Tim Novel Berakhir Tanpa Hasil, Polri: Nanti Disampaikan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Tim Novel Berakhir Tanpa Hasil, Polri: Nanti Disampaikan

Selasa, 9 Juli 2019 | 18:49 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Gabungan yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mengusut kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik Novel Baswedan ternyata tak mampu berbuat banyak.

Tim yang telah berakhir masa kerjanya itu gagal menemukan pelaku sadis yang tega melukai penyidik senior KPK itu. Tim bahkan belum berbunyi menyampaikan kinerjanya kepada publik melalui media.

“Nanti Pak Kadiv Humas yang akan menyampaikan, tetapi yang jelas nanti TGPF itu akan menyampaikan hasilnya ke Mabes dan Mabes akan mempelajari dan tentunya nanti tim teknis akan menyampaikan dan menindaklanjuti,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri Selasa (9/7/2019).

Dedi belum mengetahui bagaimana nasib tim eksternal yang berasal dari berbagai macam elemen yang ahli di bidangnya itu. Apakah akan diperpanjang atau tidak. Yang jelas hasil tim menurut Dedi belum dikantongi Mabes Polri.

“Nanti kalau hasilnya sudah dipelajari, Pak Kadiv akan menyampaikan langkah teknis apa yang akan dilakukan oleh Mabes Polri. Sampai hari ini dari TGPF belum menyerahkan hasilnya,” imbuhnya.

Hanya sedikit dari kinerja tim yang dirilis ke publik. Misalnya pada 8-10 April tim melakukan uji alibi dan pendalaman keterangan saksi-saksi dalam kasus yang membuat Novel cacat seumur hidup itu. Uji alibi dan pendalaman keterangan saksi-saksi dilakukan di Maluku.

Menurut anggota tim yang juga Komisioner Komisi Kepolisian Nasional Poengky Indarti yang datang ke Maluku adalah Prof. Amzulian Rifai (Ketua Umum Ikatan Sarjana Hukum Indonesia/ISHI), dan Hendardi (Ketua Badan Pengurus Setara Institute).

Lalu ada Ifdhal Kasim (Mantan Ketua Komnas HAM dan Komisioner Komnas HAM periode 2007-2012) dan Nur Kholis (Mantan Ketua Komnas HAM dan Komisioner Komnas HAM periode 2007-2017).

Tim juga telah mendalami hasil penyidikan tim penyidik, maupun laporan dari Komnas HAM, Ombudsman dan Kompolnas yang sebelumnya melakukan pemantauan terhadap penanganan kasus ini.

Hasil yang diperoleh di Malang, Bekasi, Sukabumi dan Ambon melengkapi penelusuran tim di Jakarta, dimana tim juga mendengar keterangan dari profesor ahli kimia dan dokter ahli mata, serta memeriksa kembali jenderal dan beberapa anggota Kepolisian.

Tapi Poengky tidak menjelaskan siapa jenderal polisi yang diperiksa itu. Sejak awal kasus ini terjadi memang muncul spekulasi jika kasus ini dibeking jenderal makanya tidak terungkap.

Tim juga bekerjasama dengan counterpart dari Inggris dan mencoba memperjelas tayangan CCTV yang merekam aksi penyerangan terhadap Novel.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal pada 11 Maret 2017. Kedua matanya rusak parah. Novel pun berobat di Singapura.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kompol Tuti Ajukan Pengalihan Status Tahanan Kota

Kompol Tuti Mariati, mengajukan surat permohonan pengalihan status tahanannya ke Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Kuasa Hukum Minta KPK Bebaskan Syafruddin Malam ini

"Pada malam ini juga pukul 00.00 WIB wajib harus dilepaskan karena penahanannya berakhir."

NASIONAL | 9 Juli 2019

Program Kuliah Kewirausahaan Muda Kemenpora Sampai di Bekasi

Jakarta. Kementerian Pemuda dan Olahraga, bekerjasama dengan Universitas Islam 45 Bekasi dan PT Astra International

NASIONAL | 5 Juli 2019

Universitas Respati Indonesia dan Kemenpora Ingin Penuhi Potensi Wirausaha di Bidang Medis

Kemenpora melanjutkan programnya untuk membangkitkan jiwa wirausaha pada pemuda Indonesia dengan menggalang kerjasama dengan berbagai universitas di Jabodetabek

NASIONAL | 4 Juli 2019

Try Sutrisno: Perang Siber Ancaman Nyata Saat Ini

Try Sutrisno mengemukakan perang tidak berwujud seperti cyber war (perang siber) sebagai ancaman saat ini.

NASIONAL | 9 Juli 2019

MA Lepaskan Syafruddin Temenggung, KPK: Aneh bin Ajaib

KPK merasa putusan tersebut aneh bin ajaib karena bertentangan dengan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Modus Suap Kompol Tuti Diungkap di Sidang Perdana

Kompol Tuti Mariati menerima suap atau pungutan dari tahanan untuk memberikan fasilitas dalam Rutan Polda NTB.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Polri Didesak Ungkap Pelaku Kekerasan Rusuh Mei

Amnesti Internasional Indonesia, mendorong polisi mengungkap siapapun pelaku kekerasan yang melanggar hak asasi manusia.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Sriwijaya Air Layani Penerbangan Calon Jemaah Haji ke Embarkasi

Sriwijaya Air dipercaya untuk melayani serta menerbangkan 13.644 calon jemaah haji dari tujuh daerah di Indonesia menuju embarkasi.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Ini Syarat Menhan Jika WNI Simpatisan ISIS Ingin Pulang

Ratusan WNI simpatisan ISIS yang terjebak di Suriah bisa pulang ke Indonesia jika berjanji benar-benar insaf dan tidak lagi terlihat kelompok teroris tersebut.

NASIONAL | 9 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS