Petugas Gabungan Gelar Operasi "Odol" di Tol Palikanci
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Petugas Gabungan Gelar Operasi "Odol" di Tol Palikanci

Kamis, 10 Januari 2019 | 07:41 WIB
Oleh : CAH

Cirebon- Petugas gabungan dari kepolisian dan Jasa Marga menggelar Operasi Overdimensi dan Overload ("Odol") di ruas Jalan Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon, Jawa Barat untuk menekan angka kecelakaan terutama tabrak belakang.

"Operasi Odol bertujuan untuk menekan tingkat fatalitas kecelakaan tabrak belakang," kata Traffic Management Manager PT Jasa Marga Cabang Palikanci Agus Hartoyo, di Cirebon, Kamis (10/1).

Agus mengatakan kejadian tabrakan bagian belakang kendaraan truk sering terjadi di ruas Tol Palikanci, bahkan Desember lalu menewaskan seorang pengendara.

Selain itu, Operasi Odol bertujuan juga untuk meminimalkan kerusakan jalan tol akibat kendaraan besar yang bermuatan melebihi batas. Karena itu, pihaknya menindak kendaraan yang bermuatan 5 ton lebih dari batas standar.

"Kami memberi rambu maksimal muatannya 10 ton di jalan tol," ujarnya.

"Kalau ada yang melebihi itu, sampai 5 ton, maka kita kandangkan dan minta untuk dikurangi terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan," ujarnya pula.

Kanit Lakalantas Sat Lantas Polres Cirebon Iptu Endang Khusnandar mengatakan kendaraan besar yang bermuatan melebihi batas maksimal mengganggu arus lalu lintas di tol dan sering menjadi penyebab kecelakaan.

"Minimal kecepatan di jalan tol itu seharusnya 60 kilometer per jam, karena beratnya melebihi batas jadi 30 kilometer per jam tentu sangat mengganggu," katanya lagi.

Tidak hanya mengganggu saja, bahkan tak sedikit kecelakaan terjadi akibat hal itu, ujar dia pula.

Berdasarkan data bulan Desember 2018, lanjut Endang, tercatat delapan kecelakaan terjadi di Tol Palikanci akibat kendaraan bermuatan melebihi batas maksimal.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Kamera Pengawas di Rumah Ketua KPK Tak Berfungsi

Karena ada pengerjaan renovasi rumah, CCTV di rumah Agus tidak difungsikan.

NASIONAL | 10 Januari 2019

Ketua KPK Berada di Rumah Saat Terjadi Teror Bom

"Kita belum tahu apa yang terjadi. Mudah-mudahan ini tidak melemahkan semangat kami."

NASIONAL | 10 Januari 2019

Wiranto Minta Polisi Ungkap Teror Pimpinan KPK

Menko Polhukam Wiranto meminta kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelempar bom molotov di rumah pimpinan KPK.

NASIONAL | 9 Januari 2019

Surat Tidak Mampu Dihapus dalam Penerimaan Siswa Baru

SKTM menjadi salah satu masalah dalam penerimaan siswa baru tahun lalu.

NASIONAL | 9 Januari 2019

Ketua KPK Pulang ke Rumah Tanpa Rasa Takut

Agus tidak menunjukkan rasa takut saat pulang ke rumahnya usai mengalami teror bom di kediamannya tadi pagi.

NASIONAL | 9 Januari 2019

Wakil Ketua KPK Tenang Tanggapi Teror Molotov

Laode Muhammad Syarif, tenang menanggapi teror molotov di kediamannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

NASIONAL | 9 Januari 2019

Korupsi di Empat Sektor Ini Turun Secara Signifikan

Survei Nasional Korupsi tahun 2018 menunjukkan, terdapat 4 sektor atau bidang yang tingkat korupsi atau pungutan liarnya menurun signifikan

NASIONAL | 9 Januari 2019

Pungli Turun Secara Signifikan

Pemerintahan Jokowi-JK berhasil membangun pelayanan publik yang terintegrasi dan akan memperluas layanan tersebut karena masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

NASIONAL | 9 Januari 2019

Pelaku Teror di Rumah Pimpinan KPK 2 Pria Berboncengan Motor

Polisi menyebutkan teror bom molotov di kediaman Wakil Ketua KPK Laode M Syarif diduga dilakukan oleh dua pria yang berbocengan motor.

NASIONAL | 9 Januari 2019

Mendikbud Akui Sulit Atasi Kebocoran Anggaran Pendidikan

Muhadjir meminta KPK mengintensifkan pengawasan terhadap penggunaan dana pendidikan.

NASIONAL | 9 Januari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS