Sabuk Nusantara Berikan Satu Solusi Aceh Sampai Papua
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Sabuk Nusantara Berikan Satu Solusi Aceh Sampai Papua

Jumat, 22 November 2019 | 22:16 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Sabuk Nusantara adalah gugusan pulau-pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, bak untaian zamrud khatulistiwa. Gugusan pulau yang penuh dengan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia ini harus diikat dalam satu ideologi, yaitu Pancasila dengan aura emas Bhinneka Tunggal Ika.

Konsep brilian untuk menyatukan Indonesia ini pertama kali dilontarkan oleh seorang tokoh nasional yang juga pengamat intelijen senior Suhendra Hadiekuntono. "Indonesia ini negara besar dengan posisi yang sangat strategis di percaturan geopolitik global. Untuk itu kita harus cermat mengelola bangsa dan negara dalam satu ikatan Sabuk Nusantara," ujar Suhendra dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Untuk merealisasikan konsepsi Sabuk Nusantara ini, Suhendra tidak tanggung-tanggung. Dia melakukan langkah besar dengan memeluk erat rakyat Aceh dengan pendekatan personal kepada figur tertinggi di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam yaitu Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al-Haytar.

"Saat ini Presiden Jokowi tidak mempunyai pemahaman yang utuh tentang Aceh sehingga masih banyak permasalahan di Aceh yang belum dituntaskan sebagaimana mestinya," papar Suhendra.

Menurut Suhendra, dalam kesempatan pertama apabila bertemu dengan Presiden Joko Widodo, beliau akan memberikan gambaran utuh tentang masalah Aceh beserta solusi yang harus dilakukan pemerintah pusat.

"Aceh adalah beranda dan simpul utama dalam konsep Sabuk Nusantara, jadi selayaknya mendapatkan perhatian dan keistimewaan penanganan oleh pemerintah pusat. Kalau Aceh dengan segala potensi SDM dan SDA- nya dapat diberdayakan dengan baik, maka saya yakin secara geopolitik global Indonesia akan aman dan kuat," jelas Suhendra.

Langkah besar Suhendra tidak berhenti di Aceh. Beliau langsung melakukan lompatan jauh ke wilayah paling timur Indonesia, yaitu Papua. Bukan pejabat negara atau aparat keamanan yang didekati, Suhendra langsung mendekati sumber api yang membara di Papua. Dia langsung bisa melakukan pendekatan personal yang akrab dengan pucuk pimpinan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) pimpinan Benny Wenda, yaitu Markus Yenu yang merupakan orang kepercayaan Benny Wenda di Papua.

"Ternyata selama ini Presiden Jokowi telah mendapatkan masukan yang kurang tepat tentang Papua, sehingga diagnosis masalah yang diberikan kepada rakyat Papua menjadi tidak tepat. Ibaratnya Presiden Jokowi sedang mengejar asap di Bumi Cendrawasih, bukan mendekati sumber apinya. Padahal saya tahu persis perhatian Presiden Jokowi terhadap Papua sangat besar," ujar Suhendra menjelaskan.

Suhendra meyakini konsep Sabuk Nusantara yang digagasnya dapat menjadi potensi bangsa ini untuk menapak maju menghadapi tantangan zaman.

Apa yang dilakukan Suhendara melalui Sabuk Nusantara diapresiasi pengamat Sosial Politik, Rudi S Kamri. "Suhendramelakukan langkah besar dengan memeluk erat rakyat Aceh dengan pendekatan personal kepada figur tertinggi di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam yaitu Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al-Haytar. Entah bagaimana kesan awal saya saat mendampingi beliau bertemu Wali Nanggroe Aceh, dua tokoh bangsa ini sudah mempunyai kedekatan personal dan emosional yang kuat dan erat," kata Rudi.

Menurutnya, Suhendra mampu memberikan masukan yang bersifat solutif sekaligus meredakan gejolak yang mulai menghangat di Aceh sebagai akibat pengabaian yang dilakukan pemerintah pusat. Salah satu pemikiran cerdas Suhendra adalah mampu menarik sosok Wali Nanggroe Aceh dari tokok lokal menjadi tokoh bangsa (nasional) yang sangat peduli dengan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Handmadeshoesby Bawa Tomliwafa Bangun Kerajaan Bisnis

Saat ini sudah ribuan reseller yang berafiliasi dengan bisnis yang dibangunnya.

NASIONAL | 22 November 2019

Kunjungan Wapres di Cirebon, Dua Orang Diamankan

Anggota pengamanan dari TNI-Polri mengamankan dua orang saat kunjungan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Cirebon, Jawa Barat, Jumat (22/11/2019).

NASIONAL | 22 November 2019

FAMI Kirim Surat Dukungan Achmad Rifai Jadi Dewas KPK ke Presiden

Harus ada calon Dewan Pengawas KPK dari kalangan Advokat.

NASIONAL | 22 November 2019

Mobil Dinas Tak Dikembalikan, Pemkab Bogor Bentuk Tim

Pemkab Bogor membentuk tim khusus menangani perkara kendaraan operasional atau mobil dinas yang tidak dikembalikan oleh pejabat di daerah tersebut.

NASIONAL | 22 November 2019

Angkat BW Jadi TGUPP, Ini Respons Anies Digugat OC Kaligis

Anies Baswedan mengatakan tidak mempermasalahkan dirinya menjadi pihak yang dituntut dalam gugatan OC Kaligis.

NASIONAL | 22 November 2019

Pertiwi Indonesia Fokus Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Dengan 9.100 anggota yang tersebar di 23 Provinsi, organisasi yang lahir pada 17 November 2018 ini, siap bekerja sama dengan pemangku kepentingan lain untuk me

NASIONAL | 22 November 2019

Suap Dirut Perum Perindo, Bos PT Navy Segera Diadili

Berkas penyidikan Mujib telah dinyatakan lengkap atau P21.

NASIONAL | 22 November 2019

Polisi: Bentrokan Mahasiswa Nomensen Karena Futsal

Bentrokan yang terjadi antar sesama mahasiswa Universitas HKBP Nomensen (UHN) Medan, Jumat (22/11/2019), berawal dari permainan futsal.

NASIONAL | 22 November 2019

Angkie Akan Jadikan Indonesia Ramah Disabilitas

Angkie mengatakan dirinya dipilih mewakili aspirasi 21 juta jiwa disabilitas di seluruh Indonesia.

NASIONAL | 22 November 2019

Polwan Diduga Terpapar ISIS Resmi Dipecat

Tersangka NOS ditahan Densus 88 sejak 9 Oktober 2019.

NASIONAL | 22 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS