Polda Jambi Tetapkan 15 Tersangka Pembakar Hutan
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Polda Jambi Tetapkan 15 Tersangka Pembakar Hutan

Rabu, 11 September 2019 | 11:27 WIB
Oleh : Radesman Saragih / CAH

Jambi, Beritasatu.com - Jajaran Polda Jambi sudah menetapkan 15 orang tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan di Provinsi Jambi. Sedangkan jumlah kasus karhutla yang ditingkatkan dari kasus penyelidikan ke tahap penyidikan sebanyak 11 kasus. Seluruh kasus karhutla yang ditangani Polda Jambi saat in hasil tangkapan petugas Polda Jambi di lapangan, bukan laporan masyarakat.

Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Kuswahyudi Tresnadi di Jambi, Selasa (10/9/2019) terkait penanganan kasus karhutla di Jambi.

Menurut Kuswahyudi Tresnadi, kasus karhutla yang ditangani kepolisian di Jambi terdapat di beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Muarojambi, Sarolangun, Tebo, Tanjungjabung Timur dan kabupaten lain. Sebagian kasus karhutla tersebut diproses langsung di polres kabupaten dan sebagian di Polda Jambi.

“Para tersangka pelaku karhutla yang kini ditahan dan diperiksa polisi di Jambi berasal dari petani. Para tersangka ada yang tertangkap tangan di lokasi kebakaran hutan dan lahan, sebagian ditangkap setelah polisi menyelidiki lahan mereka yang sengaja dibakar,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Muarojambi, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mardiono mengatakan, pihaknya sudah menetapkan dua orang tersangka pelaku pembakaran hutan dan lahan di Muarojambi. Kemudian satu orang lagi petani masih dalam pemeiksaan.

“Petani yang masih dalam proses pemeriksaan diduga membakar lahan milik orang lain di Desa Pijoan, Kabupaten Muarojambi pekan lalu. Luas lahan yang terbakar mencapai 2.500 meter persegi,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya kini melengkapi berkas pemeriksaan tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan di Muarojambi. Dalam waktu dekat kasus karhutla tersebut dilimpahkan ke pihak kejaksaan. Selain itu Polres Muarojambi juga masih terus menyelidiki kasus terbakarnya lahan perusahaan di Muarojambi.

Sementara itu Direktur Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warsi Jambi, Rudy Syaf memprihatinkan belum adanya korporasi atau perusahaan yang kena tindak tegas terkait karhutla di Jambi. Padahal karhutla di Jambi juga banyak terjadi di lahan perusahaan.

Menurut Rudy Syaf, berdasarkan data yang dihimpun KKI Warsi Jambi sejak Januari – 1 September 2019, luas hutan dan lahan yang terbakar di Provinsi Jambi mencapai 18.000 ha. Karhutla di kawasan hutan restorasi sekitar 6.579 ha, perkebunan kelapa sawit (4.359 ha), hutan tanaman industri (3.499 ha), lahan masyarakat (2.954 ha) dan hak pengusahaan hutan (1.194 h).

“Data karhutla tersebut kami peroleh dari hasil pantauan satelit Nasa, Lapan dan Aquaterra. Hasil pantauan satelit mengenai karhutla tersebut kami analisis dengan citra satelit landsat. Kemungkinan luas karhutla di Jambi masih bertambah karena karhutla masih terus terjadi di Jambi dua pekan terakhir,” tambahnya.

Semestinya, lanjut Rudy Syaf, pihak perusahaan yang lahannya terbakar juga perlu segera diperiksa kendati kebakaran di lahan mereka bukan mereka yang melakukan. Sesuai peraturan perundang – undangan, perusahaan yang lahannya terbakar juga perlu dikenakan sanksi hukum karena mereka dianggap lalai mencegah kebakaran di lahan mereka.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Pelajari Daftar Inventarisasi Masalah RUU KPK

Presiden belum dapat berkomentar lebih jauh terkait poin-poin krusial.

NASIONAL | 11 September 2019

Dampak Asap Tebal, Seluruh Sekolah di Jambi Diliburkan

Libur sekolah hingga tingkat SMA/SMK itu diberlakukan mencegah dampak buruknya kualitas udara akibat asap tebal terhadap kesehatan para siswa.

NASIONAL | 11 September 2019

Laode Syarif Kecewa Upaya Pencegahan KPK Tak Dianggap DPR

Upaya pencegahan yang dilakukan KPK tidak akan berdampak apa pun tanpa komitmen dari seluruh pihak, termasuk DPR.

NASIONAL | 11 September 2019

Diangkat Sebagai Profesor, Menteri Yasonna: Hoax Motif Politik Jadi Tren

Yasonna menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Dampak siber bulying dalam kampanye pemilu terhadap masa depan demokrasi di era revolusi industri 4.0.”

NASIONAL | 11 September 2019

Yasonna Laoly Dikukuhkan Jadi Guru Besar Krimonologi STIK

Yasonna Laoly, Rabu (11/9/2019) dikukuhkan jadi Guru Besar STIK yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

NASIONAL | 11 September 2019

Laode Nilai Revisi UU KPK Bertentangan dengan Jakarta Principles

Padahal, sesuai namanya, prinsip-prinsip mengenai lembaga antikorupsi ini ditandatangani di Jakarta.

NASIONAL | 11 September 2019

Kasus Suap Eks Bos Petral Jadi Pintu Masuk Bongkar Mafia Migas

Pertamina diingatkan untuk tidak kembali membeli minyak dan produk kilang lainnya dari perantara.

NASIONAL | 11 September 2019

Wagub Kalbar: Perbedaan Harus Jadi Pemersatu Bangsa

Perbedaan yang ada di masyarakat bukan untuk saling memecahkan, tapi jadikan perbedaan itu sebagai alat untuk mempererat persatuan dan kesatuan.

NASIONAL | 11 September 2019

Laode Syarif: Pimpinan KPK Tidak Boleh Diikat dengan Kontrak Politik

Dikhawatirkan kontrak politik akan membuat pimpinan KPK yang terpilih nanti lebih loyal kepada pemimpin politik, ketimbang penegakan hukum.

NASIONAL | 11 September 2019

Aktivis Lingkungan: Tangkap Pembakar Hutan dan Lahan di Jambi

Tanpa tindakan tegas terhadap para pelaku pembakar hutan dan lahan, kasus karhutla di Jambi akan terus terjadi seperti sekarang ini.

NASIONAL | 11 September 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS