Kapolri Paparkan Penanganan Kasus Novel Baswedan di Komisi III
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Kapolri Paparkan Penanganan Kasus Novel Baswedan di Komisi III

Rabu, 20 November 2019 | 12:34 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis menyatakan pihak terus melakukan proses penanganan kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Dalam penjelasan di Komisi III DPR, di Gedung Parlemen, Jakarta, Rabu (20/11/2019), Idham menjelaskan dari awal bahwa setiap kasus punya karakter berbeda. Ada kasus yang bisa diungkap dengan mudah seperti pembunuhan di Pulomas pada 26 November 2016. Saat itu ada CCTV dengan rekamannya sehingga pelaku mudah dikenali.

Namun ada juga kasus sulit diungkap seperti kasus pembunuhan mahasiswi UI yang masih belum terungkap selama 3,5 tahun. Padahal saksi yang diperiksa saja sudah 28 orang dan barang bukti yang disita sudah banyak.

Nah, dalam penanganan kasus Novel, Polri sudah bekerja maksimal. Koordinasi juga dilakukan dengan banyak pihak eksternal. Dari KPK, Kompolnas, Ombudsman, Komnas HAM, hingga pakar profesional dari Kepolisian Australia.

"Tindakan yang telah dilaksanan penyidik Polri antara lain, pemeriksaan 73 saksi, pemeriksaan 78 titik CCTV, dan berkoordinasi dengan AFP guna menganalisis CCTV tersebut," kata Idham.

Kapolri menyampaikan, Polisi juga memeriksa daftar tamu hotel, kontrakan, serta kamar kos sekitar tempat kejadian perkara. 114 toko kimia di radius 1 kilometer dari TKP juga sudah dilakukan.

Dari rekonstruksi wajah yang diduga pelaku, Polisi mengamankan tiga orang saksi yang dicurigai dan memeriksa alibi dengan hasil tidak terbukti. Polisi juga mempublikasikan sketsa wajah dan mencari orang yang diduga pelaku. Dibuka juga media hotline 24 jam dan menindaklanjuti informasi yang masuk.

Di sisi lain, Polri juga membentuk tim pengawas internal untik melaksanakan audit terhadap proses penyidikan berkoordinasi dan membuka ruang komunikasi dengan pihak eksternal.

Berdasarkan rekomendasi Komnas HAM sebagai salah satu pihak eksternal, Polri telah membentuk tim pakar dan tim pencari fakta yang terdiri dari tujuh orang akademisi dengan disiplin ilmu dan keahlian yang berbeda. Hal itu guna mendukung proses penyidikan serta membentuk tim teknis yang telah berkoordinasi dengan KBRI Singapura.

"Untuk memeriksa riwayat kesehatan korban dan melakukan pendalaman dari sketsa pelaku dengan 282 data yang kita dapatkan dari disdukcapil," ujarnya.

Idham berjanji, Polri akan terus melakukan pencarian kepada pelaku. "Serta akan memberikan akses seluas-luasnya dari KPK untuk melakukan verifikasi akses penyidikan yang dilakukan oleh Polri," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Suap Proyek Kempupera, KPK Periksa Wagub Lampung

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka HA (Hong Arta)," kata Jubir KPK, Febri Diansyah.

NASIONAL | 20 November 2019

Suap Distribusi Pupuk, KPK Periksa Komisaris Humpuss Transportasi Kimia

Pemeriksaan terhadap Theo dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Direktur PT HTK Taufik Agustono.

NASIONAL | 20 November 2019

KPK Dijadwalkan Periksa Dirut Jasa Marga dan Staf Waskita Karya

Desi Arryani dipanggil dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

NASIONAL | 20 November 2019

Terduga Teroris AD Terlibat 3 Kasus Bom

AD terkait Bom Medan, Bom Pasuruan, dan Bom Sarinah.

NASIONAL | 20 November 2019

KPK Tunggu Sikap Kooperatif Dirut Jasa Marga

Dalam dua hari ini, Desi dijadwalkan diperiksa penyidik sebagai saksi kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif dalam 14 proyek yang digarap PT Waksita Karya.

NASIONAL | 20 November 2019

Januari 2020, Komisi II Kembali Bahas RUU Pertanahan

RUU Pertanahan yang sempat tertunda pengesahannya pada masa kerja DPR 2014-2019, kembali akan dibahas Komisi II pada Januari 2020.

NASIONAL | 20 November 2019

Rombak Alur Birokrasi, Langkah Erick Thohir Diapresiasi

Langkah Erick Thohir dinilai sebuah usaha untuk menciptakan perbaikan kinerja di tubuh Kementerian BUMN.

NASIONAL | 20 November 2019

Kunjungi Pengungsi Palestina, Dubes RI Bantu Kendaraan Medis

Bantuan dari sejumlah industri farmasi dan makanan di Indonesia.

NASIONAL | 20 November 2019

30 Pelaku Usaha OAP Biak Numfor Dapat Pelatihan

Untuk meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

NASIONAL | 20 November 2019

BNPB: Tidak Ada Lagi Warga Ternate Mengungsi Akibat Gempa

Sebelumnya, 21 kepala keluarga di Ternate mengungsi di halaman sekolah yang berada di dataran tinggi.

NASIONAL | 20 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS