IDI Mojokerto Ancam Cabut Izin Praktik Dokter Kandungan Cabuli ABG
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

IDI Mojokerto Ancam Cabut Izin Praktik Dokter Kandungan Cabuli ABG

Senin, 25 November 2019 | 08:07 WIB
Oleh : Aries Sudiono / CAH

Mojokerto, Beritasatu.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Mojokerto menjamin akan mencabut nomor register oknum dokter berinisial, dr And Sp.K., (60), sebagai dokter spesialis kandungan sehingga bisa berdampak yang bersangkutan tidak bisa praktek lagi. Sanksi tegas itu akan diberikan bilamana oknum And terbukti melakukan pelanggaran kode etik, mencabuli gadis berinisial PL warga Jatirejo, Mojokerto yang masih berusia 15 tahun di ruang prakteknya.

“Kami masih menunggu. Jika hasil penyidikan Satreskrim Polres Mojokerto masuk ranah pelanggaran kode etik, maka kami akan cabut registernya. Namun, kalau masuk ranah pelanggaran tindak pidana umum, maka kami serahkan semuanya ke proses hukum di kepolisian,” tandas Ketua IDI Cabang Mojokerto Rosyid Salim menyikapi peristiwa yang mencoreng nama baik profesi dokter itu, Minggu (24/11/2019).

Namun demikian, Rosyid menambahkan, guna meredam gejolak yang ada di tengah-tengah masyarakat, pihaknya berharap agar masyarakat tidak bertindak sendiri-sendiri dan tetap menghormati langkah kepolisian menyidik kasusnya.

“Kami dari IDI juga masih menunggu hasil proses penyidikan di Polres Mojokerto. Masyarakat kami harap menahan diri agar kasus tersebut selesai,” ujar Rosyid sambil menambahkan.

Sejauh ini IDI dikatakannya belum melakukan klarifikasi terhadap dr And atas kasus yang menjeratnya. Karena itu, IDI juga belum mendapatkan gambaran utuh atas kasus tersebut.

“Kita punya sidang komisi etik untuk memprosesnya. Saya belum dapat keterangan dari siapapun. Anggota hanya menginformasikan secara lisan. Maka sesegera mungkin kami akan panggil dr And untuk kita dengar keterangan yang sebenar-benarnya. Kalau benar (kasus pencabulan) maka hampir pasti akan kita ambil tindakan sesuai aturan, hingga yang bersangkutan kita cabut nomor register IDI-nya hingga tidak bisa membuka praktik lagi,” ujarnya.

Kasus dugaan pencabulan itu kini terus didalami Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mojokerto. Saat ini kasus dugaan pencabulan ini sudah masuk tahap penyidikan, kendati kini penyidik masih menunggu hasil visum et repertum dari RSUD Prof dr Soekandar Mojosari. Hilangnya kegadisan PL dilaporkan korban melalui orang tuanya, akibat diperkosa oknum dokter spesialis kandungan And yang membuka praktik di Jalan Raya Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Agustus 2019 yang lalu.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Fraksi PDIP DKI Jakarta Belajar tentang Pemberantasan Korupsi dan Investasi pada Ganjar

Diskusi berlangsung santai, bahkan diiringi gelak tawa, karena celotehan-celotehan "nakal" Ganjar.

NASIONAL | 25 November 2019

Pemprov Jatim Ingin Sulap Sungai Brantas Jadi Destinasi Wisata

Pemprov Jatim ingin menyulap menjadi destinasi-destinasi wisata baru Sungai Brantas.

NASIONAL | 25 November 2019

Rivai Tajudin Terpilih Jadi Wabup Bengkulu Selatan

"Jika SK pengangkatan Wabup Bengkulu Selatan cepat diterbitkan Mendagri, maka pelantikannya bisa dilaksanakan dalam waktu dekat," kata Barli Halim.

NASIONAL | 25 November 2019

Menteri Siti Nurbaya: Presiden Sangat Perhatian

Soal sampah yang bercampur dalam impor bahan baku industri kertas dan plastik, bukan hanya soal melanggar UU tapi soal generasi bangsa.

NASIONAL | 25 November 2019

Warga Lombok Timur Antusias Hadiri Maulud Nabi di Ponpes Ar-Robbani

Ribuan warga Lombok Timur nampak berbondong-bondong untuk menyaksikan tabligh akbar di Pondok Pesantren Ar-Rabbani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

NASIONAL | 25 November 2019

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Papua Barat

Gempa bumi berjarak 283 kilometer dari timur laut Kabupaten Tambrauw dengan kedalaman 10 kilometer dan dinyatakan BMKG tidak berpotensi tsunami.

NASIONAL | 25 November 2019

Ini 10 Daerah dengan Tingkat Toleransi Tinggi

Ia menjelaskan 10 kota ini terus berbenah melakukan perbaikan kebijakan, tata kelola toleransi, dan manajemen sosial yang kondusif bagi toleransi.

NASIONAL | 24 November 2019

Geram Desak Otto Hasibuan Maju Kembali Jadi Ketum Peradi

Munas Peradi tahun 2020 merupakan momentum strategis yang sangat menentukan masa depan Peradi. Oleh karenanya, Peradi harus dipimpin orang yang tepat

NASIONAL | 24 November 2019

Pemerintah Siapkan Pembangunan Kereta Api Manado-Bitung

Berbagai infrastruktur akan dibangun di Sulut untuk menunjang program pemerintah tersebut.

NASIONAL | 24 November 2019

Setara: Penanganan Radikalisme Dipusatkan di Daerah

Singkawang, Salatiga, Pematangsiantar, Kediri, Ternate, Denpasar, Bandung, Bogor, Mataram dan Aceh adalah kota-kota paling toleran.

NASIONAL | 24 November 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS