Susi Pudjiastuti Jadi Pembicara Forum Global di Jepang
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Susi Pudjiastuti Jadi Pembicara Forum Global di Jepang

Rabu, 6 November 2019 | 08:23 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, pendiri Pandu Laut Nusantara (komunitas pencinta dan penjaga laut nusantara), diundang menjadi salah satu pembicara dalam forum global terkemuka Leading Women for the Ocean, yang digelar di Yokohama Jepang, 5 – 6 November 2019.

Dalam forum yang dihadiri ratusan pakar, swasta, politisi, dan media seluruh dunia itu, Susi membagi gagasan dan pengalamannya menjaga dan melestarikan sumber daya laut dan perikanan Indonesia dan global.

Leading Women for the Ocean merupakan platform yang didirikan oleh Akie Abe, istri Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan Maria Damanaki, terdiri dari pimpinan perempuan di seluruh dunia yang memiliki perhatian khusus terhadap kesehatan dan keberlanjutan laut. Leading Women for the Ocean bertujuan mengumpulkan pemimpin perempuan dari seluruh dunia untuk mendorong aksi yang konkret untuk menyehatkan laut.

“Saya diundang Akie Abe untuk berbicara dalam forum Leading Women for the Ocean. Saya juga diminta untuk bergabung sebagai anggota Leading Women for the Ocean tersebut,” kata Susi Pudjiastuti di Yokohama Jepang dalam keterangan resmi yang dirilis Humas Pandu Laut, Selasa (5/11/2019) di Jakarta.

Selama rangkaian acara Leading Women for the Ocean, Susi berbicara dalam dua sesi acara.

Susi merupakan tokoh kelas dunia yang aktif memperjuangkan kelestarian laut dan tata kelola yang baik di sektor perikanan nasional dan global. Saat menjadi Menteri kelautan dan Perikanan periode 2014 – 2019, Susi banyak melakukan terobosan dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan kunci berbasis tiga pilar yang menjadi trademark-nya, yakni kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan.

Salah satu kebijakan Susi yang paling terkenal, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga dunia internasional adalah memberantas penangkapan ikan ilegal (illegal, unreported, unregulated/IUU fishing) secara tegas dan tanpa kompromi karena diiringi penenggelaman kapal pelaku kejahatan. Selama periode 2014 – 2019, tercatat 556 kapal ikan ilegal, baik domestik maupun asing ditenggelamkan – terbesar sepanjang sejarah Indonesia untuk satu periode rezim kepemimpinan.

Kebijakan tersebut menyuburkan kembali perairan Indonesia yang sebelumnya mengalami overfishing akibat maraknya pencurian ikan. Melonjaknya stok ikan di perairan Indonesia berdampak langsung pada meningkatnya konsumsi ikan masyarakat serta kesejahteraan nelayan dan masyarakat pesisir.

Kepemimpinan dan pengaruh Susi di sektor kelautan dan perikanan tak hanya menggema di tingkat domestik, tetapi juga dunia internasional. Susi aktif berbicara di forum-forum internasional untuk menginisiasi dan mengampanyekan secara konsisten hak asasi manusia yang bekerja di laut, hak laut untuk tidak dieksploitasi berlebihan, transparansi penangkapan ikan melalui platform global fishing watch, dan menjaga laut dari sampah plastik.

Peran dan komitmen Susi menjaga sumber daya laut dan perikanan mendapat pengakuan luas dari domestik dan dunia internasional. Beberapa di antaranya, Globe Asia Magazine pada 2019 menobatkannya menjadi 99 Most Inspring Women in Indonesia. Di tingkat global, Foreign Policy Magazine tahun ini memilihnya sebagai Top 10 Global Thinkers under the category of Defense and Security. Susi juga mendapatkan penghargaan Peter Benchley Ocean Award (2017), Leader for Living Planet Award (WWF, 2016), dan The BBC 100 Women (2017).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Pensiun Dini, Tito Karnavian Dilepas Polri di Mako Brimob

Tito pensiun dini pasca dipilih Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Dalam Negeri.

NASIONAL | 6 November 2019

Pemprov Jateng Dirikan Bank Khusus UMKM dan Petani

Bank tersebut lahir dari marger 29 Bank Perkreditan Rakyat dan Bank Kredit Kecamatan (BPR BKK).

NASIONAL | 5 November 2019

Butuh Investor untuk Majukan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kerinci

Pariwisata Kerinci diharapkan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan untuk berkunjung ke beberapa daerah di Provinsi Jambi.

NASIONAL | 4 November 2019

KY Loloskan 13 Calon Hakim Agung Tahap Ketiga

Selanjutnya para calon hakim agung tersebut akan mengikuti seleksi wawancara pada Selasa-Kamis, 12-14 November 2019 di Gedung KY, Jakarta

NASIONAL | 6 November 2019

Bupati Minahasa Apresiasi Perhelatan JPI 2019

Bupati Minahasa Royke Roring mengaku, kegiatan tersebut memberikan kesan yang baik bagi masyarakat dan pemerintah sebagai tuan rumah.

NASIONAL | 6 November 2019

Iuran BPJS Naik, Pengamat Kebijakan: Mau Bagus Harus Lebih Mahal

“Mau lebih bagus? Ya harus lebih mahal. Sekarang kan harus dibatasi juga karena tidak sanggup negara membiayai 200 juta lebih," kata Agus Pambagio.

NASIONAL | 6 November 2019

12 Napi Teroris Dipindah ke Sentul

Selama di Pusderat Sentul, para napi terorisme ini setiap harinya melaksanakan kegiatan sekolah.

NASIONAL | 5 November 2019

Nama Bobby Tidak Masuk Balon Wali Kota Medan di Nasdem

Ini merupakan bagian dari mekanisme partai untuk dijalankan para calon yang mendaftar ke Partai Nasdem.

NASIONAL | 5 November 2019

LKPP Dorong Transformasi Pengadaan Barang-Jasa di Era Digital

Pengadaan barang-jasa pemerintah bertransformasi agar selaras dengan perkembangan jaman.

NASIONAL | 5 November 2019

Ini Penjelasan PT Wuling soal Karyawannya yang Hilang di Pulau Sangiang

Selain Tan Xue Tao (L) dari PT Wuling Motor, dua warga asing yang juga hilang yakni Tian Yu (L) dari PT China-lndonesia, Wang Bing Yang (L), dari PT Morowali I

NASIONAL | 5 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS