KPK Kembali Perpanjang Penahanan Petinggi Krakatau Steel
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

KPK Kembali Perpanjang Penahanan Petinggi Krakatau Steel

Rabu, 19 Juni 2019 | 21:12 WIB
Oleh : Fana Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memperpanjang masa penahanan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro yang menjadi tersangka kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Krakatau Steel.

Tak hanya Wisnu Kuncoro, KPK pun memperpanjang penahanan seorang swasta bernama Alexander Muskitta yang juga menyandang status tersangka kasus ini.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, masa penahanan kedua tersangka diperpanjang selama 30 hari ke depan terhitung sejak 21 Juni. Dengan demikian, Wisnu dan Alexander bakal mendekam di sel tahanan setidaknya hingga 20 Juli 2019.

"Perpanjangan masa penahanan selama 30 hari ke depan, demi kepentingan penyidikan," kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Diberitakan, KPK menetapkan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan barang dan jasa di Krakatau Steel. Tak hanya Wisnu status tersangka juga disematkan KPK terhadap tiga orang lainnya, yakni Presdir PT Grand Kartech, Kenneth Sutardja; bos Tjokro Group, Kurniawan Eddy Tjokro dan seorang swasta lainnya bernama Alexander Muskitta.

Perkara ini bermula saat Direktorat Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel yang dipimpin Wisnu Kuncoro merencanakan kebutuhan barang dan peralatan masing-masing senilai Rp24 miliar dan Rp2,4 miliar. Alexander Muskitta kemudian menawarkan sejumlah rekanan untuk menggarap proyek tersebut dan disetujui Wisnu Kuncoro. Alexander Muskitta yang bertindak mewakili dan atas nama Wisnu menyepakati commitment fee dengan rekanan yang disetujui untuk ditunjuk, yakni PT Grand Kartech dan Group Tjokro senilai 10 persen dari nilai kontrak.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS