Jika Dipercaya Suhendra Siap Pimpin BIN
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Jika Dipercaya Suhendra Siap Pimpin BIN

Jumat, 20 Desember 2019 | 18:01 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Saat ini negara membutuhkan sosok pemimpin yang mempunyai intelijensi tinggi, termasuk Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Sebab, maju mundurnya suatu negara juga tergantung dari peranan intelijen. Selama ini BIN dipimpin sosok dari institusi Polri atau TNI. Kini saatnya BIN dipimpin oleh sipil.

Di era Presiden Soekarno, BIN pernah dipimpin oleh sipil, yaitu Dr Soebandrio (1959-1965), dan juga Assad Ali di era reformasi ini.

"Padahal yang namanya intelijen, dia tidak tunduk kepada hukum pidana atau hukum humaniter. Intelijen tunduk kepada policy atau kebijakan pemerintah, dalam hal ini Presiden. Yang seharusnya memimpin BIN saat ini adalah sipil," ujar pengamat intelijen senior Suhendra Hadikuntono, Jumat (20/12/2019).

Suhendra pun mengaku siap untuk menempati jabatan Kepala BIN jika mendapat kepercayaan. Dia tercatat pernah menjadi Ketua Tim Penyelesaian Pelanggaran HAM Indonesia-Vietnam yang membebaskan 150 warga Vietnam yang sempat ditahan di Pulau Anambas gara-gara diduga melanggar perairan Indonesia. Akibat pembebasan itu, Indonesia terhindar dari pengadilan Mahkamah Internasional.

Suhendra juga tercatat sebagai Ketua Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN) yang menjadi inisiator pemberantasan match fixing (skandal pengaturan skor) dan berhasil mengantarkan 17 tersangka ke penjara, termasuk mantan Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono, dan sejumlah anggota Executive Committee (Exco) atau Komite Eksekutif PSSI, di mana hal itu belum pernah terjadi di belahan dunia mana pun.

Lewat sentuhan tangan dinginnya, baru-baru ini Suhendra juga berhasil meredakan gejala konflik di Aceh ketika Komnas HAM hendak memeriksa mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf atas tuduhan pelanggaran HAM berat.
Suhendra adalah seorang sipil yang mempunyai intelijensi dan integritas tinggi yang layak menjabat Kepala BIN.

"Saya siap menjadi Kepala BIN dan menjalankan amanah dengan baik demi kepentingan masyarakat Indonesia, serta demi perkembangan dan kemajuan NKRI," tegasnya.

Suhendra mengatakan, kemunduran intelijen dapat berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan suatu bangsa. Intelijen yang baik menurutnya dapat mencegah pertumbuhan dan perkembangan paham radikalisme, sehingga membuat negara Indonesia menjadi damai di mana masyarakatnya merasa aman dan nyaman.

Ratusan organisasi kemasyarakatan (ormas) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) tingkat nasional sudah menyatakan dukungannya kepada Suhendra untuk menjadi Kepala BIN. Bahkan masyarakat dari Aceh hingga Papua yang notabene adalah daerah konflik sangat mendukungnya menjadi Kepala BIN. Mereka juga berharap agar Presiden Jokowi mengangkat Suhendra Hadikuntono menjadi Kepala BIN.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tol Manado-Bitung Dibuka Fungsional Hingga 3 Januari

Jalan tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara akan dibuka fungsional hingga 3 Januari 2020.

NASIONAL | 20 Desember 2019

Tol Penajam-Balikpapan, Waskita Tunggu Kajian Kempupera

Waskita Karya masih menunggu kajian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk membangun jembatan tol Penajam Paser Utara-Balikpapan.

NASIONAL | 20 Desember 2019

Askrindo dan PGN Berbagi Kasih di Pontianak

Askrindo dan PGN menyelenggarakan Natal Bersama di Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (20/12/2019).

NASIONAL | 20 Desember 2019

Mahfud: Komposisi Dewas Perlihatkan Jokowi Serius Berantas Korupsi

Anggota Dewas yang dilantik cukup memberi kejutan bagi masyarakat karena yang dipilih adalah tokoh-tokoh berintegritas.

NASIONAL | 20 Desember 2019

Ini Alasan Presiden Tunjuk Tumpak Sebagai Ketua Dewas KPK

Tumpak Hatorangan Panggabean dinilai berpengalaman mengenai KPK.

NASIONAL | 20 Desember 2019

Artidjo Alkostar: Satu Saat Nanti Indonesia Bebas Korupsi

Artidjo mengatakan, jabatan Dewan Pengawas KPK ini merupakan panggilan dari negara.

NASIONAL | 20 Desember 2019

Presiden Berharap Penguatan KPK Betul-betul Nyata

"Pemberantasan korupsi bisa sistematis. Betul-betul memiliki dampak yang baik ekonomi, bagi negara kita,” kata Presiden.

NASIONAL | 20 Desember 2019

Prabowo Ajak Masyarakat Ikut Program Bela Negara

Menteri Pertahanan mengajak seluruh masyarakat agar berbondong-bondong mengikuti program bela negara.

NASIONAL | 20 Desember 2019

BPJT-Hutama Karya Teken Kontrak Tol Binjai-Langsa Rp 23,3 Triliun

Ditargetkan pembangunan akan selesai pada 2023 dan beroperasi penuh pada awal 2024.

NASIONAL | 20 Desember 2019

Kemdikbud Bakal Hadirkan Contoh Asesmen dalam Soal UN 2020

Ada lima soal yang meliputi kemampuan bernalar literasi, numerasi, dan penguatan pendidikan karakter untuk memberi contoh kepada guru tentang konsep asesmen.

NASIONAL | 20 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS