Kempar Fokus Kembangkan 5 Destinasi Super Prioritas
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kempar Fokus Kembangkan 5 Destinasi Super Prioritas

Rabu, 11 September 2019 | 08:17 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah telah menetapkan lima Destinasi Super Prioritas untuk dikembangkan secara cepat guna menjaring wisatawan mancanegara datang ke Indonesia. Kelima Destinasi Super Prioritas tersebut adalah Kawasan Wisata Danau Toba, Kawasan wisata Borobudur yang areanya meliputi kawasan Joglosemar (Jogjakarta, Solo dan Semarang), Kawasan wisata Lombok Mandalika, Kawasan wisata NTT Labuan Bajo, dan Kawasan wisata Sulawesi Utara Likupang.

Untuk mematangkan strategi, Kementerian Pariwisata (Kempar) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) III dengan tema Pengembangan 5 Destinasi Super Prioritas, pada 10-11 September 2019 di Swissotel Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan dalam Rakornas ini ada beberapa pembahasan, mulai dari pengintegrasian dukungan Kementerian/Lembaga dalam pengembangan 5 destinasi pariwisata super prioritas. Selanjutnya bagaimana strategi pengembangannya, ada juga program Quick Wins 2019 dan rencana pengembangan destinasi pariwisata super prioritas 2020.

Ditambahkan Arief, peningkatan daya saing SDM, masyarakat dan industri pariwisata pun akan didiskusikan dalam Rakornas ini. Diharapkan hasilnya berupa rencana aksi kegiatan dan penganggaran peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM, pemberdayaan masyarakat dan peningkatan daya saing industri (SMI).

"Peningkatan daya saing SDM, masyarakat dan industri pariwisata perlu didiskusikan dalam Rakornas III Pariwisata ini, karena selain pemerintah berupaya untuk mengembangkan destinasi pariwisata secara fisik, pengembangan SDM pun perlu ditingkatkan agar supaya masyarakat di lokasi destinasi super prioritas itu siap menerima wisatawan mancanegara yang hadir. Selain itu, kami juga akan serius pada sektor promosi atau pemasaran dengan penganggaran peningkatan promosi pariwisata dengan cara Branding, Advertising dan Selling (BAS), hal itu penting bagi destinasi agar destinasi itu bisa dikenal luas oleh masyarakat mancanegara agar mereka tertarik datang kesini," tuturnya.

Arief Yahya sendiri mengaku hingga kini progres pembangunan di beberapa destinasi superprioritas ini masih terus dikembangkan oleh pemerintah pusat lewat masing-masing Badan Otorita.

"Kami juga berharap infrastruktur pendukung baik airport, jalan menuju ke tempat-tempat yang telah dan akan dikembangkan ini betul-betul bisa memberikan dukungan yang baik bagi aktivitas wisata di tahun 2020 mendatang dan akan bisa mendatangkan wisatawan mancanegara sesuai dengan angka yang ditargetkan pemerintah," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Masyarakat Papua Butuh Program Jangka Panjang

Langkah tersebut perlu dilakukan untuk mendorong peningkatan kualitas masyarakat Papua.

NASIONAL | 11 September 2019

Hari Ini, Romahurmuzy Jalani Sidang Perdana Suap Jual Beli Jabatan di Kemag

Dalam sidang perdana ini, Romy bakal mendengarkan surat dakwaan yang dibacakan Jaksa penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

NASIONAL | 11 September 2019

Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Talaud Sulut

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer, dirasakan dan tidak berpotensi tsunami.

NASIONAL | 11 September 2019

Kondisi Habibie Stabil

Keluarga Habibie akan menggelar konferensi pers.

NASIONAL | 11 September 2019

Fahri Dukung Jokowi Bangun Istana Presiden di Papua

Fahri menilai selain mendirikan istana kepresidenan di Papua, pemerintah harus menghidupkan kembali bandara di Biak dan melakukan pemekaran di wilayah Papua.

NASIONAL | 10 September 2019

DPD Minta Kewenangan Sesuai Putusan MK

Anggota DPD dari Provinsi Bali Gede Pasek mengemukakan, kewenangan yang diinginkan DPD adalah sesuai putusan Mahkamah Konstitusi (MK)

NASIONAL | 11 September 2019

Revisi UU Benahi Kerja KPK yang Dinilai Ngawur

Pakar hukum pidana, Chairul Huda mengatakan, revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK memang suatu kebutuhan.

NASIONAL | 10 September 2019

Airlangga Nilai Peran DPD, DPR, dan MPR Sudah Membaik

‚ÄéKetua Umum (Ketum) Partai Golkar (PG) Airlangga Hartarto menilai, peran dan tugas DPD, DPR, dan MPR dari tahun ke tahun cukup membaik.

NASIONAL | 10 September 2019

Dewan Pengawas Harus dari Internal dan Eksternal KPK

Pakar hukum pidana Frans Hendra Winarta mengemukakan, revisi UU KPK harus ditempatkan sebagai penyempurnaan operasi KPK

NASIONAL | 10 September 2019

Ini Kronologi Pencurian Uang Rp 1,7 M Milik Pemprov Sumut

Saat Indrawan Ginting hendak pulang melihat uang sudah tidak ada lagi di mobil.

NASIONAL | 10 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS