Satgas Antimafia Bola Awasi Kompetisi Liga 1
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Satgas Antimafia Bola Awasi Kompetisi Liga 1

Rabu, 14 Agustus 2019 | 14:51 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Satgas Antimafia Bola jilid dua, menggelar rapat koordinasi untuk menentukan langkah ke depan guna menuntaskan kasus-kasus yang belum tertangani dan menciptakan persepakbolaan yang bersih, bermartabat serta berprestasi.

Selain penuntasan kasus, Satgas Antimafia Bola jilid dua juga melebarkan sayap dengan membentuk 13 satgas wilayah untuk mengawasi pagelaran kompetisi sepakbola nasional.

Kepala Satgas Antimafia Bola Brigjen Pol Hendro Pandowo mengatakan, Satgas Antimafia Bola jilid pertama telah menyelesaikan empat laporan polisi dan menahan tujuh tersangka yang semuanya sudah menerima vonis dari pengadilan.

"Dan, saat ini karena ekspektasi masyarakat sangat tinggi untuk dibentuk kembali, diperpanjang Satgas Antimafia Bola jilid dua. Sehingga hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi untuk menentukan langkah ke depan," ujar Hendro, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/8/2019).

Sebagai gambaran, kata Hendro, tugas satgas ke depan adalah menuntaskan kasus-kasus yang belum rampung. Termasuk, membentuk 13 satgas wilayah untuk mengawasi kompetisi sepak bola nasional.

"Tentunya yang pertama di samping untuk memenuhi ekspektasi masyarakat pecinta sepak bola untuk mewujudkan persepakbolaan yang bersih, bermartabat, dan berprestasi juga tentunya menuntaskan beberapa kasus di Satgas Antimafia Bola pertama yang belum selesai. Akan kita tuntaskan, kita selesaikan. Kemudian yang berikutnya, dalam rapat koordinasi ini kita undang Satgas Antimafia Bola yang dibentuk dengan mengembangkan sayapnya, membentuk 13 satgas wilayah daerah, di mana dilangsungkannya pertandingan Liga 1 di Indonesia," ungkap Hendro.

Hendro menyampaikan, tugas satgas wilayah memonitoring, melihat dan mengawasi pelaksanaan pertandingan sepakbola Liga 1 yang berlangsung di wilayah.

"Mana kala ditemukan suatu pelanggaran pidana, maka kita juga akan melakukan penyelidikan dan penyidikan, sampai memproses seperti yang sudah kita lakukan sebelumnya. Mohon doa restu dari masyarakat Indonesia agar apa yang kita laksanakan dapat dijalankan dengan baik," katanya.

Menurut Hendro, pengawasan dan monitoring pertandingan Liga 1 dilaksanakan lebih kepada tindakan preventif atau pencegahan.

"Tentunya apa yang sudah kita lakukan dengan memproses para pelaku yang di Satgas Antimafia Bola jilid 1, memberikan efek jera. Jangan sampai terjadi lagi di ke depan," tegas Hendro yang juga menjabat sebagai Karo Provos Divisi Propam Polri itu.

Hendro menjelaskan, satgas wilayah dikomandoi setiap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda setempat. Diantaranya, Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Timur, Polda Bali, Polda Lampung, Polda Sumatera Barat, Polda Riau, Polda Sulawesi Selatan, Polda Kalimantan Timur, Polda Kalimantan Selatan, Polda Kalimantan Tengah, dan Polda Papua.

"Ya hampir sama (pengawasannya dengan jilid pertama). Kita ketahui bersama bahwa beberapa modus di jilid pertama adanya transfer uang, kemudian ada yang melibatkan semua orang yang pernah kita lakukan penangkapan dan penahanan," katanya.

Hendro mengungkapkan, apabila ditemukan tindakan pidana penanganannya dilakukan di daerah. "Di daerah itu (penanganannya). Harapan kita tidak ditemukan kembali adanya pengaturan skor pertandingan sepak bola di Indonesia. Tapi kalau ditemukan satu tindak pindana, tentunya tidak ragu-ragu kita akan melakukan proses penyelidikan dan penyidikan," ucapnya.

Menyoal apa saja kasus yang belum tuntas ditangani satgas jilid pertama, Hendro menuturkan, diantaranya kasus yang menjerat Vigit Waluyo (VW) dan mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Hidayat (H).

"Ada kasus VW belum selesai, kasus H belum tuntas. Belum ada (tersangka baru sejauh ini), harapan kita tidak ada," tandasnya



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ruang Kosong Pembangunan Karakter Bangsa Diisi Kelompok Radikal

Kelompok radikal merambah dari kampus ke kampus.

NASIONAL | 14 Agustus 2019

500.000 Guru Akan Ikuti Pelatihan Berbasis Zonasi

Kemdikbud juga akan memberikan insentif sebesar Rp 3 juta untuk masing-masing MGMP.

NASIONAL | 13 Agustus 2019

Kelompok Bersenjata Serang Petugas saat Olah TKP Hedar

Olah TKP dilakukan pada Selasa (13/8) pukul 11.00 WIT, kemudian pada pukul 11.27 WIT anggota mendapat tembakan dari arah seberang kali.

NASIONAL | 14 Agustus 2019

Kasus Suap Direktur Keuangan, KPK Periksa Dirut PT Angkasa Pura II

Penyidik KPK juga menjadwalkan memeriksa sejumlah pegawai dan pejabat PT Angkasa Pura II lainnya.

NASIONAL | 14 Agustus 2019

Kempar Gelar Sayembara Desain Arsitektur Nusantara

Sayembara ini diharapkan akan mampu memberikan warna baru bagi wisatawan yang datang dan berkunjung ke destinasi yang telah ditetapkan pemerintah.

NASIONAL | 14 Agustus 2019

Kasus Suap Kempupera, KPK Periksa Legislator PKB Jazilul Fawaid

Penyidik lembaga antirasuah juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Mutakin selaku staf administrasi anggota DPR dari Fraksi PKB, Musa Zainudin.

NASIONAL | 14 Agustus 2019

Dedy Ermansyah Terpilih Jadi Wagub Bengkulu

Dedy Ermansyah berhak menjadi wagub Bengkulu menggantikan Rohidin Nersyah untuk meneruskan masa jabatan hingga 12 Februari 2021.

NASIONAL | 14 Agustus 2019

Kampus Sepatutnya Tak Terlibat Politik Praktis

Parpol sebaiknya tetap dilarang berkegiatan di kampus.

NASIONAL | 14 Agustus 2019

Diskusi Berantas Hoax di Bantul, Kominfo: Generasi Milenial Harus Bijak Manfaatkan Internet

Diskusi tersebut juga bertujuan untuk meningkatkan rasa bela negara di kalangan milenial.

NASIONAL | 14 Agustus 2019

KPK Usut Keterlibatan Pejabat Kemtan di Kasus Suap Impor Bawang

Saut menegaskan langkah Kemtan mencopot sejumlah pejabatnya tak menghentikan langkah KPK untuk menjerat para pihak yang terlibat dalam kasus ini.

NASIONAL | 14 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS