor polisi.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Prabowo: Kalau Tidak Ada Uang, Sulit

Prabowo mengatakan, banyak anak muda menghadap dirinya untuk bisa jadi wali kota atau gubernur.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Ganjar Siap Maju Kembali Pimpin Jateng

Ia pun menyerahkan sepenuhnya kepada Partai PDIP terkait koalisi dan calon pendampingnya.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Menkumham Sambut Baik Hibah Tanah untuk Lapas di Jambi

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyambut baik hibah tanah Pemprov Jambi untuk pembangunan lembaga permasyarakatan baru di provinsi itu.

NASIONAL | 21 Oktober 2017

Menhub: Tarif Trem di Surabaya Bisa Disubsidi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan tarif trem yang nanti akan beroperasi di Surabaya bisa mendapatkan subsidi pemerintah.

NASIONAL | 21 Oktober 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS