UGM Lestarikan Terumbu Karang di Natuna
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

UGM Lestarikan Terumbu Karang di Natuna

Minggu, 11 Agustus 2019 | 14:37 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta yang sedang mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), ikut berkontribusi melestarikan terumbu karang di perairan laut setempat. Langkah ini ditempuh dengan melepaskan bioreeftek yang dibuat oleh para mahasiwa KKN tersebut.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN PPM UGM di Natuna, Agastya mengatakan, Natuna dipilih menjadi lokasi KKN PPM karena merupakan salah satu daerah yang kaya akan potensi wisata dan kelautan. Selain itu, Natuna juga termasuk daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) di Indonesia.

"Dengan pelepasan bioreeftek ini diharapkan ekosistem bawah laut di Kecamatan Pulau Tiga Barat, Natuna ini akan terpelihara dan memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan setempat dalam mencari ikan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka," ujar Agastya di Jakarta, Minggu (11/8/2019)

Pelepasan bioreeftek ini dilakukan di Desa Pulau Tiga dan Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, serta Desa Tanjung Kumbik Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Salah satu mahasiswa KKN UGM di Natuna, Ade Wulan Fitriana menjelaskan, bioreeftek merupakan terumbu karang buatan dari bahan-bahan sederhana. Bahan-bahan bioreeftek ini yakni batok kelapa yang dilapisi dengan semen dan ditusuk dengan tongkat kayu. Penyangga batok kelapa bioreeftek menggunakan papan kayu yang dilapisi semen.

"Setelah bioreeftek ditanamkan di bawah laut, larva terumbu karang akan menghinggapi batok kelapa dan tumbuh di sana. Terumbu karang yang tumbuh di bioreeftek akan menjadi rumah bagi ikan dan para biota laut lainnya. Hal ini tentu akan memudahkan para nelayan dalam mencari ikan,” jelas Ade.

Ade mengatakan, sebelum melepas bioreeftek, mereka melakukan survei untuk menentukan lokasi pelepasan bioreeftek dengan menyelam ke bawah laut hingga kedalaman 15 meter.

Kelola Sampah
Selain pelepasan bioreeftek, para mahasiswa KKN PPM UGM bersama masyarakat dan aparat pemerintah setempat bekerja sama mengatasi masalah sampah di Desa Pulau Tiga dan Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Mahasiswa KKN PPM UGM di Natuna, Cahayatika Budi Utami mengatakan, langkah ini ditempuh dengan menyediakan tong sampah dan mengolah sampah menjadi barang yang bermanfaat.

Ia menjelaskan, di Desa Pulau Tiga, para mahasiswa dan aparat desa menyiapkan 200 tong sampah yang disebar di lima Rukun Tetangga. Diharapkan dengan adanya tong sampah di setiap rumah, kebiasaan membuang sampah di laut dapat berkurang. Para mahasiswa juga membuat eco paving block dan lampu botol dari plastik bekas.

Sedangkan di Desa Tanjung Kumbik Utara, para mahasiswa UGM bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna membuat tempat sampah dari daur ulang kapa lasing sitaan. Selain itu, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Natuna akan menyiapkan dermaga khusus sebagai tempat pembuangan sampah (TPS) pada tahun depan.

Ketua KKN PPM UGM di Natuna, Ignasius Gracia Putra Dharu Wicaksono berharap, kegiatan ini akan membantu masyarakat mengatasi masalah sampah di Kecamatan Pulau Tiga Barat. Selain itu, masyarakat setempat diharapkan juga bisa memulai hidup bersih dan sehat, serta tidak membuang sampah ke laut lagi.

Sebagaimana diketahui, masyarakat Kecamatan Pulau Tiga Barat memiliki kebiasaan membuang sampah ke laut. Hal ini menyebabkan terjadi penumpukan sampah di laut sekitar rumah warga yang berpotensi mencemari air laut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

BNPB: Titik Panas di Riau Berkurang

Pengurangan jumlah hotspot kategori sedang dan tinggi juga terjadi di sejumlah daerah lain, seperti di Kaltim, Kalsel dan Kalut.

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Enggano

Gempa ini disebutkan BMKG tidak berpotensi terjadinya tsunami.

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Sembelih 42 Ekor Domba, AMG Berbagi Daging Kurban untuk Warga Teluk Jambe

Biasanya AMG hanya menyembelih satu ekor sapi, sekarang mampu menyembelih 42 ekor domba untuk dibagikan ke warga sekitar.

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Kata KPK Soal Tewasnya 35 Anak di Samarinda

KPK menjelaskan soal meninggalnya 35 anak di lubang bekas tambang

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Kapolda Jateng Khotbah Iduladha, Ingatkan Umat Islam Jaga Persatuan

"Tidak boleh ada organisasi yang merasa paling Islam dan menganggap yang lain kafir," kata dia.

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Berkurban Sapi Limosin, Ganjar Imbau Pembagian Tidak Gunakan Plastik

Seekor sapi berjenis Limosin dengan berat 1,2 ton menjadi hewan kurban Ganjar sekeluarga, tahun ini.

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Mantan Kabais: Apabila Terbukti Radikal, Enzo Tak Layak Masuk TNI

Salah satu kriteria dalam litsus yang paling "mematikan" adalah keterpengaruhan, baik ke arah ekstrem kanan, ekstrem kiri, dan ekstrem lainnya.

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Iduladha, JK Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Para Jemaah Haji

Jusuf Kalla juga mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama mendoakan negeri kita.

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Iduladha, Kota Pekanbaru Berselimut Asap Karhutla

Panitia di masjid dan warga terpaksa mengenakan masker medis karena asap yang terasa pekat.

NASIONAL | 11 Agustus 2019

Presiden Sumbang Sapi 762 kg ke Masjid Terbesar Kalsel

Masjid Raya Sabilal Muhtadin akan menyembelih 17 ekor sapi dan delapan ekor kambing.

NASIONAL | 11 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS