APP Sinar Mas Intensifkan Pencegahan Karhutla di Sumatera Selatan
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

APP Sinar Mas Intensifkan Pencegahan Karhutla di Sumatera Selatan

Selasa, 9 Juli 2019 | 19:27 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Palembang, Beritasatu.com – Jelang puncak musim kemarau 2019 yang diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus – September 2019, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas mengintensifkan persiapan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di seluruh wilayah konsesi pemasoknya, salah satunya Sumatera Selatan.

APP Sinar Mas bersama seluruh mitra pemasoknya siap mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan dan penanggulangan karhutla di Sumatera Selatan.

Managing Director Sinar Mas Saleh Husin mengatakan, partisipasi APP Sinar Mas dalam Apel Siaga menegaskan komitmen perusahaan dan seluruh mitra pemasoknya untuk mendukung pemerintah provinsi maupun pusat dalam pencegahan karhutla tahun ini.

“Kami yakin dengan persiapan yang lebih matang dan juga kolaborasi yang solid dari sektor swasta, pemerintah, TNI-Polri, maupun masyarakat mampu menjaga hutan Indonesia dari bencana karhutla," ungkap Saleh Husin.

Pada kesempatan yang sama, GM Fire Management APP Sinar Mas Sujica Lusaka mengatakan bahwa, untuk menghadapi musim kemarau 2019, perusahaan kembali mengandalkan sistem penanggulangan kebakaran hutan secara terintegrasi (Integrated Fire Management - IFM) yang meliputi empat strategi utama yaitu pencegahan, persiapan, deteksi dini dan respon cepat.

“Dalam tiga pilar terakhir, kami mengoptimalkan berbagai fasilitas, di antaranya helikopter waterbombing, peningkatan kapasitas tim pemadam kebakaran, dan penerapan Sistem Komando Bencana (Incident Command System). APP Sinar Mas juga telah membangun kemampuan deteksi dini, yang mampu mengidentifikasi kebakaran lebih dini,” terang Sujica.

Sementara itu aspek pencegahan diantaranya dilakukan melalui sosialisasi dan pembinaan terhadap masyarakat di sekitar area konsesi perusahaan. Melalui program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), APP Sinar Mas berupaya mempersempit potensi kebakaran dengan memberikan pendampingan kepada masyarakat agar mereka tidak lagi melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Program (DMPA) juga bertujuan untuk mengedukasi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di sekitar area konsesi, sehingga mereka bisa sejahtera secara sosial-ekonomi melalui praktik yang memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Hingga akhir 2018 lalu, program DMPA telah memberikan pendampingan terhadap 66 desa di Provinsi Sumatra Selatan dengan target tambahan 21 desa hingga akhir tahun 2019.

Pada acara Apel Siaga Karhutla Sumatra Selatan kali ini, APP Sinar Mas menampilkan beberapa pasukan pemadam, teknologi, maupun fasilitas, antara lain personel Tim Reaksi Cepat, situation room, helikopter pemantau api dan water bombing, airboat, sepeda motor patroli, mesin pompa dan nozzle pemadam multifungsi Sambunesia

"Dengan teknologi maupun beberapa fasilitas yang ada, kami harap personel pemadam kami dapat bekerja optimal dalam mencegah dan menanggulangi karhutla baik melalui darat, air, dan udara demi mewujudkan Sumatra Selatan bebas asap," tutur Sujica.

APP Sinar Mas akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan otoritas dan pemangku kepentingan lain untuk mencegah serta menangani karhutla di seluruh wilayah operasi pemasoknya. Hingga akhir 2018 lalu, perusahaan berhasil menurunkan angka kebakaran hutan hingga mendekati target zero fire pada periode berjalan. Saat ini, hanya 0,07 persen dari seluruh area konsesi pemasok APP Sinar Mas yang terdampak api akibat pembakaran ilegal oleh pihat ketiga.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kasasi Syafruddin Dikabulkan, KPK Pastikan Tak Berhenti Usut SKL BLBI

Sejauh ini, KPK menduga megakorupsi SKL BLBI telah merugikan keuangan negara yang ditaksir mencapai Rp 4,58 triliun.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Bea Cukai Tahan 8 Kontainer Limbah B3 dari Australia

8 kontainer waste paper itu dimuat oleh Shipper Oceanic Multritrading Pty. Ltd dari Pelabuhan Brisbane.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Putusan MA soal Syafruddin Temenggung, Otto Hasibuan: Bagus untuk Kepastian Hukum

Selain memberikan kepastian hukum, kata Otto, putusan MA tersebut keadilan khususnya bagi para terdakwa.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Tim Novel Berakhir Tanpa Hasil, Polri: Nanti Disampaikan

Tim yang telah berakhir masa kerjanya itu gagal menemukan pelaku sadis yang tega melukai penyidik senior KPK itu.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Kompol Tuti Ajukan Pengalihan Status Tahanan Kota

Kompol Tuti Mariati, mengajukan surat permohonan pengalihan status tahanannya ke Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram.

NASIONAL | 9 Juli 2019

Kuasa Hukum Minta KPK Bebaskan Syafruddin Malam ini

"Pada malam ini juga pukul 00.00 WIB wajib harus dilepaskan karena penahanannya berakhir."

NASIONAL | 9 Juli 2019

Program Kuliah Kewirausahaan Muda Kemenpora Sampai di Bekasi

Jakarta. Kementerian Pemuda dan Olahraga, bekerjasama dengan Universitas Islam 45 Bekasi dan PT Astra International

NASIONAL | 5 Juli 2019

Universitas Respati Indonesia dan Kemenpora Ingin Penuhi Potensi Wirausaha di Bidang Medis

Kemenpora melanjutkan programnya untuk membangkitkan jiwa wirausaha pada pemuda Indonesia dengan menggalang kerjasama dengan berbagai universitas di Jabodetabek

NASIONAL | 4 Juli 2019

Try Sutrisno: Perang Siber Ancaman Nyata Saat Ini

Try Sutrisno mengemukakan perang tidak berwujud seperti cyber war (perang siber) sebagai ancaman saat ini.

NASIONAL | 9 Juli 2019

MA Lepaskan Syafruddin Temenggung, KPK: Aneh bin Ajaib

KPK merasa putusan tersebut aneh bin ajaib karena bertentangan dengan putusan Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

NASIONAL | 9 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS